Rupiah Anjlok, Pedagang Batu Akik Tiarap

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 11 September 2015
Rupiah Anjlok, Pedagang Batu Akik Tiarap

Terpuruknya rupiah membuat para pedagang batu akik menanggung rugi puluhan juta rupiah (Foto: MP/Bertolomeus Papu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Bisnis - Makin perkasanya dolar Amerika Serikat terhadap rupiah, mengancam bisnis para penjual batu akik. Beberapa pedagang yang sudah telanjur membeli batu akik dari luar negeri terpaksa menanggung rugi karena rupiah makin anjlok hingga Rp14.322 per dolar Amerika Serikat.

Jaya seorang pedagang batu akik di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur hanya bisa mengelus dada melihat bisnisnya. Tiga bulan terakhir, batu-batu akiknya jarang laku terjual. Para pembelinya pun menurun. Padahal, Jaya sudah mengeluarkan puluhan juta rupiah membeli batu akik dari luar negeri. Malang bagi Jaya, batu akik itu dibeli dengan menggunakan dolar Amerika Serikat.

Istri Jaya kepada merahputih.com mengakui dengan naiknya dolar AS, batu akik miliknya yang dijual dalam rupiah langsung anjlok. Wanita yang sehari-hari menjaga lapak batu akik suaminya itu menyatakan bisnis mereka begitu terpuruk akibat melemahnya rupiah.

"Saya sudah beli bahan batu akik dari luar negeri pakai dolar AS dengan harga yang cukup mahal, namun batu tersebut belum terjual juaga," ujar istri Jaya kepada merahputih di Jatinegara Jakarta Timur, Jumat, (11/9).

Meski begitu bersama sang suaminya Jaya, ia tidak menghiraukan anjloknya rupiah. Sebab batu yang dibeli dari luar negeri hanya Rp40 juta saja.

"Walau pun belum terjual saya belum mau gulung tikar, karena siapa tahu kedepan ekonomi kita membaik lagi," paparnya dengan wajah lesu.

Ia menambahkan, sudah tiga bulan terakhir ini, para pembeli batu akik sudah sangat menurun.

"Sekarang ini omzet saya hanya Rp100 ribu perhari. Kalau dibandingkan sebelumnya, setiap hari penghasilan saya bisa mencapai Rp10 juta. Menguatnya dolar AS bikin minat orang terhadap batu akik tak seramai dulu,"tutupnya.(gms)

 

Baca Juga:

Ekonomi Indonesia Lesu, Pedagang Batu Akik Makin Terpuruk

Demam Batu Akik Berakhir, Pedagang Rugi Ratusan Juta Rupiah

Demam Batu Akik Turun, Penjualnya Pindah Jadi Sopir Angkot

Kenali Batu Akik Sesuai Zodiak Kamu

Penjualan Batu Akik Menurun Pascalebaran

#Rupiah Anjlok #Demam Akik #Fakta Batu Akik
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Cucun menegaskan otoritas keuangan wajib menyikapi pergerakan nilai tukar mata uang secara tepat dan cepat
Angga Yudha Pratama - Kamis, 04 Juni 2026
Pemerintah Diminta Maksimalkan UU P2SK Guna Tahan Kejatuhan Nilai Tukar Rupiah
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Bank Indonesia menjelaskan pelemahan rupiah hingga menyentuh Rp 18.043 per dolar AS. Faktor geopolitik Timur Tengah, arus modal keluar, hingga kebutuhan domestik menjadi pemicunya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 04 Juni 2026
Rupiah Tembus Rp 18.043 per Dolar AS, BI Ungkap Penyebab hingga Langkah Stabilisasi
Indonesia
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Pada perdagangan pukul 11.10 WIB, papan informasi pasar uang menunjukkan rupiah bertengger pada level Rp17.928,50 per dolar AS.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Melemah Sentuh Rp17.928 Jadi Biang Kerok IHSG Anjlok Parah 4 Persen Hari Ini
Indonesia
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Pelaku pasar global saat ini menghadapi ketidakpastian ekonomi tinggi, sehingga memicu tren risk-off
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Rontok Efek Sentimen Global, Aksi Jual Massal Guncang Bursa Saham Indonesia
Indonesia
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Kepala Ekonom Bank Permata, Josua Pardede, menilai tren pelemahan rupiah belakangan ini bukan sekadar faktor musiman.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
Rupiah Hari Ini Makin Terpuruk, Bergerak Tembus Rp 17.900 per Dolar
Indonesia
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Namun, pasar modal masih menghadapi sejumlah risiko. Investor asing mencatatkan aksi jual bersih (net sell) senilai Rp1,39 triliun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 03 Juni 2026
IHSG Hari Ini Terancam Ambruk Akibat Harga Minyak Dunia Meroket
Indonesia
Rupiah Tembus Rp 17.640 per Dolar AS, Komisi XI DPR Minta Pemerintah Kelola Ekspektasi Pasar
Anggota Komisi XI DPR RI meminta pemerintah mengelola ekspektasi pasar di tengah pelemahan rupiah. Ia menilai kondisi saat ini berbeda dengan krisis 1998.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 20 Mei 2026
Rupiah Tembus Rp 17.640 per Dolar AS, Komisi XI DPR Minta Pemerintah Kelola Ekspektasi Pasar
Indonesia
Rupiah Hancur Menyentuh Rp17.600 Per Dolar AS, Bank Indonesia Hadapi Pilihan Suku Bunga BI-Rate Hari Ini
Fenomena menyempitnya selisih imbal hasil obligasi pemerintah jangka panjang dan pendek mengindikasikan investor melihat risiko jangka pendek jauh lebih tinggi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Rupiah Hancur Menyentuh Rp17.600 Per Dolar AS, Bank Indonesia Hadapi Pilihan Suku Bunga BI-Rate Hari Ini
Indonesia
IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu
Dalam pertemuan tersebut, China sebenarnya mendesak pembukaan kembali Selat Hormuz dan mempertahankan gencatan senjata
Angga Yudha Pratama - Senin, 18 Mei 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Tiarap Pagi Ini Usai Pertemuan Trump-Xi Jinping Buntu
Indonesia
Dolar AS Makin Pedas Akibat Gejolak Global, Airlangga: Kita Monitor Saja
Airlangga menekankan bahwa pemerintah tidak akan mengambil langkah reaktif setiap hari
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Dolar AS Makin Pedas Akibat Gejolak Global, Airlangga: Kita Monitor Saja
Bagikan