Ribuan Pelampung Dikirim ke Pulau Seribu Hadapi Potensi Bencana Cuaca Ekstrem

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Januari 2025
Ribuan Pelampung Dikirim ke Pulau Seribu Hadapi Potensi Bencana Cuaca Ekstrem

Pemantauan cuaca di BMKG. (Foto: Dok. BMKG)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengirimkan sebanyak 1.000 rompi pelampung ke Kepulauan Seribu sebagai persiapan menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah tersebut.

Langkah ini bagian dari komitmen BPBD untuk memastikan keselamatan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan bencana, terutama yang berkaitan dengan kondisi cuaca ekstrem dan banjir.

Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pentingnya inisiatif ini sebagai upaya untuk melindungi warga dan wisatawan yang berada di Kepulauan Seribu.

"Dengan adanya life jacket ini, kami berharap dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan meminimalisir risiko yang mungkin terjadi saat bencana. Pesan kami agar sarpras tersebut dirawat," kata Isnawa di Jakarta, pada Selasa (14/1).

Baca juga:

Pemerintah Didesak Siapkan Tim Cepat Tanggap Darurat Cuaca Ekstrem

Ia menyampaikan, BPBD DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana melalui berbagai program pelatihan dan penyediaan peralatan pendukung.

"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi informasi serta instruksi dari BPBD terkait situasi cuaca dan potensi bencana," tuturnya.

Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta juga telah menyiapkan sarana prasarana mitigasi dan penanggulangan bencana yang ditempatkan di Posko BPBD Kepulauan Seribu pada 22 Desember 2024 lalu.

Rinciannya, 106 life jackets, enam perlengkapan perahu karet, enam unit perahu dayung, dua unit perahu polytheyn, dua unit perahu PE 3, satu buah tenda pengungsi, dua buah tenda posko, satu buah tangga alumunium, empat buah tali goni, dua unit perahu karet, 19 buah velbed, dua unit tangki bensin 24 liter dan satu buah selang mopel.

Baca juga:

Jurus Pemprov Jakarta Atasi Lonjakan Harga Cabai Akibat Cuaca Ekstrem

Selain itu disiapkan satu unit mesin perahu 30 PK, satu unit AC split, satu set toolhand socket, tujuh buah kabel roll, satu set isko tool, satu buah gerinda, enam buah lampu bohlam, 10 buah terpal, 80 buah selimut, dua rol kabel tembaga 50m, satu unit genset Yamaha ET 950, satu buah mesin las, satu buah bor, satu set toolkit listrik, satu unit genset dan satu paket perlengkapan makan.

Kemudian 30 unit kipas angin, enam buah pallet, satu unit alkon, enam buah dayung lipat, satu buah mata bor, 12 buah fitting lampu, tiga buah mata potong gerinda, satu buah linggis, satu buah troli, sembilan lembar puzzle hitam dan dua buah papan titik kumpul. (Asp)

#Cuaca Ekstrem #Kepulauan Seribu #BPBD DKI Jakarta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
Cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali pada 21 sampai 27 Januari.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
Indonesia
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan banjir, tanah longsor, serta angin kencang, puting beliung, maupun hujan es, di seluruh 29 kabupaten dan sembilan kota di Jawa Timur, kata Kepala Stasiun Meteorologi Kelas I Juanda Sidoarjo Taufiq Hermawan
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Indonesia
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Beberapa wilayah di Bali berpeluang alami bencana hidrometeorologi.
Frengky Aruan - Rabu, 21 Januari 2026
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Indonesia
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyiapkan kebijakan WFH dan PJJ di tengah cuaca ekstrem. Hal itu dinilai sebagai langkah darurat.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Indonesia
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
BPBD DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem hingga 27 Januari 2026. BMKG memprediksi hujan ringan hingga lebat berpotensi memicu banjir.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 21 Januari 2026
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
Indonesia
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
BMKG mengimbau pemerintah daerah dan masyarakat setempat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir, genangan, dan tanah longsor
Wisnu Cipto - Rabu, 21 Januari 2026
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
Indonesia
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
BPBD DKI Jakarta melanjutkan Operasi Modifikasi Cuaca hari keempat sebagai mitigasi cuaca ekstrem. Penyemaian awan dilakukan di laut dan wilayah selatan Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Indonesia
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
BPBD DKI Jakarta menyiapkan anggaran Rp 31 miliar untuk Operasi Modifikasi Cuaca sepanjang 2026 guna mengantisipasi cuaca ekstrem dan menekan polusi udara.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
Indonesia
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
BPBD DKI Jakarta menggelar Operasi Modifikasi Cuaca hingga 22 Januari 2025 untuk menekan dampak cuaca ekstrem dan potensi banjir di Jakarta dan sekitarnya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Januari 2026
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
Indonesia
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Pemprov DKI Jakarta akan melakukan modifikasi cuaca pada 16-22 Januari 2026. Curah hujan diprediksi akan naik selama sepekan ke depan.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari
Bagikan