Ribuan Personel TNI-Polri Bersihkan Puing Sisa Gempa Cianjur

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 09 Desember 2022
Ribuan Personel TNI-Polri Bersihkan Puing Sisa Gempa Cianjur

Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana didampingi Danrem Surya Kencana Bogor Brigjen Rudy Saladin. (Foto: MP/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kapolda Jawa Barat Irjen Suntana didampingi Danrem Surya Kencana Bogor Brigjen Rudy Saladin mempimpin apel gabungan recovery pasca terjadinya gempa bumi di Lapangan Stadion Badak Putih Cianjur, Jumat, (9/12).

Suntana mengatakan, TNI-Polri membantu masyarakat untuk membersihkan puing puing bangunan pasca gempa.

Baca Juga:

Gempa Cianjur Disebabkan Sesar Cugenang

"Untuk pembersihan puing-puing ini Polri mengerahkan ribuan personel baik dari Mabes Polri, Polda Jawa Barat maupun Polres Cianjur," kata Suntana dalam keterangan tertulisnya.

Menurut Suntana, Jumat (9/12) dilaksanakan pembersihan di 20 titik. Pembersihan puing-puing juga akan dibantu dari Satpol PP dan PUPR bersama-sama dengan warga masyarakat serta relawan.

"Mereka semua akan membantu bersama TNI Polri membersihkan puing puing di lingkungan rumah warga yang mengalami kerusakan ringan sedang maupun rusak berat," katanya.

Suntana pun berharap dengan adanya bantuan dari TNI maupun Polri, serta pemerintah daerah bisa mempercepat untuk proses pemulihan.

Pada kegiatan pembersihan puing-puing hari ini, digunakan empat alat berat escavator dan 12 kendaraan truk untuk mengangkut proses puing-puing yang nanti akan dipindahkan.

Hal ini dilakukan guna mempercepat proses pemulihan pembersihan puing-puing.

"Pada pembersihan puing-puing tersebut, harus ada persetujuan dari pemilik rumah," kata mantan Kapolda Lampung ini.

Sementara itu, Kepala BNPB Suharyanto menyerahkan bantuan Dana Stimulan kepada warga Desa Nagrak, Kecamatan Cianjur, yang terdampak gempabumi M 5.6 Cianjur, Jumat (9/12).

Penyerahan itu dilakukan secara simbolis di Desa Nagrak kepada perwakilan warga pemilik rumah rusak sesuai kriteria masing-masing.

Baca Juga:

Nilai Bantuan Renovasi Rumah Warga Korban Gempa Cianjur Bertambah

Dana Stimulan itu diprioritaskan 100 persen untuk membangun rumah. Pemerintah melarang penggunaan Dana Stimulan dipakai untuk hal di luar itu.

“Bahwa penggunaan dana Stimulan ini harus betul-betul untuk membangun rumah,” kata Suharyanto.

Suharyanto menerangkan bahwa rumah yang dibangun nantinya agar disesuaikan dengan rekomendasi dari Kementerian PUPR, yakni rumah tahan gempabumi.

Sebab, wilayah Cianjur merupakan daerah yang rawan dengan gempabumi dan berada di zona merah.

“Nanti konstruksinya bagaimana dapat melihat apa yang direkomendasikan oleh Kementerian PUPR. Rumah tahan gempabumi,” jelas Suharyanto.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Kedeputian Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BNPB, rumah rusak di Desa Nagrak tercatat ada sebanyak 647 unit.

Adapun bagi warga yang memiliki rumah rusak ringan diberikan Dana Stimulan sebesar Rp 15 juta, rumah rusak sedang Rp 30 juta dan Rp 60 juta bagi pemilik rumah rusak berat. Dana tersebut akan disalurkan secara bertahap melalui rekening Bank Mandiri.

Sementara dana yang disalurkan tersebut adalah sebesar 40 persen yang sisanya akan ditransfer bertahap. Hal itu dilakukan untuk mencegah terjadinya penggunaan Dana Stimulan tidak sesuai aturannya. (Knu)

Baca Juga:

Jokowi Libatkan TNI-Polri Bangun Rumah Warga Korban Gempa Cianjur yang Rusak

#Gempa #Cianjur
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Gempa Laut Sulawesi Magnitudo 7,7 Picu Tsunami Mikro, Warga Jangan Nekat Mendekat Pelabuhan
Meskipun bersumber dari zona non-megathrust, kekuatan guncangan raksasa tersebut tetap menyebabkan deformasi batuan bawah laut secara signifikan
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Juni 2026
Gempa Laut Sulawesi Magnitudo 7,7 Picu Tsunami Mikro, Warga Jangan Nekat Mendekat Pelabuhan
Indonesia
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
pusat gempa itu berada di laut pada kedalaman 91 kilometer sebelah timur laut Pulau Puah.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Wilayah Kabupaten Banggai
Dunia
Gempa Jepang M 7,4 Guncang Timur Laut, Tsunami Diperkirakan Segera Tiba
Gempa Jepang magnitudo 7,4 mengguncang 20 April 2026 dan memicu tsunami hingga 3 meter. Warga pesisir Aomori dan Iwate dievakuasi segera.
ImanK - Senin, 20 April 2026
Gempa Jepang M 7,4 Guncang Timur Laut, Tsunami Diperkirakan Segera Tiba
Dunia
Layanan Kereta Cepat Disetop, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi Antisipasi Tsunami
Jepang menangguhkan operasional layanan kereta cepat (Shinkansen) antara Tokyo dan Prefektur Aomori menyusul gempa besar sore tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Layanan Kereta Cepat Disetop, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi Antisipasi Tsunami
Dunia
Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako
Gempa terjadi pukul 16.53 dengan kedalaman sekitar 10 kilometer, berpusat di perairan dekat Prefektur Iwate.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako
Dunia
Gempa M7,5 Guncang Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami Setinggi 3 Meter
Gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang Jepang utara, Senin (20/4). JMA keluarkan peringatan tsunami hingga 3 meter di Iwate, Aomori, dan Hokkaido.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Gempa M7,5 Guncang Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami Setinggi 3 Meter
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulut dan Malut. Presiden Prabowo menegaskan penyelamatan warga jadi prioritas utama dalam penanganan bencana.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, Prabowo: Penyelamatan Warga Prioritas
Indonesia
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Gempa magnitudo 7,6 mengguncang Sulawesi Utara dan Maluku Utara. BNPB bergerak cepat kirim tim, siapkan evakuasi dan bantuan bagi warga terdampak.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 April 2026
Gempa M 7,6 Guncang Sulut-Malut, BNPB Gerak Cepat Kirim Tim dan Siapkan Evakuasi
Indonesia
Sembilan Sensor Tsunami Maluku Utara dan Sulawesi Utara Berfungsi Normal Usai Gempa Mgnitudo 7,6
Peringatan dini kedua menyusul delapan menit kemudian untuk memperbarui status ancaman
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 April 2026
Sembilan Sensor Tsunami Maluku Utara dan Sulawesi Utara Berfungsi Normal Usai Gempa Mgnitudo 7,6
Indonesia
BMKG Kerahkan Tim Pemetaan Makroseismik Cek Dampak Kerusakan Gempa Magnitudo 7,6
Pemetaan makroseismik dilakukan untuk mengetahui sebaran kerusakan akibat gempa, sedangkan mikroseismik digunakan untuk memonitor gempa susulan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 April 2026
 BMKG Kerahkan Tim Pemetaan Makroseismik Cek Dampak Kerusakan Gempa Magnitudo 7,6
Bagikan