Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

RS Darurat Wisma Atlet Rawat 693 Pasien COVID-19

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 19 April 2020
 RS Darurat Wisma Atlet Rawat 693 Pasien COVID-19

Laksamana Madya Yudo Margono menjelaskan jumlah pasien Covid-19 di RS Darurat Wisma Atlet (Foto: antaranews)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pasien virus corona atau COVID-19 yang dirawat di Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran terus bertambah. Data per Minggu (17/4), pukul 08.00 WIB, jumlah pasien meningkat menjadi 693.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono menjelaskan ratusan pasien tersebut terdiri dari 402 pasien pria dan 291 pasien wanita.

Baca Juga:

Dear Anggota DPR, Please Jangan Aji Mumpung di Tengah Pandemi COVID-19

"Perkembangan jumlah pasien rawat inap di RSD Wisma Atlit dan sampai dengan Minggu, 19 April 2020 pukul 08.00 WIB, pasien rawat inap ssbanyak 693 orang," kata Yudo saat dikonfirmasi, Minggu (19/4).

Laksamana Madya Yudo Margono
Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksamana Madya Yudo Margono (Foto: antaranews)

Menurut Yudo dari 693 pasien yang tengah mendapat perawatan, 564 di antaranya positif terjangkit virus yang berasal dari Wuhan, Tiongkok tersebut.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) yang dirawat di RS Wisma Atlet berjumlah 112 orang dan orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 17 pasien.

"Positif COVID sebanyak 564 orang. PDP ada 112 orang dan ODP berjumlah 17 orang," jelas dia.

Menurut Yudo, jumlah pasien yang dirawat pada hari ini berkurang 14 orang, sehingga totalnya kini berjumlah 693 dari yang sebelumnya sebanyak 707 orang.

Baca Juga:

Bamsoet: Taat Pembatasan Sosial, Modal Awal Pemulihan Ekonomi

Sementara jumlah pasien yang positif terinfeksi COVID-19 bertambah 11 orang, sehingga total yang semula 553 bertambah menjadi 564 orang.

Sedangkan jumlah pasien pasien PDP berkurang 25 orang yang semula ada 137 orang menjadi 112 pasien. Adapun, pasien dengan status ODP jumlahnya tetap yakni sejumlah 17 orang.(Pon)

Baca Juga:

Amien Rais Cs Ajukan Judicial Review Perppu Corona, Mahfud MD Tak Gentar

#Pasien Corona #Wisma Atlet #Virus Corona #TNI AL
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI AL Kirim Kapal Perang dan Pasukan ke Vladivostok Rusia, Manuver Tempur Dipersiapkan
Keikutsertaan TNI AL bertujuan untuk melanjutkan kegiatan latihan bersama Orruda yang sebelumnya digelar di Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
TNI AL Kirim Kapal Perang dan Pasukan ke Vladivostok Rusia, Manuver Tempur Dipersiapkan
Indonesia
Lanal Lampung Jadi Markas Kapal Induk Pertama Indonesia
Hingga saat ini, TNI AL masih menunggu koordinasi dari Kementerian Pertahanan selaku pihak yang berurusan langsung dengan galangan kapal asal Italia Fincantieri terkait pembelian kapal induk.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Lanal Lampung Jadi Markas Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Kodaeral X saat ini didukung tiga KRI dengan tiga pangkalan TNI-AL yang berada di Sarmi, Biak dan Nabire dengan wilayah operasi meliputi Provinsi Papua dan sebagian Provinsi Papua Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Indonesia
TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan Udara Pakai Pesawat MV-22 Osprey Amerika Serikat
Prajurit Marinir Indonesia melaksanakan latihan Air Assault Operation dan Close Quarter Battle (CQB) bersama pasukan dari berbagai negara peserta
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan Udara Pakai Pesawat MV-22 Osprey Amerika Serikat
Indonesia
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Setelah nama ditentukan, nama tersebut akan disematkan secara simbolis ke kapal saat kapal tersebut datang pada 2026 ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Indonesia
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Tiga kapal perang Pakistan, PNS Taimur, Hangor, dan PNS Aslat, bersandar di Jakarta untuk kunjungan kehormatan.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Kapal Selam Militer Pakistan Sandar di Tanjung Priok Bukan Sekadar Singgah
Indonesia
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Memiliki panjang mencapai 180,2 meter, kapal induk ini membawa mesin penggerak bertenaga tinggi yang mampu menghasilkan kecepatan hingga 30 knot atau 56 kilometer per jam
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Giuseppe Garibaldi akan Jadi Kapal Induk Pertama TNI, Bakal Bersandar di Mana?
Indonesia
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
KRI Canopus-936 juga mampu melaksanakan misi pencarian dan pertolongan (SAR) dalam air termasuk deteksi sinyal darurat dan pencarian objek di dasar laut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 11 Mei 2026
TNI AL Dapat Tambahan Kapal Perang Canopus-936, Awal Dilatih di Eropa
Berita Foto
TNI AL dan Pasukan Oranye Kompak Basmi Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan
Petugas gabungan dari TNI AL dan PPSU menangkap ikan sapu-sapu di kawasan Setu Babakan, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 05 Mei 2026
TNI AL dan Pasukan Oranye Kompak Basmi Ikan Sapu-Sapu di Setu Babakan
Indonesia
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
PBB juga menuntut pertanggungjawaban penuh dan mendesak seluruh pihak mematuhi hukum internasional guna memastikan keamanan properti serta personel di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 April 2026
Satu Lagi Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan di Lebanon Selatan
Bagikan