Salut, Dedi Mulyadi Berikan Kuliah Umum di Hong Kong
Dirut Bulog Djarot Kusumajati (ketiga kiri) didampingi Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi (kedua kiri), Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana (kiri) (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)
MerahPutih.Com - Dedi Mulyadi tercatat sebagai salah satu kepala daerah berprestasi. Gebrakan dan kebijakannya di Kabupaten Purwakarta kerap mendapat pujian dari pelbagai kalangan.
Salah satu kebijakan Dedi Mulyadi yang diapresiasi yakni dibidang pendidikan dan agama. Tak heran, Dedi mendapat undangan dari Hong Kong.
Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi akan menyampaikan kuliah umum bertajuk "Menjaga Fitrah Bangsa dari Bahaya Radikalisme dan Terorisme" di hadapan Tenaga Kerja Indonesia yang bekerja di Hong Kong.
"Kuliah umum itu diselenggarakan oleh Aliansi Kebangsaan Untuk Indonesia atau AKU Indonesia bekerjasama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Hong Kong," katanya, dalam siaran pers yang diterima di Purwakarta, Jumat (18/8).
Ia mengatakan, selama ini hanya bisa berkomunikasi dengan para TKI di luar negeri melalui akun-akun sosial media miliknya. Karena itu, atas undangan ke Hong Kong itu ia bersyukur bisa bertemu dan bersilaturahmi secara langsung, apalagi sambil bertukar ilmu dalam kegiatan kuliah umum.
Terkait dengan tema kuliah umum, Dedi mengatakan kalau para TKI, meski berada di luar negeri, mereka sama sekali tidak kehilangan rasa kebangsaan. Ia meyakini mereka selalu mengingat kampung halaman beserta adat istiadat dan tradisi yang selama ini berkembang.
Dari premis itu, katanya, maka paham radikalisme dan terorisme seharusnya tidak menjadi pilihan mereka meskipun jauh dari tanah air. Dedi mengimbau kepada para TKI agar tidak merasa ter-alienasi di negeri orang apalagi sampai terjerembab ke dalam kelompok-kelompok yang menyebarkan paham yang menjadi musuh global tersebut.
Sementara itu, selain Dedi Mulyadi, kegiatan kuliah umum itu juga dihadiri beberapa pemateri lain, yakni Boni Hargens selaku Direktur Lembaga Pemilih Indonesia, Mohammad Haerul Amri selaku Wakil Ketua Umum Gerakan Pemuda Ansor dan Karyono Wibowo selaku Peneliti Senior Indonesia Public Institute.
Kuliah umum itu sendiri digelar di Olympic House, Stadium Path, So Kon Po, Causeway Bay, Hong Kong.(*)
Bagikan
Berita Terkait
Longsor Bandung Barat: 82 Orang Masih Dicari, Gubernur Jabar Putuskan Relokasi Warga
[HOAKS atau FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Tiba di Lokasi Bencana Sumatra
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
[HOAKS atau FAKTA]: Luhut Binsar Pandjaitan Sebut Kunjungan Dedi Mulyadi ke Sumatra Hanya Cuma Pencitraan
9 Jenazah Pekerja Migran Korban Kebakaran di Hong Kong Tiba di Indonesia, Langsung Diserahkan ke Keluarga
[HOAKS ATAU FAKTA]: Dedi Mulyadi Disambut Ribuan Orang saat Kunjungi Korban Banjir Aceh dan Padang
Dedi Mulyadi Kunjungi Gedung KPK, Bahas Penyelamatan Aset Negara di Jawa Barat
Wakil Wali Kota Bandung Jadi Tersangka Kasus Korupsi, KDM: Ikuti Prosedur Hukum!
Terkendala Aturan, Menlu Sugiono Akui Jasad 9 WNI Bisa Tertahan Lama di Hong Kong
Hong Kong Perintahkan Penghapusan Jaring Perancah setelah Kebakaran Mematikan