Kesehatan

Rutin Periksa Gigi Demi Masa Tua

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Sabtu, 05 November 2022
Rutin Periksa Gigi Demi Masa Tua

Menunda ke dokter gigi jika gigi bermasalah bisa memicu masalah yang lebih serius. (Foto: Unsplash/Caroline LM)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MENJAGA kesehatan gigi dan mulut tidak hanya meningkatkan kepercayaan diri, tetapi juga kesehatan. Kamu pun dianjurkan untuk melakukan konsultasi gigi secara rutin agar tetap sehat di masa tua nanti.

Melansir laman Alodokter, berdasarkan Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) di 2018, dari 57 persen masyarakat yang mengalami masalah gigi dan mulut. Hanya 10,2 persen yang berkunjung ke dokter gigi dan umumnya saat sudah merasa sangat kesakitan. Padahal menunda ke dokter gigi jika gigi bermasalah bisa memicu masalah yang lebih serius, salah satunya gigi tanggal.

Gigi tanggal bisa dialami siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa. Bila kebersihan gigi tidak dijaga, kebiasaan tersebut bisa mengakibatkan gigi berlubang atau infeksi pada gigi dan gusi, sehingga memicu gigi tanggal.

Baca juga:

Tradisi Gigi Runcing Bukti Kecantikan Perempuan Suku Mentawai

Rutin Periksa Gigi Demi Masa Tua
Jaga kesehatan gigi dan mulut. (Foto: Unsplash/Lesly Juarez)

Konsultasi gigi secara rutin dengan dokter merupakan langkah penting yang perlu dilakukan, setidaknya setiap enam bulan sekali. Tidak hanya untuk orang dewasa, konsultasi gigi sebaiknya dilakukan sejak gigi pertama tumbuh, yakni saat anak berusia sekitar enam bulan.

Ketika rutin melakukan konsultasi, dokter bisa mendeteksi ada atau tidaknya masalah gigi dan mulut yang tidak kamu sadari. Jika masalah pada gigi dan mulut terlambat terdeteksi dan dibiarkan tanpa penanganan, dapat muncul komplikasi yang lebih sulit untuk diobati.

Jika kamu malas ke tempat dokter gigi, saat ini sudah banyak layanan konsultasi online secara gratis via ponsel. Melalui layanan ini, kamu bisa berkonsultasi dengan lebih efektif dan hemat waktu. Kamu bisa mendapatkan solusi terbaik, baik dalam bentuk perawatan di rumah atau saran mengenai pereda rasa sakit.

Baca juga:

Ketika Anak Tumbuh Gigi, Begini Cara Menanganinya

Rutin Periksa Gigi Demi Masa Tua
Rutin melakukan konsultasi dengan dokter gigi. (Foto: Unsplash/Yusuf Belek)

Selain mendapatkan pemeriksaan dan mengetahui perkembangan terkait kesehatan gigi dan mulut, manfaat lain yang diperoleh adalah mendapatkan saran yang tepat untuk menjaga kesehatan gigi. Misalnya, cara membersihkan gigi yang benar, rekomendasi asupan nutrisi yang baik untuk kesehatan gigi, dan anjuran untuk menghindari kebiasaan yang dapat merusak gigi.

Ada pun tips yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut, seperti menyikat gigi dua kali sehari secara rutin, tepatnya setelah sarapan dan menjelang tidur. Jangan lupa juga memilih sikat gigi yang berbulu lembut dan nyaman digunakan. Selain itu juga bisa menggunakan obat kumur untuk mengatasi bau mulut dan mengurangi karang gigi. Hindari obat kumur pada anak usia di bawah enam tahun, kecuali dianjurkan dokter.

Biasakan diri juga untuk segera berkumur atau membersihkan gigi setelah mengonsumsi makanan dan minuman manis, juga berhenti merokok. (and)

Baca juga:

Meski Sakit Gigi, Kamu Masih Bisa Menikmati 5 Makanan Ini

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Lifestyle
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Dokter Citra Poerwa menjelaskan kaitan stres finansial dengan kesehatan mental dan fisik serta pentingnya skala prioritas bagi sandwich generation.
Soffi Amira - Minggu, 25 Oktober 2026
Dokter Citra Poerwa Ungkap Dampak Stres Finansial bagi Kesehatan hingga Sandwich Generation
Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Bagikan