MerahPutih.com - Presiden Joko Widodo meresmikan Waduk Gondang di Desa Gempolan, Kecamatan Kerjo, Kabupaten Karanganyar, Kamis (2/4).
Waduk yang Dibangun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) sejak 2014 itu diharapkan mampu meningkatkan produktivitas hasil panen di sekitar waduk.
Jokowi ditemani Ibu negara, Iriana Jokowi, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono, Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maemon, Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati, dan Bupati Karanganyar Juliyatmono.
"Waduk Gondang ini memiliki daya tampung air sebanyak 9 juta meter kubik. Luas lahan pertanian yang dialiri waduk ini sebanyak 4.680 hektar," ujar Jokowi.
Waduk Gondang, kata dia, ditarget penuh pada September tahun ini. Agar waduk cepat penuh semua pintu air yang mengalir keluar harus ditutup.
"Air Waduk Gondang mengaliri lahan pertanian di dua kabupaten, yakni Sragen dan Karanganyar. Paling banyak Sragen dengan luasa lahan sebanyak 80 persen dan Karanganyar 20 persen," kata dia.
Mantan Wali Kota Solo ini berharap keberadaan waduk baru ini mampu meningkatkan ekonomi warga disekitar dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Petani di Sragen yang biasanya panen setahun dua kali, sekarang bisa panen tiga kali.
"Petani Karanganyar biasanya setahun panen sekali bisa panen dua kali. Kami juga senang waduk ini juga bisa digunakan sebagai tempat wisata, bahan air minum PDAM, dan PLTA," kata dia.
Jokowi menambahkan waduk yang ada sekarang masih belum ideal jika dibandingkan luasan lahan pertanian. Sepanjang 2015 ada 231 waduk se-Indonesia. Selama lima tahun menjabat Presiden RI telah membangun 49 waduk baru.
"Waduk Gondang di Karanganyar, NTT, dan Batam itu yang kita bangun," kata mantan Geburnur DKI Jakarta ini. (Ism)