MerahPutih.com - Presiden Indonesia terpilih periode 2024-2029 Prabowo Subianto memastikan akan membawa kesejahteraan bagi rakyat Indonesia. Hal itu dikatakan Prabowo saat ditanya terkait demokrasi di kepemimpinannya saat menjadi orang nomor satu di Indonesia.
"Itu berarti setia pada prinsip, nilai, cita-cita sebagai seorang patriot. Nilai utama saya adalah kesejahteraan rakyat saya. Rakyatku harus aman, tidak boleh lapar dan harus mempunyai kehidupan yang baik. Itulah impian setiap patriot di setiap negara di dunia," kata Prabowo, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (15/5).
Prabowo menegaskan bahwa fakta pernah bertugas di militer tidak akan mempengaruhi kebijakannya termasuk soal demokrasi di kepemimpinannya.
"Anda tahu, saya sudah keluar dari militer selama mungkin lebih dari 25 tahun. Jadi menurut saya hanya itu yang Anda sebut militeristik, ini tidak relevan, itu tidak ada hubungannya dengan apa pun," tegas Prabowo.
Baca juga:
Prabowo Pede Bisa Capai Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen Dalam 2 Tahun
Terkait demokrasi, Prabowo akui, bahwa masyarakat Indonesia belum menyetujui dirinya menjadi pemimpin Indonesia. Hal itu dapat dilihat dari kekalahannya sebanyak tiga kali di pemilu 2009, 2014, dan 2019.
"Dan soal demokrasi, kenapa tidak bertanya pada masyarakat Indonesia? Saya ikut kontestasi pemilu sudah empat kali dan meminta persetujuan masyarakat Indonesia tiga kali. Mereka tidak memberikan persetujuan saya. Kali ini mereka memberikan persetujuan. Di mana kekhawatiran terhadap demokrasi? Menurut saya, ini adalah dibuat-buat oleh segelintir orang," tuturnya.
Prabowo akan bekerja keras untuk bangsa Indonesia dengan kepercayaan yang sudah diberikan masyarakat kepadanya.
"Jadi saya akan bekerja sangat keras agar tidak mengecewakan rakyatku. Warisan yang ingin kita tinggalkan adalah nama baik, nama baik dalam sejarah negara kita," tambah Prabowo.
Baca juga:
Ia mengatakan keinginannya untuk melayani didasari keikhlasan untuk mensejahterakan rakyat Indonesia. Ia ingin memberikan kontribusinya dengan wawasan dan pengalaman dalam kepemimpinan.
"Saya dibesarkan di banyak negara dan saya melihat banyak dari mereka yang sangat miskin. Dalam hatiku, aku tidak bisa menerima hal itu di zaman sekarang ini. Indonesia anggota G20. Indonesia merupakan negara dengan jumlah penduduk terbesar keempat di dunia. Banyak warga saya yang masih menjalani kehidupan yang sangat, sangat sulit. Dan itulah yang mendorong saya. Saya ingin melakukan bagian saya" tutup Prabowo. (Asp)

