Rusia Tegaskan Pesawat Azerbaijan Bukan Jatuh karena Rudal, Ingin Publik Tunggu Hasil Investigasi

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 27 Desember 2024
Rusia Tegaskan Pesawat Azerbaijan Bukan Jatuh karena Rudal, Ingin Publik Tunggu Hasil Investigasi

Ilustrasi, Pesawat Azerbaijan Airlines. (Foto: aerospaceglobalnews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Rusia telah memperingatkan agar tidak ada yang terus 'mengompori' bahwa penyebab pesawat Azerbaijan Airlines jatuh karena terkena rudal dari negara dengan ibu kota Moskow itu.

Beberapa pakar penerbangan menyatakan bahwa pesawat Azerbaijan Airlines telah ditembak oleh sistem pertahanan udara di atas wilayah Republik Chechnya, Rusia. Bahkan media pro-pemerintah di Azerbaijan mengutip pernyataan pejabat yang mengatakan rudal Rusia bertanggung jawab atas hal tersebut, demikian dikutip dari BBC, Jumat (27/12).

Sebelum jatuh di dekat kota Aktau di Kazakhstan, pesawat itu dialihkan melintasi Laut Kaspia, dari tujuannya di Chechnya ke Kazakhstan barat. Sementara itu, 29 dari 67 orang di dalam pesawat selamat.

"Ini adalah tragedi besar yang telah menjadi kesedihan mendalam bagi rakyat Azerbaijan," kata Presiden Azerbaijan Ilham Aliyev pada hari Kamis.

Di Moskow, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia tidak mungkin menembak jatuh sebuah pesawat.

Baca juga:

Kemlu RI Pastikan Tak Ada WNI di Pesawat Azerbaijan Airlines yang Jatuh

"Adalah salah untuk mengajukan hipotesis apa pun sebelum kesimpulan investigasi. Kami, tentu saja, tidak akan melakukan ini, dan tidak seorang pun boleh melakukan ini. Kami perlu menunggu hingga investigasi selesai," ujarnya.

Jaksa agung di Kazakhstan kemudian mengatakan bahwa penyelidikan belum menghasilkan kesimpulan apa pun.

Tetapi beberapa komentator di media Azerbaijan mengatakan bahwa Azerbaijan memperkirakan Rusia akan mengakui menembak jatuh pesawat tersebut.

Beberapa saluran TV, yang berada di bawah kendali ketat pemerintah Azerbaijan, pada hari Kamis mulai menyiarkan wawancara dengan para ahli yang secara terbuka berbicara tentang kemungkinan bahwa Rusia bertanggung jawab atas insiden itu. (ikh)

#Pesawat
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Menhub juga membuka peluang hadirnya fasilitas MRO yang melibatkan Lockheed Martin maupun pihak lain di kawasan Kertajati.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Bandara Kertajati Jadi Pusat Perawatan Pesawat Hercules di Asia, Kemenhub Siapkan Lahan
Indonesia
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Konflik dan ketegangan dunia berdampak langsung terhadap kenaikan harga energi global yang kemudian mempengaruhi biaya operasional sektor transportasi udara dan layanan penerbangan nasiona
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
AHY Sebut Tidak Mudah Putuskan Kenaikan Batas Atas Harga Tiket Pesawat Jelang Libur Panjang Sekolah
Indonesia
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Harga tiket pesawat berpotensi naik akibat melonjaknya avtur. Maskapai penerbangan pun diperbolehkan mengenakan biaya tambahan hingga 50 persen.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Harga Tiket Pesawat Berpotensi Naik, Kemenhub Segera Berlakukan Fuel Surcharge hingga 50 Persen
Indonesia
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia menurut IATA diproyeksikan menjadi pasar penerbangan terbesar keempat di dunia pada tahu2030.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Indonesia Diyakini Bakal Layani 690 Juta Penumpang Pesawat di 2045
Indonesia
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas
Amerika Serikat kabarnya berencana melintasi wilayah udara Indonesia. Namun, hal itu dikecam oleh pengamat kebijakan publik.
Soffi Amira - Selasa, 28 April 2026
Izin Overflight AS di Indonesia Disorot, Jadi Ancaman bagi Kedaulatan dan Netralitas
Indonesia
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari
Melalui kebijakan tersebut, PPN atas tarif dasar dan fuel surcharge ditanggung oleh pemerintah, sehingga beban harga tiket yang dibayar masyarakat dapat ditekan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Turunkan Harga Tiket Pesawat, Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari
Indonesia
Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari, Tiket Pesawat Ekonomi Lebih Murah
Pemerintah menanggung PPN tiket pesawat ekonomi selama 60 hari. Harga tiket pun menjadi lebih murah di tengah lonjakan harga avtur.
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
Pemerintah Tanggung PPN Selama 60 Hari, Tiket Pesawat Ekonomi Lebih Murah
Indonesia
Kemhan Pastikan Tak Ada Izin Bebas Pesawat AS Melintas di Langit Indonesia
Kemenhan menegaskan isu izin lintas udara pesawat AS tidak termasuk dalam kesepakatan MDCP. Pemerintah prioritaskan kedaulatan negara.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 April 2026
Kemhan Pastikan Tak Ada Izin Bebas Pesawat AS Melintas di Langit Indonesia
Indonesia
Harga Avtur Naik, Pemerintah Nolkan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Pemerintah nolkan bea masuk suku cadang pesawat untuk tekan biaya maskapai akibat kenaikan harga avtur. Tiket pesawat dijaga tetap terjangkau.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
Harga Avtur Naik, Pemerintah Nolkan Bea Masuk Suku Cadang Pesawat
Indonesia
Alasan Harga Tiket Pesawat Naik, Fuel Surcharge Jadi 38 Persen
kebijakan penyesuaian tarif tiket pesawat merupakan langkah yang terukur dan tidak dapat dihindari, seiring dengan tekanan global yang semakin meningkat terhadap industri penerbangan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Alasan Harga Tiket Pesawat Naik, Fuel Surcharge Jadi 38 Persen
Bagikan