RSUD Bisa Layani Transplantasi Organ, Bahkan Ada Paket Lengkap Ginjal-Kornea-Jantung
Ilustrasi - ginjal. (ANTARA/HO-Sutterstock).
MerahPutih.com - Layanan kesehatan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Indonesia kini kian maksimal. Bahkan, sudah ada RSUD yang bisa memberikan pelayanan transplantasi organ.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin Kalimantan Selatan (Kalsel) misalnya, kini terus melakukan peningkatan pelayanan kesehatan salah satunya pelayanan transplantasi organ.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalsel juga telah mempersiapkan legalitas hukum untuk dapat melakukan pelayanan transplantasi organ di rumah sakit.
Baca juga:
Transplantasi Hati Enggak Bisa Sembarangan, Simak Nih Syarat-Syaratnya
“Supaya pelayanan ini nantinya bisa berjalan dengan lancar maka kami sedang mempersiapkan aturan atau legalitas hukum untuk menghindari adanya jual beli organ tubuh mendatang,” kata Wakil Direktur Medik dan Keperawatan RSUD Ulin Banjarmasin, Agung Ary Wibowo di Banjarmasin, Selasa (15/4).
Agung menambahkan RSUD Ulin rencananya juga akan menawarkan pelayanan transplantasi organ diantaranya ginjal, kornea mata dan jantung, yang nantinya tergabung dalam satu paket.
"Pelayanan transplantasi organ ini dapat mengganti organ yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik sehingga transplantasi organ dapat menyelamatkan nyawa dan meningkatkan kualitas hidup pasien,” tandas petinggi RSUD Ulin Banjarmasin itu, dikutip Antara. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Polda dan Polres se-Indonesia Zoom Meeting Bahas Antisipasi Hoaks Virus Nipah
[HOAKS atau FAKTA] : Sering Main Ponsel di Ruangan Gelap Bisa Bikin Kebutaan pada Mata
Sekda DKI Minta Dinas KPKP Uji Kelayakan Daging Ikan Sapu-sapu
Cegah Virus Nipah, DPR Dorong Kampanye Digital Protokol Kesehatan
Cak Imin Janjikan Program Penghapusan Tunggakan Iuran JKN Segera Terwujud
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah