Sambut HPN 2017: Habis Gendong Wartawan Kopral Bagyo Koprol di Plaza Manahan

Widi HatmokoWidi Hatmoko - Rabu, 08 Februari 2017
Sambut HPN 2017: Habis Gendong Wartawan Kopral Bagyo Koprol di Plaza Manahan

Kopral Bagyo saat melakukan aksi koprol. (MP/Win)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Satu lagi, aksi nyentrik dilakukan oleh salah seorang anggota Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV Kota Solo Kopral Kepala (Cpm) Partika Subagyo Lelono atau yang sering dikenal dengan Kopral Bagyo.

Dalam rangka menyambut Hari Pers Nasional (HPN) 2017 yang jatuh setiap tanggal 9 Februari, Kopral Bagyo melakukan aksinya, di kawasan Plasa Manahan, Rabu (8/2).

Awal mula ia datang dengan mengendarai becak bersama sejumlah pengayuh becak lainnya. Bak seorang pengayuh becak, ia terus berusaha menjalankan becak tersebut. Sedangan yang menjadi penumpangnya, yakni salah seorang wartawan senior asal Kota Solo yang bernama Tok Suwarto.

Aksi Kopral Bagyo saat megendong salah sorang wartawan Solo. (MP/Win)

Saat mengayuh becak, Kopral Bagyo yang pernah mengelilingi Tugu Monas ini terus menerikan, “Selamat Hari Pers, Dirgahayu Pers!” Teriaknya. Sementara Tok Suwarto tampak membawa sebuah tulisan "Dirgahayu Pers 09-02-2017 Wapada Jangan Percaya Berita Hoak". Tak hanya itu saja, ia juga memegang bendera merah putih.

Setelah puas, Kopral Bagyo langsung menggendong Tok Suwarto sebagai wujud penghargaan atas dedikasi wartawan selama ini. Bukan Kopral Bagyo namanya, jika tidak melakukan aksi nyentrik, ia kemudian melakukan aksi koprol dengan mengelilingi air mancur Plaza Manahan dan setelah itu ia langsung menceburan diri ke dalam air mancur tersebut.

“Saya memang bukan bagian dari pers, namun tak ada salahnya jika saya ikut berpartisipasi. Saya hanya memiinta kepada masyarakat, jangan percaya berita hoak yang tidak diketahui asal sumbernya,” tegas Kopral Bagyo.

Berita ini berdasarkan laporan Win, reporter dan kontributor merahputih.com untuk wilayah Solo dan sekitarnya. Untuk membaca artikel Win lainnya baca juga: Mahasiswa Asing Belajar Membatik di Kampung Batik Laweyan Solo

#Hari Pers Nasional #Korps Polisi Militer TNI Angkatan Laut #Aksi Nekat
Bagikan
Ditulis Oleh

Widi Hatmoko

Menjadi “sesuatu” itu tidak pernah ditentukan dari apa yang Kita sandang saat ini, tetapi diputuskan oleh seberapa banyak Kita berbuat untuk diri Kita dan orang-orang di sekitar Kita.

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Doakan Jurnalis Jadi Pilar Kemajuan Bangsa di Hari Pers Nasional
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan doa dan harapan agar insan pers nasional terus menjadi pilar penting dalam kemajuan bangsa dan negara.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Prabowo Doakan Jurnalis Jadi Pilar Kemajuan Bangsa di Hari Pers Nasional
Indonesia
Indek Kebebasan Pers Indonesia Terus Merosot di Tingkat Global, Tantangan Nyata HPN 2026
Anjloknya indeks kebebasan pers di Indonesia menandakan adanya tantangan besar menjaga independensi media tanah air di tengah tekanan politik dan ekonomi.
Wisnu Cipto - Senin, 09 Februari 2026
Indek Kebebasan Pers Indonesia Terus Merosot di Tingkat Global, Tantangan Nyata HPN 2026
Indonesia
Cak Imin di Hari Pers Nasional 2026: Jurnalisme Tidak Boleh Kalah oleh Algoritma
Menko Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar menegaskan pentingnya jurnalisme berbasis etika di era AI saat menghadiri Hari Pers Nasional 2026 di Banten.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Cak Imin di Hari Pers Nasional 2026: Jurnalisme Tidak Boleh Kalah oleh Algoritma
Indonesia
Dewan Pers Tegur Perusahaan AI soal Penggunaan Berita Tanpa Royalti
Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat menegaskan platform AI wajib membayar royalti jika menggunakan karya jurnalistik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Dewan Pers Tegur Perusahaan AI soal Penggunaan Berita Tanpa Royalti
Indonesia
Iwakum Terima Penghargaan PWI dalam Peringatan Hari Pers Nasional 2026
Iwakum menerima penghargaan PWI dalam Hari Pers Nasional 2026 atas kontribusi dalam jurnalisme hukum dan perlindungan kebebasan pers di Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Februari 2026
Iwakum Terima Penghargaan PWI dalam Peringatan Hari Pers Nasional 2026
Indonesia
Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Tekankan Pentingnya Perlindungan Hukum bagi Pers
Iwakum memaknai Hari Pers Nasional 2026 sebagai momentum atas pentingnya perlindungan hukum bagi kebebasan pers di Indonesia.
Soffi Amira - Senin, 09 Februari 2026
Hari Pers Nasional 2026, Iwakum Tekankan Pentingnya Perlindungan Hukum bagi Pers
Indonesia
Masa Depan Jurnalis tak Menentu Jadi Ironi Jelang Hari Pers Nasional 2026, Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan
Setidaknya ada lima persoalan besar yang dihadapi pers nasional saat ini, seperti ekonomi media, kemerdekaan pers, profesionalisme wartawan dan disrupsi digital, serta regulasi belum berpihak penuh pada pers.
Dwi Astarini - Selasa, 03 Februari 2026
Masa Depan Jurnalis tak Menentu Jadi Ironi Jelang Hari Pers Nasional 2026, Presiden Prabowo Diminta Turun Tangan
Indonesia
Gelar Pasar Murah, PT IIM Tunjukkan Kepedulian terhadap Sesama di Momen Peringatan Hari Pers Nasional
PT Insight Invesments Management (IIM) menggelar pasar pangan murah dengan kapasitas bahan pokok mencapai 4 ton dalam kolaborasinya di Peringatan Hari Pers Nasional (HPN)
Frengky Aruan - Sabtu, 15 Februari 2025
Gelar Pasar Murah, PT IIM Tunjukkan Kepedulian terhadap Sesama di Momen Peringatan Hari Pers Nasional
Video
Puan Maharani: “Pers Harus Jadi Pengawas Jalannya Pemerintahan”
Puan juga dorong masyarakat membantu eksistensi media massa yang tengah alami banyak tantangan.
Rezita Kesuma - Rabu, 12 Februari 2025
Puan Maharani: “Pers Harus Jadi Pengawas Jalannya Pemerintahan”
Indonesia
Puan Maharani Sebut Pers Harus Jadi Pengawas Jalannya Pemerintahan
Puan Maharani menyebut, bahwa pers harus jadi pengawas jalannya pemerintahan.
Soffi Amira - Minggu, 09 Februari 2025
Puan Maharani Sebut Pers Harus Jadi Pengawas Jalannya Pemerintahan
Bagikan