Dukung Pendidikan lewat Program CSR, Roemah Koffie Serahkan 20 Komputer ke Sekolah Daerah Penghasil Biji Kopi
Seremoni penyerahan program beasiswa 1.000 Sarjana Pertanian yang diberikan Yayasan JHL Merah Putih Kasih dan Roemah Koffie kepada mitra instansi pendidikan tinggi dari UNDIP dan UNIKA di booth Roemah
MERAHPUTIH.COM - ROEMAH Koffie menggelar program tanggung jawab sosial perusahaan Roemah Koffie CSR: Supporting Education in Coffe Origin dengan membagikan perangkat komputer ke sebuah sekolah di Temanggung. Roemah Koffie menyerahkan 20 perangkat komputer yang diberikan ke Sekolah Menengah Atas (SMA) Bhakti Kaloran Temanggung. Perangkat tesebut diharapkan bisa menyokong kemampuan komputasi peserta didik terhadap teknologi. Bantuan telah disalurkan pada 29 Oktober 2025.
"Kami melakukan ini dengan sepenuh hati kami. Salah satu contohnya yang ada di Temanggung. Karena kami sudah melakukan pembelian sekian tonase di dalam biji kopi mentah di sana, kami lalu memberikan apresiasi kepada teman-teman yang ada di desa sekitar. Bentuknya ialah penyerahan perangkat pendidikan berupa komputer," kata CEO of Roemah Koffie Felix Tj saat ditemui di booth Roemah Koffie, Minggu (2/11).
Baca juga:
Menurut Felix, bantuan pendidikan seperti ini penting dilakukan karena menjadi fondasi penting bagi masa depan kopi Indonesia.
"Roemah Koffie percaya bahwa setiap cangkir kopi yang kita nikmati hari ini dimulai dari pengetahuan dan tangan-tangan muda di ladang. Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan bahwa keberlanjutan kopi Indonesia dimulai dari pendidikan," katanya.(Tka)
Baca juga:
Roemah Koffie Perkenalkan ‘Anak Daro’, Hampers Kopi Eksklusif Pembawa Cerita Minangkabau ke Dunia
Bagikan
Tika Ayu
Berita Terkait
Krisis Guru, Pemkot Solo Siap Rekrut 286 Tenaga Pendidik Kontrak
Tragedi Siswa SD di NTT, Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Belajar dari Tragedi Bocah SD NTT, Anak Cowok Juga Butuh Ruang Aman Bercerita
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Kemiskinan Akar Masalah Siswa SD NTT Bunuh Diri, 1 dari 9 Anak di RI Hidup Miskin
Tragedi Anak di NTT, Komisi VIII DPR Minta Negara Hadir Lindungi Hak Pendidikan
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Siswa Meninggal Karena Tidak Bisa Beli Buku, Tamparan Bagi Dunia Pendidikan
Tali Nilon dan Surat Pendek, Kronologis Kisah Pilu Bocah SD Bunuh Diri Tak Bisa Beli Alat Sekolah di NTT
Guru Pamulang Dipolisikan karena Nasihati Murid, DPR Desak Restorative Justice