Saksi Ungkap Eselon I Kementan Diminta Patungan untuk Bantu Operasional SYL

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 03 Juni 2024
Saksi Ungkap Eselon I Kementan Diminta Patungan untuk Bantu Operasional SYL

Pengadilan Tipikor SYL, Senin (3/6). (Foto: MerahPutih.com/Ponco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Para pejabat eselon I di Kementerian Pertanian (Kementan) diminta patungan untuk membantu biaya operasional eks Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Hal itu diungkap Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan, Dedi Nursyamsi, saat bersaksi dalam sidang kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi di lingkungan Kementerian Pertanian yang menjerat SYL di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Senin (3/6).

Awalnya Ketua Majelis Hakim, Rianto Adam Pontoh, menanyakan kepada Dedi terkait praktik patungan di eselon I Kementan.

"Gimana praktiknya," tanya hakim dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Senin (3/6).

Baca juga:

Eks Jubir KPK Febri Diansyah Jadi Saksi Sidang SYL Hari Ini

Dedi menjelaskan eselon I Kementan dikumpulkan dalam ruangan. Adapun ruangan itu merupakan ruang kerja mantan staf khusus SYL, Imam Mujahidin Fahmid.

"Jadi prakteknya itu waktu itu saya ingat eselon I dikumpulkan di ruangannya Pak Imam," ujar Dedi.

"Para eselon I termasuk saudara dikumpul di ruangan Prof Imam?," tanya hakim.

"Iya di ruangannya Pak Imam," jawab Dedi.

"Siapa Prof Imam itu?" timpal hakim.

"Pak Imam itu staf khusus Menteri Pertanian," sahut Dedi.

Baca juga:

KPK Sita Mobil dari Anak SYL

Hakim lantas menanyakan kepada Dedi apa yang disampaikan Imam saat mengumpulkan eselon I Kementan.

"Dikumpulkan oleh Prof Imam, kemudian apa yang disampaikan?" tanya hakim.

Dedi mengungkapkan eselon I diminta untuk patungan dalam rangka membantu SYL.

"Intinya kita diminta saat itu bantu Pak Menteri, begitu intinya," ungkap Dedi.

"Semua eselon I ada atau hanya sebagian?" tanya hakim.

"Ada waktu itu tapi mungkin tidak semua, tapi sebagian besar ada," jawab Dedi.

Baca juga:

Penyanyi Dangdut Nayunda Nabila Nizrinah jadi Saksi Sidang SYL

Dia mengatakan uang patungan eselon I Kementan digunakan untuk membantu dana operasional SYL.

"Istilah beliau itu membantu Pak Menteri ya termasuk di dalamnya kegiatan-kegiatan yang non budgeter itu," sambung Dedi.

"Membantu Pak Menteri dalam hal apa?" tanya hakim lagi.

"Dalam rangka ya pelaksanaan kegiatan Pak," jawab Dedi. (Pon)

#Kasus Korupsi #Pengadilan Tipikor #Syahrul Yasin Limpo #Kementerian Pertanian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Nasib Penahanan Bupati Gowa Ditentukan setelah Pemeriksaan
Kasus yang menjerat HT berkaitan dengan dugaan pemerasan dan gratifikasi pengurusan sejumlah perizinan di Kabupaten Gowa periode 2025-2026 serta dugaan TPPU.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Nasib Penahanan Bupati Gowa Ditentukan setelah Pemeriksaan
Indonesia
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polisi Ungkap 4 Dugaan Permintaan Uang dan Rumah
Kortas Tipikor Polri menetapkan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang sebagai tersangka dugaan korupsi pengurusan PBG dan perizinan pada 2025-2026.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Bupati Gowa Jadi Tersangka, Polisi Ungkap 4 Dugaan Permintaan Uang dan Rumah
Berita Foto
Sidang Putusan Banding Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Terdakwa Nadiem Anwar Makarim memeluk istrinya usai sidang putusan banding di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta, Jakarta, Kamis (24/9/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 24 September 2026
Sidang Putusan Banding Eks Mendikbudristek Nadiem Anwar Makarim di Pengadilan Tinggi DKI Jakarta
Indonesia
Nadiem Jalani Sidang Putusan Banding Terkait Vonis 10 Tahun Korupsi Chromebook
Adapun Nadiem mengajukan banding atas vonis kasus dugaan korupsi program digitalisasi pendidikan berupa pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM)
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Nadiem Jalani Sidang Putusan Banding Terkait Vonis 10 Tahun Korupsi Chromebook
Indonesia
Terima Gratifikasi Penyediaan Tenaga Outsourcing, Bupati Pekalongan Fadia Dituntut 5 Tahun
Jaksa KPK meyakni, terdakwa Fadia diduga memerintahkan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di Kabupaten Pekalongan untuk memenangkan PT Raja Nusantara Berjaya (RNB) dalam pengadaan tenaga alih daya
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Terima Gratifikasi Penyediaan Tenaga Outsourcing, Bupati Pekalongan Fadia Dituntut 5 Tahun
Indonesia
Bupati Sirajudin Lasena Dicokok di Hotel Berbintang Jakarta, KPK Beri Petunjuk Lagi Apa
KPK dalami agenda Bupati Bolmut Sirajudin Lasena sewa 2 kamar hotel di Jakarta sebelum terjaring OTT. Ditemukan uang Rp130 juta di lokasi.
Wisnu Cipto - Rabu, 23 September 2026
Bupati Sirajudin Lasena Dicokok di Hotel Berbintang Jakarta, KPK Beri Petunjuk Lagi Apa
Indonesia
KPK Tetapkan Bupati Bolmut Tersangka Kasus Pemerasan
Sirajudin Lasena ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolmut.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
KPK Tetapkan Bupati Bolmut Tersangka Kasus Pemerasan
Indonesia
Modus Legislator Vinna Ledy Hadiah Pinjam Nama Adik Terbongkar! KPK Sita Mobil Ketiga Hadiah Pengusaha
KPK kembali menyita mobil mewah Innova Zenix milik anggota DPRD Bengkulu Vinna Ledy yang diatasnamakan adiknya dari pengusaha EBS.
Wisnu Cipto - Selasa, 22 September 2026
Modus Legislator Vinna Ledy Hadiah Pinjam Nama Adik Terbongkar! KPK Sita Mobil Ketiga Hadiah Pengusaha
Indonesia
KPK Ungkap OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Terkait Proyek Infrastruktur Jalan
Dugaan penerimaan tersebut terjadi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
KPK Ungkap OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Terkait Proyek Infrastruktur Jalan
Indonesia
KPK Incar Gurita Aset Mewah Ipda Polisi Yayat di Skandal Suap Bupati Bekasi
Ipda Polisi Yayat Sudrajat menguasai belasan aset mewah hasil aliran suap proyek Bupati Bekasi nonaktif Ade Kuswara Kunang.
Wisnu Cipto - Senin, 21 September 2026
KPK Incar Gurita Aset Mewah Ipda Polisi Yayat di Skandal Suap Bupati Bekasi
Bagikan