Kuliner

Roemah Koffie Rayakan Budaya Kopi Tanah Air lewat 'Rediscover Indonesia in Every Cup'

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 12 Februari 2025
Roemah Koffie Rayakan Budaya Kopi Tanah Air lewat 'Rediscover Indonesia in Every Cup'

Roemah Koffie hadirkan biji kopi dengan nama unik sesuai dengan lagu daerah asalnya.(foto: Dok Roemah Koffie)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - INDONESIA punya budaya kopi yang tak terpisahkan dengan tradisi masyarakatnya. Kopi bukan sekadar minuman, melainkan juga simbol identitas budaya dan interaksi sosial.

“Kopi mencerminkan sejarah panjang dalam mempertahankan hubungan sosial dan simbol identitas budaya masyarakat tertentu,” ujar CEO of Roemah Koffie Felix TJ dalam keterangan resmi yang diterima Merahputih.com.

Dengan mengambil semangat budaya kopi Tanah Air, Roemah Koffie sebagai jenama kopi lokal mengambil langkah inovatif dengan menghadirkan kampanye Rediscover Indonesia in Every Cup di 2025 ini. Lewat kampanye ini, Roemah Koffie mengajak masyarakat untuk menikmati kopi premium dari berbagai daerah sekaligus mengenal lebih dalam budaya lokal yang melatarbelakanginya melalui secangkir kopi.

Kampanye ini juga menjadi sebuah perayaan akan kekayaan budaya Tanah Air dalam secangkir kopi. Kekayaan budaya di balik kopi-kopi Nusantara, kata Felix, menjadi inspirasi utama produk-produk Roemah Koffie.

Baca juga:

Dukung Ekosistem Kopi, Roemah Koffie Sukses Gelar 'Latte Art Competition 2024'



Roemah Koffie menjelajahi berbagai daerah penghasil kopi terbaik, seperti Gayo di Aceh, Mandheling di Sumatra Utara, hingga Flores di Nusa Tenggara Timur. Setiap daerah tak hanya menawarkan kualitas kopi unggulan, tetapi juga cerita budaya yang kaya. Di tanah Gayo, misalnya, kopi dianggap sebagai bagian dari perjalanan spiritual. Proses menanam dan memanen kopi sering kali dilakukan dengan doa dan keyakinan akan izin Tuhan. Oleh karena itu, beberapa petani hanya akan menanam atau memanen kopi jika merasa sudah mendapat izin dari Tuhan.


Kisah-kisah budaya seperti itulah, menurut Felix, yang ingin diperkenalkan Roemah Koffie lewat produk-produk mereka. “Budaya-budaya yang unik inilah yang kami rasa perlu diangkat dan diperkenalkan kepada dunia,” jelasnya.

Dengan manis, Roemah Koffie mengenalkan budaya Tanah Air tersebut lewat judul lagu yang dijadikan nama biji kopi produksi mereka, seperti:


  • Rambadia dari Bener Meriah, Aceh
  • Cublak Suweng dari Temanggung, Jawa Tengah
  • Tondiku dari Lintong Nihuta, Sumatra Utara
  • Kembanglah Bungo dari Kerinci, Jambi
  • Anak Daro dari Kerinci, Jambi
  • Laruik Sanjo dari Kerinci Jambi
  • Jaranan dari Temanggung, Jawa Barat
  • Bubuy Bulan dari Mekarwangi, Jawa Barat
  • Bolelebo dari Flores, Nusa Tenggara Timur


Felix menjelaskan pemilihan nama ini bertujuan mengangkat lagu-lagu tradisional yang memiliki makna mendalam, sekaligus membuat pengalaman minum kopi menjadi lebih berkesan. Tak hanya itu, kisah di balik lagu-lagu ini juga akan diperkenalkan melalui video animasi sebagai bagian dari kampanye. Ini menjadi cara unik Roemah Koffie untuk memadukan tradisi dan inovasi. Dengan tagline ‘rediscover Indonesia in every cup’, Roemah Koffie mengemas pelestarian budaya dengan cara yang menyenangkan dan relevan bagi generasi muda.

Roemah Koffie juga berharap kampanye ini dapat menginspirasi masyarakat untuk lebih menghargai budaya Indonesia yang beragam, sembari menikmati kopi premium dengan kualitas terbaik.

“Budaya Nusantara kaya akan filosofi dan tradisi yang unik. Kami ingin mengangkatnya melalui kopi, sehingga setiap cangkir memiliki cerita,” tutup Felix.(*)

Baca juga:

Roemah Koffie Perkenalkan 'Selected Beans' Kenduri di Yummy Expo 2024

#Kopi #Roemah Koffie #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Petugas memilah biji kopi dari kebun kopi Sangga Buana di Kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Berita Foto
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencicipi segelas kopi saat mengunjungi pameran Indonesia Coffee Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Bagikan