Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Sociopreneur

Saatnya Generasi Muda Tingkatkan Kemampuan 'Entrepreneur' Menjadi 'Sociopreneur'

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Sabtu, 06 Juli 2019
Saatnya Generasi Muda Tingkatkan Kemampuan 'Entrepreneur' Menjadi 'Sociopreneur'

Jadi sociopreneur yuk! (Sumber: International Supermarket)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DEWASA ini banyak orang yang tertarik menjadi entrepreneur atau pengusaha. Tak hanya mereka yang fokus berbisnis, pegawai swasta atau negeri juga mulai melirik bisnis sampingan. Selain nominal yang ditawarkan, entrepreneurship juga memiliki seni tersendiri yang bisa dinikmati orang-orang. Supaya bisnis yang kita lakukan naik kelas, kita harus mulai memikirkan sociopreneur.

Apa sih sociopreneur itu? Sociopreneur adalah orang-orang yang ingin memanfaatkan kemampuan entrepreneurship-nya untuk menangani masalah yang terjadi di lingkungan. Dengan mengaplikasikan gagasan yang dimiliki, para sociopreneur ini rela menanggung risiko untuk melakukan perubahan positif.

Mereka juga senantiasa berusaha mmecahkan masalah atau ketidakseimbangan di masyarakat. Sebut saja Nadiem Makarim yang mampu menjadi solusi bagi mobilitas masyakat urban dengan konsep Go-Jek, Alfatih Timur yang menstimulasi masyarakat berkecukupan untuk memberi donasi kepada yang membutuhkan lewat platform penggalangan dana, kitabisa.com, hingga Angkie Yudistia yang sukarela mendirikan Thisable setelah melihat begitu banyak orang dengan disabilitas menjadi pengangguran.

Baca juga:

Pengusaha Millennials, Terapkan Resolusi Usaha ini di 2019

Belajar Menjadi Pengusaha Muda Kreatif di tiket.com Creativepreneur Corner 2019

Menjadi seorang sociopreneur membutuhkan kesabaran dan skill yang luar biasa. Mereka tak hanya fokus pada perkembangan bisnisnya tetapi pada pemberdayaan masyarakat.

"Kalau entrepreneur biasa berusaha untuk meningkatkan penjualan atau mendapatkan profit dengan mempekerjakan orang dengan kompetensi yang diinginkan, sociopreneur justru harus memberdayakan komunitas masyarakat yang notabenenya tidak matang begitu saja," jelas Angkie dalam bukunya yang berjudul "Become Rich As a Sociopreneur".

Lantas apa saja sih yang harus dipersiapkan untuk menjadi seorang sociopreneur yang handal? Berikut Angkie mengungkapkan rahasia suksesnya menjadi sociopreneur:

1. Menentukan Masalah Sosial Yang Ingin Kita Cari Solusinya

Sociopreneur
Cari ide bisnis (Sumber: Freepik)

Jika kita gemas melihat banyaknya sampah plastik yang beredar dan ingin mengurangi sampah, kita bisa membuka usaha membuat kantung belanja yang oke atau bahkan memproduksi plastik yang terbuat dari getah tanaman tertentu.

Plastik dari getah tentu lebih mudah diuraikan setelah dibuang. Dengan begitu, kita bisa mengurangi limbah tanaman dan meminimalisir penggunaan plastik.

2. Tentukan Langkah Yang Bisa Dilakukan Bersama Masyarakat

Sociopreneur
Beri pelatihan yang dibutuhkan pekerja (Sumber: Entity)

"Kita bisa mengajak masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan pekerjaan untuk mewujudkan ide bisnis yang sudah kita temukan," urai Angkie.

Sebelum mulai proses produksi, kita perlu memberi pelatihan tepat guna bagi para pekerja. Dengan membekali mereka kemampuan yang dibutuhkan, produk yang berkualitas pun akan tercipta.

3. Carilah Model Bisnis Yang Diinginkan

Model Bisnis
Model bisnis pembagian keuntungan (Sumber: Deseret News)

Sebagai seorang sociopreneur, keuntungan bersama menjadi prinsip utama. Untuk itu, pikirkan bisnis yang bisa menguntungkan semua pihak.

"Pikirkan model bisnis yang menjadi win win solution misalnya pembagian hasil sama rata dari keuntungan atau upah yang diberikan setelah pekerja selesai memproduksi barang," ungkap Angkie.

4. Pastikan Bisnis Bersifat Berkelanjutan

The Spruce
Bisnis berkelanjutan dengan mencari rekan bisnis (Sumber: The Spruce)

Salah satu indikator suksesnya suatu bisnis adalah apabila bisnis tersebut bersifat berkelanjutan. Artinya, bisnis tersebut bukanlah proyek musiman.

Salah satu upaya yang bisa dilakukan agar bisnis terus berlanjut yakni dengan mempersiapkan pemasaran yang tepat. Misalnya. mencari rekan usaha yang bisa membantu kemajuan bisnis.

