Kesehatan

Benarkah Mengonsumsi Minyak Ikan Berpengaruh pada Testis?

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 21 Januari 2020
Benarkah Mengonsumsi Minyak Ikan Berpengaruh pada Testis?

Minyak ikan bila dikonsumsi rutin akan menyehatkan testis (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI testis sehat sangat penting. Testis merupakan tempat penghasil sperma. Jika testismu sehat, apalagi besar, kamu bisa menghasilkan jumlah semen yang amat banyak ketika ejakulasi. Kamu bisa subur.

Melansir Mirror, sebuah penelitian menyebut mengonsumsi minyak ikan dapat memperbesar testis. Tak hanya itu, minyak ikan juga bermanfaat untuk menghasilkan sperma berkualitas dan menyehatkan kadar hormon.

Baca juga:

Jangan Pernah Menahan Ejakulasi, Ini Akibatnya!

Hal tersebut dibuktikan melalui penelitian yang melibatkan 1.700 pria di Denmark. Studi yang dilakukan oleh University of Southern Denmark itu juga menemukan bahwa pria yang rutin mengonsumsi minyak ikan memiliki kadar testosteron yang lebih sehat.

Minyak ikan diperkirakan bisa memperbesar testis (Foto: Pexels/Pixabay)

"Kami menemukan bahwa asupan suplemen minyak ikan selama tiga bulan terakhir dikaitkan dengan volume semen yang lebih tinggi, jumlah sperma, dan ukuran testis," ujar tim peneliti, Tina Kold Jensen.

Menurut Jensen, banyak pria yang mengalami penurunan jumlah semen dalam beberapa dekade terakir. Penyebab pastinya sampai saat ini belum diketahui. Tapi ada kemungkinan penyebabnya karena masalah berat badan yang berlebihan. "Penurunan kualitas semen telah didokumentasikan selama 50 hingga 70 tahun terakhir," tambahnya.

Semantara itu, pakar kesuburan Prof Allan Pacey dari Universitas Sheffield mengatakan minyak ikan memang dapat membantu kesuburan pria. "Pria yang mengonsumsi suplemen minyak ikan selama tiga bulan sebelum mereka menghasilkan sampel semen, memiliki testis yang sedikit lebih besar, dan menghasilkan sperma yang lebih banyak saat ejakulasi," tutur Pacey.

Baca juga:

Pria, Celana Jins Bisa Jadi Musuh Kamu

Namun, lanjut Pacey, penemuan ini belum bisa terbukti secara mutlak. Belum bisa dipastikan apakah minyak ikan memang menjadi penyebab utama untuk menjaga kesuburan pria. Masalahnya. dalam penelitian itu, para peserta memang pria muda dan memiliki gaya hidup sehat.

Minyak ikan memperbanyak jumlah semen (Foto: Pexels/Pixabay)

Itu artinya, gaya hidup sehat memang berpengaruh terhadap kualitas kesuburan pria. Jangan merokok dan minum alkohol. Kemudian, mulailah mengonsumsi makanan sehat, terutama sayuran dan rutinlah berolahraga.

"Menjadi bugar dan sehat adalah penting bagi kesehatan reproduksi pria dan perempuan. Ini tidak membantu kami untuk mengatakan apakah minyak ikan secara khusus bermanfaat," tegas Dr Kevin McEleny, Konsultan Androlog. (ikh)

Baca juga:

Pria Wajib Tahu Gejala Gonore Ini

#Mr P #Kesehatan #Ejakulasi
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program ini dirancang untuk membantu masyarakat kurang mampu yang selama ini terkendala dalam mengakses layanan kesehatan akibat tunggakan iuran JKN.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 28 Januari 2026
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan