Riza Patria Siap Jalani Tantangan Sohibul Iman Ikuti Uji Publik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 30 Januari 2020
Riza Patria Siap Jalani Tantangan Sohibul Iman Ikuti Uji Publik

Anggota DPR RI yang juga calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Partai Gerindra Ahmad Patria Riza, saat menghadiri Rakerda Partai Gerindra di Jakarta, Minggu (26/1/2020) (ANTARA/Laily Rahmawaty)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kandidat calon Wakil Gubernur DKI Jakarta dari Gerindra A Riza Patria mengaku siap mengikuti uji publik (fit and proper test) yang disarankan Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) sebagai proses pemilihan pengganti Sandiaga Uno.

Ia juga menegaskan, dirinya bakal patuh menjalankan semua proses penetapan DKI 2 asalkan sesuai dengan aturan dan mekanisme perundang-undangan.

Baca Juga:

Presiden PKS Setuju Ada Uji Publik dalam Proses Pemilihan Wagub DKI

"Apakah uji publik apakah uji kepatutan fit and proper test, apa pun, kita harus siap," kata Riza Patria saat dikonfirmasi, Kamis (30/1).

Presiden Partai Keadilan Sejahtera Mohamad Sohibul Iman saat menyambangi cafe milik Calon Wakil Gubernur DKI Nurmansjah Lubis, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Selasa (28/01/2020). (Hilal/PKSFoto)
Presiden Partai Keadilan Sejahtera Mohamad Sohibul Iman saat menyambangi cafe milik Calon Wakil Gubernur DKI Nurmansjah Lubis, Bendungan Hilir, Jakarta Pusat, Selasa (28/01/2020). (Hilal/PKSFoto)

Menurut dia, uji publik atau uji kepatutan dan kelayakan merupakan hal yang baik agar warga DKI dapat menilai sosok yang nantinya akan mendampingi Gubernur Anies dalam menjalankan roda pemerintahan Jakarta.

"Saya kira itu sesuatu baik. Karena kan perlu diketahui secara detail jelas terbuka," tuturnya.

Baca Juga:

Cawagub DKI dari PKS Akui Belum Pernah Bertemu Anies

Seperti diketahui, Presiden PKS Mohamad Sohibul Iman menyarankan ada uji publik untuk calon wakil gubernur (cawagub) DKI Jakarta.

Sohibul melanjutkan bahwa dirinya sering menyampaikan bila pejabat publik pada hakikatnya merupakan seseorang yang harus siap dikuliti.

"Uji publik itu ide yang sangat bagus. Cawagub tidak boleh seperti kucing dalam karung. Harus terbuka," kata dia saat mengunjungi kedai kopi milik cawagub dari PKS, Nurmansjah Lubis atau yang akrab disapa Bang Ancah, di Jakarta, Selasa (28/1/) lalu. (Asp)

Baca Juga:

Presiden PKS Berharap Pemilihan Wagub DKI Berjalan Fair Play

#PKS #Wakil Gubernur DKI Jakarta #Gerindra
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
setiap warga negara, termasuk mantan presiden, memiliki hak politik yang sama.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Gerindra Ogah Kometari Mendalam Soal Jokowi Pamer KTA PSI
Indonesia
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
salah satu persoalan yang perlu diperjelas adalah siapa yang bertanggung jawab terhadap aset setelah dilakukan penyitaan maupun perampasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
PKS Tidak Ingin Buru-Buru Bahas RUU Perampasan Aset, Banyak Persoalan Harus Diperjelas
Indonesia
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Sugiono menyatakan bakal ada pertemuan lanjutan antara ketua-ketua umum partai koalisi pemerintah untuk menentukan keputusan yang diambil bersama.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Setuju Parliamentary Threshold 5 Persen
Indonesia
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Partai Koalisi Pemerintahan Prabowo Subianto sepakat mengusulkan ambang batas parlemen 5 persen dalam revisi UU Pemilu. Simak poin kesepakatan koalisi di sini!
Wisnu Cipto - Rabu, 16 September 2026
Gerindra Klaim Partai Koalisi Prabowo Solid, Sepakat Ambang Batas Parlemen 5%
Indonesia
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia Adi Prayitno menilai manuver AHY jadi sinyal instabilitas politik di koalisi Prabowo.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Adi Prayitno Baca Gejala Sinyal Keretakan di Koalisi Prabowo
Indonesia
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Wasekjen Partai Gerindra Kawendra Lukistian menegaskan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berjalan berdasarkan konstitusi dan mandat rakyat yang sah.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Gerindra Bantah Ketum Projo Budi Arie, Sebut Analogi Patahan Sejarah Ahistoris
Indonesia
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Dasco mengatakan Gerindra tidak hanya mencermati survei SMRC, tetapi juga hasil survei dari lembaga lain yang dipublikasikan ke publik.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Gerindra akan Kaji Hasil Survei SMRC, Jadikan Masukan bagi Pemerintah
Indonesia
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Mandat utama BI yakni menjaga kestabilan nilai rupiah dan mengendalikan inflasi.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Gubernur Baru BI Diminta Kembalikan Fokus Bank Sentral pada Stabilitas Rupiah
Indonesia
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Prabowo selama ini selalu memberikan Gibran ruang untuk bekerja.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Gerindra Sebut Presiden Prabowo dan Gibran Saling Melengkapi, Jangan Dramatisasi
Indonesia
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Wakil Gubernur DKI menegaskan Jakarta harus menjadi ruang publik yang inklusif, terbuka bagi diskusi, dan menjamin kebebasan masyarakat berpendapat.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 18 Juli 2026
Rano Karno Tegaskan Jakarta Harus Jadi Ruang Aman untuk Berdiskusi dan Menyampaikan Pendapat
Bagikan