5. Lihat Dampak Sosial

Kontribusi di masyarakat
Kontribusi di masyarakat (Sumber: International Supermarket)

Pastikan kontribusi yang dilakukan memberi dampak positif yang jelas bagi masyarakat. Jika bisnis yang dipilih adalah memproduksi tas belanja ramah lingkungan, maka jumlah sampah plastik haruslah sudah jauh berkurang. "Kalau hal tersebut tercapai, maka itu menjadi indikator kesuksesan bisnis kita," tukas Angkie. (avia)

#Sociopreneur #GoJek #Kitabisa.com #Angkie Yudistia #Nadiem Makarim
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul
Show More

Berita Terkait

Indonesia
KY Temukan Dugaan langgaran kode etik Hakim di Sidang Nadiem dan Andrie Yunus
Terkait kapan waktu pemanggilan para pihak, Abhan menyebut belum bisa dipastikan karena tergantung dari kesediaan para pihak untuk hadir.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 30 Juli 2026
KY Temukan Dugaan langgaran kode etik Hakim di Sidang Nadiem dan Andrie Yunus
Indonesia
Nadiem Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 809,59 Miliar
Dalam kasus itu, Nadiem terbukti menyalahgunakan wewenang sehingga merugikan keuangan negara senilai Rp 1,56 triliun.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Nadiem Ajukan Banding Atas Vonis 10 Tahun Penjara dan Bayar Uang Pengganti Rp 809,59 Miliar
Indonesia
Ramai Dibincangkan Skenario Perlindungan Hukum Bagi Nadiem, Dasco Bilang Begini
Pantauan di akun Instagram Dasco menunjukkan unggahan bergambar rangkaian bunga bertuliskan "Happy Birthday" disertai keterangan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 06 Juli 2026
Ramai Dibincangkan Skenario Perlindungan Hukum Bagi Nadiem, Dasco Bilang Begini
Indonesia
4 Hakim Pengadil Nadiem Makarim di Perkara Chromebook Diadukan ke KY, Hakim Andi Saputra Tidak Ikut Dilaporkan
Kuasa hukum Nadiem Makarim melaporkan empat hakim perkara dugaan korupsi Chromebook ke Komisi Yudisial. Ini alasan lengkap yang disampaikan tim pembela.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 06 Juli 2026
4 Hakim Pengadil Nadiem Makarim di Perkara Chromebook Diadukan ke KY, Hakim Andi Saputra Tidak Ikut Dilaporkan
Indonesia
Jaksa Tidak Terima Vonis 10 Tahun Bui Nadiem Makarim, Status Tahanan Rumah Masuk Memori Banding
Kejaksaan Agung resmi mengajukan banding atas vonis 10 tahun penjara terhadap Nadiem Makarim dalam kasus korupsi Chromebook. Pertimbangan banding termasuk status penahanan rumah.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Jaksa Tidak Terima Vonis 10 Tahun Bui Nadiem Makarim, Status Tahanan Rumah Masuk Memori Banding
Indonesia
Asal Usul Nadiem Harus Bayar Uang Pengganti Rp 809,59 Miliar Kasus Chromebook
Hakim Ketua menegaskan rantai kausal dari kebijakan korupsi Nadiem hingga aliran dana sebesar Rp809,59 miliar ke ekosistem korporasinya dapat dilacak dengan jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Asal Usul Nadiem Harus Bayar Uang Pengganti Rp 809,59 Miliar Kasus Chromebook
Berita Foto
Ratusan Pengemudi Ojol Setia Mengawal Sidang Vonis Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor
Pengemudi ojol memeluk eks Mendikbudristek nadiem Makarim usai sidang vonis di Gedung Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 30 Juni 2026
Ratusan Pengemudi Ojol Setia Mengawal Sidang Vonis Nadiem Makarim di Pengadilan Tipikor
Berita Foto
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
Terdakwa kasus dugaan korupsi pengadaan Chromebook di lingkungan Kemendikbudristek, Nadiem Anwar Makarim di Jakarta, Selasa (30/6/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 30 Juni 2026
Eks Mendikbudristek Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Chromebook
Indonesia
Nadiem Makarim Ajukan Banding usai Divonis 10 Tahun Penjara: Saya akan Terus Berjuang Demi Kebenaran
Nadiem Makarim memastikan akan mengajukan banding setelah divonis 10 tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Nadiem Makarim Ajukan Banding usai Divonis 10 Tahun Penjara: Saya akan Terus Berjuang Demi Kebenaran
Indonesia
Nadiem Makarim Mengaku Tak Mampu Bayar Uang Pengganti Rp 809,5 Miliar, Sebut Vonisnya Praktis Jadi 15 Tahun Penjara
Nadiem Makarim mengaku tidak memiliki uang untuk membayar uang pengganti Rp 809,5 miliar dalam kasus Chromebook. Ia menyebut vonis 10 tahun penjara secara efektif menjadi 15 tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Nadiem Makarim Mengaku Tak Mampu Bayar Uang Pengganti Rp 809,5 Miliar, Sebut Vonisnya Praktis Jadi 15 Tahun Penjara
Bagikan