Kuliner

Sagu Bakar, Camilan Mengenyangkan Khas Maluku

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 11 November 2024
Sagu Bakar, Camilan Mengenyangkan Khas Maluku

Sagu bakar, camilan mengenyangkan khas Maluku.(foto: ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MALUKU punya camilan yang dibuat dari bahan utama sagu. Sagu bakar namanya. Makanan ini mengenyangkan, sehat, dan punya cita rasa sedap.

Camilan sagu bakar ini menjadi favorit di wilayah timur Indonesia yang kaya akan sumber daya sagu ini. Di Maluku, sagu bahkan menjadi sumber karbohidrat utama sebelum nasi dibawa ke daerah itu.

Masyarakat Maluku masih membuat sagu bakar secara tradisional. Proses mengolahnya cukup panjang, tapi mudah. Tentu praktik tradisional ini dipertahankan guna menjaga budaya turun temurun sampai menjaga cita rasa khasnya.

Seperti dikabarkan laman Indonesian Kaya, masyarakat Maluku membuat sagu menggunakan tepung sagu yang paling halus. Mereka mengayak hingga tiga kali pengulangan. Setelah tepung sagu diayak, tepung sagu lalu dimasukkan ke cetakan kayu yang sudah dipanaskan di panggangan api. Ada ragam macam bentuk cetakan kayu ini, pada dasarnya bentuk menjorok ke dalam supaya tepung sagu bisa diberikan isian nantinya.

Baca juga:

Ulat Sagu, Kuliner Ekstrem yang Kaya Manfaat


Setelah cetakan kayu panas, tepung sagu segera dimasukkan dan dibentuk mengikuti pola cetakan. Setelah itu, di dalamnya diberikan isian, bisa berupa parutan kelapa, gula merah atau selai coklat.

Menariknya, setelah proses memasukkan tepung sagu rampung, cetakan tidak perlu di panggang di atas bara api. Proses mematangkan tepung sagu memanfaatkan sumber panas yang tertinggal di cetakan kayu.

Biasanya pembuatan makanan sagu bakar akan mendiamkan tepung sagu beserta isiannya itu selama 60 menit. Ditunggu hingga benar-benar tepung sagu matang sempurna. Aroma bakaran dari cetakan kayu tersebut memberikan aroma khas pada tepung sagu. Begitulah alasan sagu bakar khas maluku sangat nikmat.

Isian yang gurih dari kelapa parut, atau manis karena gula merah atau selai, berpadu sempurna dengan tekstur tepung sagu yang pulen. Hidangan ini biasanya dinikmati dengan minuman pendamping seperti teh hangat atau kopi.(tka)

Baca juga:

Kapurut Sagu, Olahan Tradisional Suku Mentawai Buruan Wajib Para Pelancong




#Maluku #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tradisi
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Tradisi Hadrat menjadi warisan budaya Muslim Maluku yang terus dilestarikan saat Iduladha. Perpaduan selawat, rebana, dan nilai persaudaraan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Tradisi Hadrat di Maluku, Warisan Islami yang Hidupkan Semangat Idul Adha
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Bagikan