Relawan Bawa Makan Malam untuk Ahok

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Kamis, 11 Mei 2017
Relawan Bawa Makan Malam untuk Ahok

Komunitas Pencinta Ahok di depan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/5). (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Relawan yang tergabung dalam Komunitas Pencinta Ahok mendatangi Markas Korps Brimob, Kelapa Dua, Depok, sembari membawakan makan malam untuk Ahok dan tahanan lainnya.

Salah satu anggota Komunitas Pencinta Ahok, Ria Simbolon mengatakan bahwa kedatangannya sebagai bentuk dukungan moril dan untuk memberikan makan malam terhadap Ahok, juga para tahanan lainnya yang kini mendekam di Mako Brimob.

"Karena bagaimanapun, kami mau merasakan apa yang dirasakan pak Ahok di dalam. Makanya kita bersikeras ke tempat ini dan sekarang kita membawakan makanan buat pak Ahok dan para tahanan di dalam," ujar Ria di depan Mako Brimob, Depok, Jawa Barat, Kamis (11/5).

Ria menjelaskan, saat ini pihaknya sedang melakukan negosiasi kepada petugas kepolisian yang berjaga di Mako Brimob agar dapat diizinkan memberi makanan kepada Ahok.

"Saya tadi sudah berusaha untuk meminta izin kepada bapak Agung (polisi), sekarang lagi negosiasi. Kita akan masuk nanti ke dalam untuk membagikan nasi buat yang ada di dalam. Sengaja kita bawa makanan," ucapnya.

Ia menjelaskan, makanan yang dibawa tersebut tidak hanya diperuntukkan untuk Ahok, tetapi juga untuk tahanan lainnya di Mako Brimob. Ia berharap pihak kepolisian mengizinkan untuk masuk dan memberi makanan ke dalam.

"Untuk orang yang di dalam. Tahanan yang di dalam dan pak Ahok. Ini kita lagi proses negosiasi, mudah-mudahan nanti kita diizinkan. Hanya 15 menit kita minta izin untuk bisa masuk ke dalam," katanya.

Lebih lanjut Ria menuturkan, para relawan ingin memberikan dukungan secara langsung dengan mantan Bupati Belitung Timur itu.

"Bagaimanapun, perasaan kita tidak bisa kita bohongi. Kita tidak bisa sampaikan dengan kata-kata, kita harus melihat langsung," tuturnya.

"Tapi setidaknya niat baik kita ini sekarang kita mau berikan makanan ke sana, kalau tidak boleh, ya sudah kita pulang. Pokoknya kalau sudah diterima, saya cuma minta waktu 15 menit. Kalau sudah kita kasih semua, kita pulang," tandasnya. (Pon)

Baca berita terkait aksi solidaritas untuk Ahok lainnya di: Ahok: Kalau Sayang Sama Saya, Saya Mohon Bubarkan Diri

# Penistaan Agama #Basuki Tjahaja Purnama #Brimob
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Bukit 360 Mandalika Dijaga Ketat! Brimob Siaga Tembaki Drone Liar di Atas Sirkuit
Satgas Antipesawat Nirawak Brimob bersiaga di Bukit 360 Mandalika untuk lumpuhkan drone tanpa izin demi keselamatan MotoGP 2026.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Oktober 2026
Bukit 360 Mandalika Dijaga Ketat! Brimob Siaga Tembaki Drone Liar di Atas Sirkuit
Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk Tangani Karhutla
Polri mengerahkan 300 personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk memperkuat pencegahan, pemadaman, dan penanganan karhutla.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Polri Kerahkan 300 Personel Brimob dari Kaltim dan Bali ke Kalbar untuk Tangani Karhutla
Indonesia
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Tersangka M adalah pengunjung yang tampil melafalkan Surah Ad-Dhuha menggunakan pengeras suara untuk memenangkan tantangan hadiah miras.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Jadi Tersangka, Pemenang Tantangan Ayat dapat Miras di Konser Musik Ancol Tidak Ditahan
Indonesia
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Polda Metro Jaya tetapkan empat tersangka kasus penistaan agama di konser musik Ancol. RES, AK, I, dan M berperan sebagai host, pemberi tantangan, dan pembaca surah.
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Tersangka Penistaan Agama Tantangan Ayat Berhadiah Miras Jadi 4 Orang, Ini Perannya
Indonesia
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Gaya kedua tersangka pun tampak sama-sama memakai topi dengan masker yang menutupi wajah bagian bawah
Wisnu Cipto - Kamis, 13 Agustus 2026
Gaya 2 Tersangka Kasus Hafal Ayat Berhadiah Miras Konser Musik Ancol Saat Masuk Bui
Indonesia
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Harus ada sanksi hukum untuk pihak-pihak yang sengaja membuat tantangan baca surah Alquran berhadian miras, agar ada efek jera.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Fraksi PKS DPRD DKI Kecam Challenge Hafalan Alqurab Berhadiah Miras, Desak Polisi Turun Tangan
Indonesia
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Tindakan tersebut sudah menyakiti perasaan umat beragama khususnya umat Islam.
Dwi Astarini - Rabu, 12 Agustus 2026
Ketua DPRD DKI Kecam Tantangan Hafalan Alquran Berhadiah Miras
Indonesia
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menolak maaf dan memproses hukum panitia The Sounds Project atas dugaan penistaan agama berupa promo miras berkedok hafalan surah
Angga Yudha Pratama - Rabu, 12 Agustus 2026
Pramono Anung Murka, Tutup Pintu Maaf Bagi Pelaku Dugaan Penistaan Agama Promosi Miras Berkedok Hafalan Al-Quran
Indonesia
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Maman Imanul Haq mengecam promosi Newport di The Sounds Project yang menggunakan tantangan hafalan Surah Ad-Dhuha dengan hadiah minuman keras.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2026
Promosi Miras Pakai Tantangan Hafalan Al-Qur’an, Komisi VIII DPR RI: Sangat Tercela!
Bagikan