Ribka Tjiptaning Ajak Kader PDIP Kompak Lawan 'Pengkhianatan' Jokowi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Kamis, 06 Juni 2024
Ribka Tjiptaning Ajak Kader PDIP Kompak Lawan 'Pengkhianatan' Jokowi

Arsip - Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning. Foto: MP/Ponco

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP PDIP Ribka Tjiptaning menilai situasi nasional saat ini di bawah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjukkan gejala terjadinya kolonialisme baru atau neokolonialisme.

Menurut Ribka, gejala bangkitnya neokolonialisme di Indonesia ditandai dengan banyaknya kebijakan pemerintah yang mengarah pada pelemahan demokrasi serta pembungkaman kebebasan.

Ribka mencontohkan pemanggilan Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto oleh Polda Metro Jaya beberapa waktu lalu karena dilaporkan pihak-pihak tertentu. Padahal, pernyataan Hasto yang disoal adalah ketika wawancara di salah satu televisi swasta nasional.

“Kemarin ke persoalan Pak Sekjen (PDIP Hasto Kristiyanto). Saya sedih dan sangat prihatin kalau sekjen partai diperlakukan seperti itu,” kata Ribka dalam diskusi Peringatan Hari Lahir Bung Karno yang digelar di Sekolah Partai PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Kamis (6/6).

Baca juga:

KPK Periksa Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto pada 10 Juni

Atas dasar itu, Ribka berkomunikasi dengan Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat untuk memompa semangat kader partai agar tidak tinggal diam melihat praktik neokolonialisme bercokol kembali di Tanah Air.

“Tadi saya bilang ke Mas Djarot. Mas ini kan yang diundang sayap dan badan partai jadi itu lah pentingnya. Saya sedikit provokasi nih temen-temen sayap dan badan. Jangan cuma jadi sayap ya gitu aja sayap. Makanya partai ini penting adanya badan dan sayap,” tegas Ribka.

Menurut Ribka, Indonesia yang telah melewati badai sejarah reformasi 1998 tidak semestinya kembali ke masa kolonial di mana rakyat diintimidasi dan dikekang dengan berbagai cara oleh penguasa.

“Karena kita mau kembali lagi nih, kita sudah berjuang di masa reformasi, saya juga terlibat waktu itu di PDI jadi ProMega sampai PDI Perjuangan. Tapi ke sini ketika pengkhianatan Jokowi terhadap PDIP sehingga ini harus dikompakan ini badan dan sayap,” tegasnya.

Baca juga:

Hasto Cuma Dicecar 4 Pertanyaan, Kuasa Hukum Bilang Dijerat Pasal Kolonial

“Mumpung ada badan dan sayap buat apa dihadirkan disini. Ini harus diprovokasi, kalo ngga bakal diam saja. Nanti kalau sinyal-sinyal harus bagaimana ini harus kompak. Karena titik-titik kolonialismenya bangkit lagi nih. Hukum-hukum kolonial, neokolonialisme, neo imperialismenya sudah mulai,” tandasnya. (Pon)

#PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Indonesia
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Gagasan Public Pulse 28 sejatinya telah dirintis sejak 2024 sebagai ruang dialektika berkala.
Dwi Astarini - Selasa, 28 Juli 2026
Sambut 1 Abad Sumpah Pemuda, PDIP Luncurkan Wadah Aspirasi Pemuda 'Public Pulse 28'
Bagikan