Pilgub Jabar

Sambangi Korban Banjir, Kang Hasan Bantu Warga Bereskan Perabot

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 04 Maret 2018
Sambangi Korban Banjir, Kang Hasan Bantu Warga Bereskan Perabot

Kang Hasan membantu bereskan perabot warga yang terkena banjir (Foto: MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB. Hasanuddin (Kang Hasan) menyambangi para warga yang terkena dampak banjir tahunan di Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung, (4/3).

Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan meninjau rumah warga serta beberapa pabrik tekstil sarung yang terkena dampak banjir dari meluapnya aliran sungai Citarum. Di beberapa rumah warga, Kang Hasan juga ikut membantu membereskan perabot yang terkena banjir.

Kang Hasan juga sempat menghibur anak-anak korban banjir dengan mengajak bernyanyi lagu nasional Padamu Negeri. Kang Hasan menginginkan, agar anak-anak tetap ceria meski dalam kondisi terkena musibah.

"Setidaknya kedatangan saya kesini bisa menampung aspirasi dan keluhan masyarakat yang perlu dicarikan solusinya, dan anak-anak disini harus tetap ceria meski dalam kondisi seperti ini (banjir). Sudahlah, sekarang tidak usah banyak cakap, kita bantu apa yang bisa kita lakukan," tegas Kang Hasan.

Gulirkan Program Turkamling

Saat ditanya tentang program oleh wartawan Kang Hasan menyampaikan, dirinya siap menyelesaikan permasalahan banjir dengan program Infrastruktur Keamanan dan Lingkungan (Turkmaling). Melalui Turkamling diyakini mampu memberikan solusi penanganan banjir.

"Kita punya namanya program Turkamling, salah satunya fokus terhadap pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS) yang ada di Jawa Barat salah satunya sungai Citarum dengan berdasarkan penelitian para ahli," ungkapnya usai meninjau kawasan banjir.

Kang Hasan memaparkan, nantinya DAS akan menangani seluruh bagian sungai mulai dari hulu hingga ke hilir. Diantaranya, mengatasi endapan tanah aliran sungai yang mengakibatkan pendangkalan sungai dengan melakukan penghijauan. Sehingga laju endapan akan berkurang.

Selain itu, pengelolaan polusi seperti limbah industri dan sampah dari masyarakat juga perlu diperhatikan dengan baik agar tak semakin memperkeruh masalah banjir. Kang Hasan juga akan melakukan kanalisasi air untuk mengurangi ketinggian debit air serta untuk pemanfaatan irigasi masyarakat.

"Perlu kerja keras, koordinasi yang baik, serta akan ada penambahan anggaran yang efektif dan efisien, Insyaallah kita mampu mengatasi Banjir tahunan," tegasnya.

Sementara itu, salah satu pemilik pabrik sarung dikawasan tersebut, Emen Mustofa berpendapat, program yang diusung oleh Kang Hasan sesuai dengan kondisi yang dihadapi oleh masyarakat bantaran sungai, dan mampu mengentaskan oermasalah banjir yang merugikan itu.

"Program beliau terkait pengelolaan sungai bagus semoga bisa direalisasikan dan Dibereskan, agar banjir tidak pernah datang lagi," ungkapnya.(Pon)

#TB Hasanuddin #Korban Banjir #Pilgub Jabar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
TB Hasanuddin menilai Perpres 8/2026 berpotensi multitafsir dan bisa menimbulkan labelisasi ekstremisme terhadap masyarakat.
Wisnu Cipto - Kamis, 07 Mei 2026
Soroti Perpres Terbaru Prabowo, Kang TB: Kritik Masyarakat Jangan Dicap Ekstremisme!
Indonesia
15.956 Unit Huntara Bakal Dibangun Bagi Korban Banjir di Aceh
Terdapat 641 rumah ibadah telah kembali difungsikan yang menandai pulihnya kehidupan sosial dan keagamaan warga.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
15.956 Unit Huntara Bakal Dibangun Bagi Korban Banjir di Aceh
Indonesia
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
BNPB melaporkan enam korban longsor Cisarua Bandung belum ditemukan. Pencarian korban sudah memasuki hari kedelapan.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
Hari Kedelapan Pencarian Longsor Cisarua, BNPB Sebut 6 Korban Belum Ditemukan
Indonesia
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Enam korban tewas longsor Cisarua berhasil diidentifikasi. Data forensik dan informasi keluarga menjadi kunci utama dalam identitikasi tersebut.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Update Bencana Longsor Cisarua Bandung Barat: 6 Korban Tewas Berhasil Diidentifikasi
Indonesia
Polri Turunkan 1.105 Personel ke Lokasi Bencana Sumatra, Percepat Identifikasi Korban Meninggal Dunia
Polri menurunkan 1.105 personel ke lokasi bencana Sumatra. Hal itu dilakukan untuk mempercepat proses identifikasi korban meninggal dunia.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
Polri Turunkan 1.105 Personel ke Lokasi Bencana Sumatra, Percepat Identifikasi Korban Meninggal Dunia
Indonesia
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
Duka menyelimuti awal 2026. Sebanyak 380 ribu korban bencana Sumatera masih berstatus sebagai pengungsi.
Soffi Amira - Jumat, 02 Januari 2026
Duka Selimuti Awal 2026, 380 Ribu Korban Bencana Sumatra Berstatus sebagai Pengungsi
Indonesia
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Kejagung berhasil menyelamatkan Rp 6,6 triliun. Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, uang itu bisa membangun 100 ribu rumah untuk korban bencana.
Soffi Amira - Rabu, 24 Desember 2025
Kejagung Selamatkan Rp 6,6 Triliun, Prabowo: Bisa Bangun 100 Ribu Rumah untuk Korban Bencana
Indonesia
Korban Meninggal Dunia Banjir Sumatra Tembus 1.016 Orang, 158 Ribu Rumah Rusak Parah
Korban meninggal dunia akibat banjir Sumatera kini mencapai 1.016 orang. Lalu, sebanyak 158 ribu rumah rusak parah.
Soffi Amira - Minggu, 14 Desember 2025
Korban Meninggal Dunia Banjir Sumatra Tembus 1.016 Orang, 158 Ribu Rumah Rusak Parah
Indonesia
Gerak Cepat, JHL Foundation dan 234 SC Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Aceh-Sumatra
JHL Foundation dan 234 SC gerak cepat mengirim bantuan untuk korban banjir Aceh-Sumatra.
Soffi Amira - Rabu, 10 Desember 2025
Gerak Cepat, JHL Foundation dan 234 SC Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Aceh-Sumatra
Indonesia
Nyaris 35 Ribu Orang di Kabupaten Bandung Terdampak Banjir, 3 Kecamatan Ini Paling Parah
Ketinggian air akibat banjir bervariasi, dari titik terendah 10 sentimeter hingga mencapai 150 sentimeter
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Nyaris 35 Ribu Orang di Kabupaten Bandung Terdampak Banjir, 3 Kecamatan Ini Paling Parah
Bagikan