Pilpres 2019

Sandiaga Bocorkan Isi Pertemuannya dengan Mardani Ali Sera

Eddy FloEddy Flo - Sabtu, 14 Juli 2018
Sandiaga Bocorkan Isi Pertemuannya dengan Mardani Ali Sera

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno. (MP/John Abimanyu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Sandiaga Uno bertemu dengan Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera Mardani Ali Sera, Jumat (13/7) malam.

Sandiaga mengatakan, dia mendapatkan informasi mengenai proses penjaringan nama calon presiden atau wakil presiden dari PKS, yang akan mengerucut pada awal Agustus mendatang.

"Saya dapat update dari beliau bahwa proses di PKS juga sedang berlangsung. Mereka akan ada proses melibatkan Majelis Syuro, yang diharapkan awal Agustus akan dikerucutkan nama dari 9 calon sebelumnya," ujar Sandiaga, di Jakarta International Equestrian Park di Pulomas, Sabtu (14/7).

Apakah cawapres Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diambil dari PKS, Sandiaga belum bisa memastikan. Namun, nama-nama yang menjadi cawapres Prabowo sudah pernah diangkat ke permukaan.

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera
Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. (MP/Fadhli)

Dari PKS, kandidat cawapres Prabowo tersisa dua nama, yakni mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri. Namun, Sandiaga mengatakan, sembilan nama yang dimiliki PKS tetap diperhitungkan. Dari PAN, kandidat cawapres Prabowo yakni ketua umumnya, Zullkifli Hasan. Sementara Demokrat menyodorkan nama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

"Saya dapat update dari beliau bahwa proses di PKS juga sedang berlangsung dan mereka akan ada proses yang melibatkan majelis syuro yang diharapkan awal Agustus akan dikerucutkan dari 9 nama, " jelasnya.

Ketika disungging para awak media apakah pendamping Prabowo di Pilpres 2019 berasal dari Partai PKS, ia pun enggan menjawab pertanyaan tersebut. Sebab, menurut dia pendamping Prabowo nanti suara dari masyarakat.

"Dari partai maupun non partai yang sempat diangkat mendapat masukan dari masyarakat," ungkapnya.

Sandi mengungkapkan sampai saat ini pihaknya masih melakukan penjajakan dan penyaringan internal sehingga belum bisa dibuka kepada publik dalam waktu dekat.

"Jadi kita tidak usah berspekulasi kita sampaikan bahwa tugas kita menyiapkan dan pimpinan partai yang menentukan tapi no surprise," tuntas Sandiaga Uno.(Asp)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Akui Elektabilitas Jokowi Ungguli Prabowo, PKS: 2019 Ganti Presiden Jalan Terus

#Mardani Ali Sera #Sandiaga Uno #Pilpres 2019 #Partai Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Gerindra mengklaim kinerja pemerintahan Presiden RI, Prabowo Subianto, yang dinilai oke.
Soffi Amira - Senin, 10 Agustus 2026
Gerindra Klaim Kinerja Pemerintahan Prabowo Oke, Kepuasan Publik Capai 63 Persen
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Pemerintah perlu segera melakukan pendataan ulang terhadap tenaga non-ASN yang belum terdaftar dalam basis data BKN guna mempercepat proses administrasi penyerapan formasi ASN secara sistematis
Angga Yudha Pratama - Selasa, 12 Mei 2026
Guru Honorer Jangan Sampai Terbengkalai Akibat Penghapusan Tenaga Non-ASN Tahun 2026
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Bagikan