Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Risma Klaim Ditangannya Perekonomian Surabaya Membaik

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 06 September 2016
Risma Klaim Ditangannya Perekonomian Surabaya Membaik

Tri Risma Maharani saat di Sekolah Partai Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah Pilkada Serentak Tahun 2017, Tapos Depok, Selasa (6/9). (Foto: MerahPutih/Noer Ardiansjah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Politik- Dalam lanjutan Sekolah Partai Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah PDIP, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini mengklaim di masa kepemimpinannya perekonomian kota Surabaya kian membaik.

"Dulu itu, di Surabaya ada 163 kelurahan. Saat saya masuk, kemudian saya kecilkan karena kurang efektif dan memboroskan anggaran. Jadi, saya buat 154 kelurahan," kata Risma di Wisma Kinasih, Tapos, Depok, Jawa Barat, Selasa (6/9).

Dihadapan ratusan kader dan sang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Risma juga membeberkan anggaran yang berhasil ia hematkan dari sejumlah pemangkasan di beberapa institusi. "Dulu pengeluarannya mencapai Rp145 juta. Dan sekarang menjadi Rp100 juta," jelas Risma.

Selain itu, Risma menambahkan dari sektor pariwisata, Surabaya mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Dan itu semua Risma mulai dengan mengubah gaya hidup masyarakat yang tinggal di daerah pesisir pantai.

"Sudah kami buatkan jembatan dan kami rapihkan beberapa lokasi bersama warga. Dulu mungkin di Surabaya, orang kaya malas datang karena ecek-ecek tapi sekarang sudah berubah, orang-orang kaya mulai berdatangan," tambah Risma yang disusul riuh tepuk tangan kader PDIP.

"Dan ini semua telah berhasil mengubah taraf ekonomi warga sekitar, contohnya yang tadinya menjual ikan asap meraup keuntungan Rp75.000/hari sekarang Rp150.000/hari. Sewa perahu wisata yang tadinya Rp 50.000/hari, sekarang Rp 150.000/hari," tutupnya. (Ard)

BACA JUGA:

  1. Dihadapan Ratusan Kader PDIP, Megawati Puji Risma
  2. Waw! Risma Buka-bukaan di Sekolah Partai Kepala Daerah
  3. PDI Perjuangan Masih Gamang Usung Risma
  4. Ketua Gerak Indonesia Minta Megawati Dengar Suara Rakyat Soal Risma
  5. Warga Lenteng Agung Gelar Lomba Panjat Pinang untuk Dukung Risma di Pilgub DKI
#PDIP #Sekolah Calon Kepala Daerah PDIP #Tri Rismaharini
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Dalam merefleksikan jalannya sejarah masa lalu, PDIP berkomitmen mendorong agar iklim perpolitikan Tanah Air menjunjung tinggi nilai peradaban.
Dwi Astarini - Rabu, 22 Juli 2026
Refleksi Kudatuli, PDIP Serukan Dukungan untuk Pers yang Bebas dan Hukum tak Tebang Pilih
Indonesia
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Menyebut sejarah mungkin tidak pernah berulang secara persis, tapi polanya sering kali memiliki irama yang senada (rhyme).
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
30 Tahun Kudatuli, Prof Sukidi Ajak Publik Berani Bersuara
Indonesia
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Sebagai bagian dari upaya penghilangan pengaruh Sukarno oleh penguasa.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Catatan Jurnalis saat Peristiwa Kudatuli: Sensor Ketat Militer dan Larangan Nama Megawati Soekarnoputri
Indonesia
PDIP Tagih Jawaban BGN soal Data Kader Diduga Ikut Proyek MBG
PDIP kirim surat setelah adanya pernyataan dari petinggi BGN yang menyebut hampir seluruh partai politik terlibat dalam pengadaan melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Frengky Aruan - Minggu, 19 Juli 2026
PDIP Tagih Jawaban BGN soal Data Kader Diduga Ikut Proyek MBG
Indonesia
BBHAR PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik terkait Tudingan Kerusuhan Agustus
Gugatan tersebut diajukan setelah pihaknya terlebih dahulu menempuh mekanisme penyelesaian sengketa pers melalui Dewan Pers.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
BBHAR PDIP Gugat Zulfan Lindan dan Total Politik terkait Tudingan Kerusuhan Agustus
Indonesia
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jadi Tersangka, PDIP: kalau OTT, ya Langsung Dipecat
Ketua DPP PDIP Deddy Sitorus mengatakan partainya memiliki aturan yang jelas terhadap kader yang tertangkap melalui OTT.
Dwi Astarini - Minggu, 12 Juli 2026
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Jadi Tersangka, PDIP: kalau OTT, ya Langsung Dipecat
Indonesia
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Partai politik yang berada di barisan pemerintah menghormati semua pendapat dan pandangan yang berbeda. Karena itu, dia menilai posisi PDIP sebaiknya harus jelas.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Puan Tegaskan Sikap PDIP Tidak Abu-Abu, Jelas!
Indonesia
PDIP Ogah Komentari soal Target Besar Jokowi untuk PSI, tak Mau Campuri Rumah Tangga Partai Lain
PDIP tidak akan ikut mengomentari ataupun mencampuri urusan internal partai politik lain.
Dwi Astarini - Senin, 29 Juni 2026
PDIP Ogah Komentari soal Target Besar Jokowi untuk PSI, tak Mau Campuri Rumah Tangga Partai Lain
Indonesia
PKB Tepis Tudingan Deddy Sitorus PDIP, Sebut Koalisi Kompak dan Solid
Partai-partai yang tergabung dalam koalisi saat ini tengah bekerja keras untuk memastikan berbagai program pemerintah berjalan sesuai harapan masyarakat.
Dwi Astarini - Selasa, 23 Juni 2026
PKB Tepis Tudingan Deddy Sitorus PDIP, Sebut Koalisi Kompak dan Solid
Indonesia
PDIP Tanggapi Isu Mahasiswa UBK Terima Uang, Singgung Peran Gibran
PDIP menyoroti dugaan mahasiswa UBK yang menerima uang usai bertemu Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
PDIP Tanggapi Isu Mahasiswa UBK Terima Uang, Singgung Peran Gibran
Bagikan