Ribuan Pelampung Dikirim ke Pulau Seribu Hadapi Potensi Bencana Cuaca Ekstrem
Pemantauan cuaca di BMKG. (Foto: Dok. BMKG)
MerahPutih.com - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengirimkan sebanyak 1.000 rompi pelampung ke Kepulauan Seribu sebagai persiapan menghadapi potensi bencana yang mungkin terjadi di wilayah tersebut.
Langkah ini bagian dari komitmen BPBD untuk memastikan keselamatan dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi kemungkinan bencana, terutama yang berkaitan dengan kondisi cuaca ekstrem dan banjir.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji mengatakan, pentingnya inisiatif ini sebagai upaya untuk melindungi warga dan wisatawan yang berada di Kepulauan Seribu.
"Dengan adanya life jacket ini, kami berharap dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat dan meminimalisir risiko yang mungkin terjadi saat bencana. Pesan kami agar sarpras tersebut dirawat," kata Isnawa di Jakarta, pada Selasa (14/1).
Baca juga:
Pemerintah Didesak Siapkan Tim Cepat Tanggap Darurat Cuaca Ekstrem
Ia menyampaikan, BPBD DKI Jakarta terus berupaya meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan dalam penanggulangan bencana melalui berbagai program pelatihan dan penyediaan peralatan pendukung.
"Masyarakat diimbau untuk tetap waspada dan mematuhi informasi serta instruksi dari BPBD terkait situasi cuaca dan potensi bencana," tuturnya.
Sebelumnya, BPBD DKI Jakarta juga telah menyiapkan sarana prasarana mitigasi dan penanggulangan bencana yang ditempatkan di Posko BPBD Kepulauan Seribu pada 22 Desember 2024 lalu.
Rinciannya, 106 life jackets, enam perlengkapan perahu karet, enam unit perahu dayung, dua unit perahu polytheyn, dua unit perahu PE 3, satu buah tenda pengungsi, dua buah tenda posko, satu buah tangga alumunium, empat buah tali goni, dua unit perahu karet, 19 buah velbed, dua unit tangki bensin 24 liter dan satu buah selang mopel.
Baca juga:
Jurus Pemprov Jakarta Atasi Lonjakan Harga Cabai Akibat Cuaca Ekstrem
Selain itu disiapkan satu unit mesin perahu 30 PK, satu unit AC split, satu set toolhand socket, tujuh buah kabel roll, satu set isko tool, satu buah gerinda, enam buah lampu bohlam, 10 buah terpal, 80 buah selimut, dua rol kabel tembaga 50m, satu unit genset Yamaha ET 950, satu buah mesin las, satu buah bor, satu set toolkit listrik, satu unit genset dan satu paket perlengkapan makan.
Kemudian 30 unit kipas angin, enam buah pallet, satu unit alkon, enam buah dayung lipat, satu buah mata bor, 12 buah fitting lampu, tiga buah mata potong gerinda, satu buah linggis, satu buah troli, sembilan lembar puzzle hitam dan dua buah papan titik kumpul. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
BMKG Minta Masyarakat Jawa Timur Waspada Bencana Hidrometeorologi Dampak Cuaca Ekstrem hingga 30 Januari
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
Jakarta Siaga Cuaca Ekstrem, Pramono Siapkan Kebijakan WFH dan PJJ
Warga Jakarta Diminta Waspada, Potensi Cuaca Ekstrem Mengintai hingga 27 Januari
BMKG Tetapkan Status Siaga Hujan Lebat di 8 Kawasan Pantura Jateng
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Intensifkan Operasi Modifikasi Cuaca
Operasi Modifikasi Cuaca Jalan Setahun Penuh, BPBD DKI Jakarta Anggarkan Rp 31 Miliar
Operasi Modifikasi Cuaca Digelar hingga 22 Januari 2026, BPBD DKI Jakarta Tekan Dampak Banjir
Antisipasi Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Lakukan Operasi Modifikasi Cuaca 16–22 Januari