Sandiaga Harus Jelaskan Motif Gunakan Seragam Partai Saat Diperiksa Polisi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 31 Januari 2018
Sandiaga Harus Jelaskan Motif Gunakan Seragam Partai Saat Diperiksa Polisi

Sandiaga Uno saat hadir menjadi saksi di Mapolda Metro Jaya (MP/Foto: Gomes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW) Neta S Pane berharap Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menjelaskan maksud dari penggunaan pakaian khas Partai Gerindra saat hadir sebagai saksi terkait kasus dugaan kasus penggelapan sebidang tanah oleh penyidik Polda Metro Jaya.

"Kita berharap Sandiaga Uno jelaskan itu secara transparan sehingga tidak muncul dugaan dia ingin menunjukkan powernya," ujar Neta kepada Merahputih.com, kamis (30/1).

Neta sendiri tak mengerti maksud Sandi mengenakan uniform khas Partai Gerindra saat diperiksa. Menurutnya, hal itu jarang dilakukan oleh pejabat publik sekelas wakil gubernur.

"Tapi kan ada beberapa pengurus partai yang dipanggil jadi saksi di polisi datang dengan pakaian partainya," ucap Neta.

"Untuk menghindari dugaan, hal itu harus ditanya ke Sandiaga langsung. Bisa dugaan itu untuk tunjukkan power-nya, bisa juga habis pulang acara partai," sambung Neta.

Meski begitu, Neta yakin penyidik tak akan terpengaruh dengan uniform yang dikenakan Sandiaga Uno hari ini.

"Engga akan terpengaruh. Jangankan wakil gubernur, kabareskrim aja pernah disidik penyidik. Contoh Susno Duadji dan ada beberapa lagi. Penyidik, mereka independensinya tinggi dan tidak terpengaruh dengan yang gitu-gitu," tutur Neta.

Seperti diketahui, Sandiaga hari ini memenuhi panggilan penyidik Subdit Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Ini merupakan panggilan kedua yang dihadiri Sandi. Saat datang, politisi Partai Gerindra itu tak membawa dokumen.

Seusai menjalani pemeriksaan, Sandi mengaku dicecar tujuh pertanyaan oleh penyidik soal kasus dugaan penggelapan dan penipuan penjualan sebidang aset tanah di Curug, Tangerang, 2012 silam.

Sandi menegaskan bahwa dirinya tak telibat kasus itu meski koleganya, Andreas Tjahjadi sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik.

"Semua diungkap enggak ada ya yang ditutup-tutupi. Saya tidak terlibat seperti yang dituduhkan. Kita sangat kooperatif kepada kepolisian untuk usut kasus ini," jelas Sandiaga. (Ayp)

#Sandiaga Uno #Polda Metro Jaya
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Polda Metro Jaya tangkap Roy Suryo dan dr Tifa karena berkas kasus ijazah Jokowi dinyatakan lengkap. Keduanya diperiksa kesehatan sebelum dilimpahkan ke kejaksaan.
Wisnu Cipto - 8 menit lalu
Polda Metro Jaya: Roy Suryo dan dr Tifa Dicek Kesehatan Sebelum Dilimpahkan ke Kejaksaan
Indonesia
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Kemunculan Roy Suryo sebagai narasumber di sejumlah stasiun televisi merupakan hak konstitusionalnya.
Dwi Astarini - 1 jam, 21 menit lalu
Kecewa Roy Suryo Ditangkap, Pengacara: Hukum Tunduk pada Atensi
Indonesia
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Polda Metro Jaya jelaskan penangkapan Roy Suryo dan dr Tifa terkait kasus ijazah Jokowi. Penangkapan disebut bagian dari proses hukum P21, bukan vonis.
Wisnu Cipto - 1 jam, 35 menit lalu
Akhirnya, Polda Metro Jaya Buka Suara Alasan Penangkapan dr Tifa dan Roy Suryo
Indonesia
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Dokter Tifa dikabarkan ditangkap di apartemennya sekitar pukul 06.47 WIB.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Dr Tifa Ditangkap Polisi, Ikut Ujian Doktor FK UI di Polda Metro Jaya
Indonesia
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Roy Suryo dan dr Tifa dikabarkan ditangkap penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan hoaks ijazah Jokowi. Polisi masih belum memberikan keterangan resmi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 19 Juni 2026
Kasus Hoaks Ijazah Jokowi, Roy Suryo dan Dr Tifa Dikabarkan Diamankan Polda Metro Jaya
Indonesia
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Eksekusi eks Hotel Sultan di Blok 15 GBK resmi dimulai. Sebanyak 3.161 personel diterjunkan untuk mengamankan proses pengosongan berdasarkan penetapan PN Jakarta Pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 18 Juni 2026
Eksekusi Eks Hotel Sultan di GBK Dimulai, Ribuan Personel Polisi Dikerahkan
Indonesia
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Pengamanan dilakukan untuk memastikan kegiatan penyampaian pendapat berlangsung aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Jaga Demo Serentak, Polda Metro Larang Anggotanya Bawa Senjata Api dan Harus Humanis
Indonesia
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Ditlantas Polda Metro Jaya menerapkan pengawalan ketat dan rekayasa lalu lintas sementara di ruas jalan protokol.
Dwi Astarini - Senin, 15 Juni 2026
Polisi Pastikan tak ada Penutupan Jalan di Jakarta Selama Presiden Jerman Melintas
Indonesia
Polisi Tangkap 2 Pembawa Molotov, Diduga Ingin Bikin Rusuh Demo Mahasiswa di HI
Kedua orang tersebut masih diperiksa secara intensif di Ditreskrimum Polda Metro Jaya.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi Tangkap 2 Pembawa Molotov, Diduga Ingin Bikin Rusuh Demo Mahasiswa di HI
Indonesia
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Polisi akan menjamin pelaksanaan aspirasi dari mahasiswa berjalan dengan baik.
Dwi Astarini - Jumat, 12 Juni 2026
Polisi yang Jaga Demo BEM SI Dipastikan tak Pakai Senjata Api
Bagikan