Kuliner

Rendang Kembali Berdendang di Daerah Asalnya

Zaimul Haq Elfan HabibZaimul Haq Elfan Habib - Kamis, 13 Desember 2018
Rendang Kembali Berdendang di Daerah Asalnya

Rendang makanan khas Minangkabau. (Foto: Royco)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RENDANG kembali berdendang. Makanan populer asal Minangkabau ini selalu berbenah untuk kesejahteraannya. Kali ini pembenahan datang dari daerah asalnya, yakni Pemerintah Kota Payakumbuh, Provinsi Sumatera Barat akan membangun sentra rendang skala industri di samping Pasar Padang Kaduduk, Kecamatan Payakumbuh Utara. Hal ini dilakukan guna mengkristalisasikan ikon "City of Rendang".

"Selama ini kan pengolahan rendang masih tradisional, nah sekarang beralih ke yang modern atau dari skala rumah tangga ke pabrik," jelas Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi usai melakukan kunjungan dengan BBPOM RI dan Wantimpres ke lokasi sentra Randang, seperti dilansir Antara.

Rendang telur. (Foto: Instagram @tariiiiitariiiii)
Rendang telur. (Foto: Instagram@tariiiiitariiiii)

Kepala Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Sumbar Martin Suhendri mengatakan mesin Retouch, selain higienis juga mampu membuat Rendang tahan hingga dua tahun.

"Selama ini hasil olahan tradisional ketahanan randang mungkin paling lama hanya sekitar dua bulan," ujarnya.

Satu unit mesin ini berkapasitas sampai 700 kg Rendang dalam sekali olah. "Mesin ini mampu menampung untuk satu kali olahan sampai 700 kg jadi satu unit sudah cukup banyak untuk mengolah Randang," jelasnya.

BBPOM, kata Martin disini juga memastikan keamanan hasil olahan hingga layak edar. "Jika sudah memiliki izin edar maka akan mudah diterima oleh negara lain untuk pangsa ekspor," tuturnya.

Pihaknya membantu Payakumbuh untuk memastikan cara pembuatan makanan yang baik dan melakukan pembinaan terhadap produk UMKM Randang Payakumbuh agar bisa go internasional.

Rendang daging. (Foto: Instagram @ini_enak)
Rendang daging. (Foto: Instagram@ini_enak)

"Kita pastikan soal registrasi produk di BBPOM sangat mudah dan gratis, jika ada yang bilang sulit itu dipastikan dari calo," ungkapnya.

Sementara itu Wantimpres Kentos Artoko berjanji untuk membantu Pemko Payakumbuh dalam mengembangkan industri rendang ke pemerintah pusat.

"Kita akan sampaikan ini ke presiden dan juga untuk berkunjung ke sentra Rendang Payakumbuh," ujarnya.

Wali Kota Payakumbuh mengatakan Payakumbuh mampu mencapai pertumbuhan ekonomi 6,45 berkat majunya sektor UMKM setempat. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan angka pertumbahan ekonomi secara nasional yakni 5.07 persen.

Industrialisai randang ini memberikan peluang kepada pengusaha untuk ambil peran sebagai ujung tombak pengembangan industri. "Kita hanya sebagai pelayan dan penyedia apa yang dibutuhkan pengusaha, merekalah nanti yang akan menjadi harapan kita," harapnya. (*)

Baca Juga: Rendang Tembus Pasar Amerika Serikat

#Rendang #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Kuliner
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Dengan membawa tema Lokarasa Nusantara, JF3 Food Festival 2026 mengajak kamu menjelajahi cita rasa autentik dari berbagai daerah di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Bertualang Kuliner di JF3 Food Festival 2026, Ada 1.000 Makanan Khas Nusantara
Kuliner
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Studi bersama yang dilakukan peneliti dari Chung-Ang University, Jeju National University, dan World Institute of Kimchi menunjukkan bahwa proporsi warga Korea yang mengaku tidak makan kimchi dalam 24 jam terakhir meningkat hampir dua kali lipat.
Dwi Astarini - Selasa, 25 Agustus 2026
Warga Korea Selatan makin Jarang Makan Kimchi, Gen Z Ternyata Kurang Doyan
Kuliner
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Ia akan menjadi perwakilan Indonesia dalam Hennessy MyWay Global Final yang akan digelar di Prancis.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Putra Galantza Wakili Indonesia di Hennessy MyWay Global Final 2026
Lifestyle
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kopi menjadi pilihan utama masyarakat yang ingin tetap produktif sekaligus menjaga kesehatan.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Kopi Menu Andalan Temani Gaya Hidup Sehat
Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Bagikan