Rel Lokasi Tabrakan KA Turangga di Bandung Sudah Bisa Dilewati Kereta Lagi

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Sabtu, 06 Januari 2024
Rel Lokasi Tabrakan KA Turangga di Bandung Sudah Bisa Dilewati Kereta Lagi

Petugas melakukan proses evakuasi kecelakaan dua kereta api komersial di jalur petak Stasiun Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/1/2023). (ANTARA/HO-Basarnas Bandung)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - PT Kereta Api Indonesia memastikan per Sabtu (6/1) pukul 06.30 WIB, petak jalan antara Stasiun Haurpugur – Stasiun Cicalengka sudah steril dan dapat dilewati kereta api dengan kecepatan terbatas 20 km per jam. Kereta api pertama yang melintasi jalur tersebut yaitu KA Cikuray ( KA.267) relasi Garut–Pasarsenen pada jam 08:56 WIB.

"Saat ini jalur rel sudah bisa dilalui dengan kecepatan terbatas. Sejumlah perbaikan jalur rel dengan memperkuat tubuh jalan rel terus dilaksanakan agar kereta api dapat beroperasi dengan kecepatan normal kembali," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus, dalam keterangan resmi yang dikutip di Jakarta, Sabtu (6/1).

Baca Juga:

4 Orang Meninggal Dunia Dalam Kecelakaan Kereta Turangga

Jalur rel kembali dibuka setelah proses evakuasi bangkai tabrakan kereta berhasil dilakukan. Dalam proses evakuasi tersebut sekitar 200 personel dikerahkan, terdiri dari tim KAI, KAI Commuter, BTP wilayah Jabar Kemenhub, dan Basarnas

KAI juga menggunakan alat berat berupa 2 unit crane, 6 unit dongkrak elektrik, serta peralatan pendukung alat berat lainnya. Adapun material yang digunakan dalam proses perbaikan jalur tersebut yaitu 100 buah bantalan rel.

"KAI menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya atas kejadian yang tidak diinginkan oleh semua pihak tersebut. KAI dengan pihak-pihak terkait terus melakukan upaya normalisasi jalur agar perjalanan kembali lancar," kata Joni.

Baca Juga:

KAI Minta Maaf Atas Tabrakan Kereta di Bandung

Dikabarkan sebelumnya telah terjadi kecelakaan tabrakan Kereta Api (KA) Turangga Surabaya-Bandung dengan Commuterline atau KA Lokal Bandung Raya pada Jumat (5/1) sekitar pukul 06.00 WIB.

Diinformasikan, sebanyak 4 petugas kereta api meninggal dunia dan sejauh ini tidak ada korban jiwa yang menimpa penumpang. Dari total penumpang KA Turangga sebanyak 287 orang dan KA Commuterline sebanyak 191 penumpang, sebanyak 22 penumpang mengalami luka ringan. (Asp)

Baca Juga:

Daftar Kereta yang Batal Berangkat Imbas Tabrakan KA Turangga

#Kecelakaan Kereta
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL, DPR Dorong Pembangunan Flyover Bekasi tak Bisa Ditunda
DPR mendesak pembangunan flyover Bekasi dipercepat, setelah tragedi KRL vs KA Argo Bromo Anggrek.
Soffi Amira - Jumat, 22 Mei 2026
Kecelakaan Maut KA Argo Bromo vs KRL, DPR Dorong Pembangunan Flyover Bekasi tak Bisa Ditunda
Indonesia
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Terancam pidana penjara paling lama 6 bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Sopir Taksi Green SM Tersangka Tabrakan Kereta Maut Bekasi, Dijerat Pasal Kelalaian UU Lalu Lintas
Indonesia
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri memastikan berkas perkara kasus kecelakaan tabrakan maut kereta di Stasiun Bekasi Timur pada akhir April lalu telah rampung.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Berkas Perkara Tabrakan Kereta Maut Bekasi Rampung, Siapa Tersangkanya?
Indonesia
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Hampir sebulan pasca tabrakan maut KRL dan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Timur, lima korban masih dirawat di rumah sakit.
Wisnu Cipto - Kamis, 21 Mei 2026
Hampir Sebulan Berlalu, 5 Korban Tabrakan Maut Kereta Bekasi Masih Dirawat di RS
Indonesia
KAI Tutup 20 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi, Keselamatan Jadi Prioritas
KAI bersama stakeholder menutup 20 perlintasan sebidang dan meningkatkan keselamatan di ribuan titik lain demi mengurangi risiko kecelakaan kereta api.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
KAI Tutup 20 Perlintasan Sebidang Berisiko Tinggi, Keselamatan Jadi Prioritas
Indonesia
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Keselamatan publik dalam bermobilisasi merupakan isu strategis yang menuntut perhatian serius
Angga Yudha Pratama - Rabu, 13 Mei 2026
Transportasi Indonesia Darurat Kecelakaan, DPR RI Desak Pembentukan Panja Keselamatan Nasional
Indonesia
KAI Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Tunggu Hasil Investigasi KNKT
KAI buka suara soal insiden kecelakaan di Stasiun Bekasi Timur. KAI meminta publik menunggu hasil investigasi KNKT.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
KAI Buka Suara soal Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, Minta Tunggu Hasil Investigasi KNKT
Indonesia
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Layanan klaim, trauma healing, dan Lost and Found korban tabrakan kereta Bekasi Timur tetap dibuka hingga 11 Mei 2026.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
90 Korban Tabrakan Kereta Bekasi Sudah Boleh Pulang dari RS, 17 Masih Dirawat
Indonesia
Polisi belum Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, masih Pendalaman meski sudah Periksa 36 Saksi
Para saksi yang dimintai keterangan yaitu dari kuarga korban, warga di sekitar lokasi kejadian, hingga beberapa petugas perkeretaapian.
Dwi Astarini - Selasa, 05 Mei 2026
Polisi belum Tetapkan Tersangka Kasus Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, masih Pendalaman meski sudah Periksa 36 Saksi
Indonesia
KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama Jadi KA Anggrek, Berlaku Mulai 9 Mei 2026
KA Argo Bromo Anggrek akan berganti nama menjadi KA Anggrek. KAI menjelaskan, filosofi ini merepresentasikan keanggunan hingga keteguhan.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama Jadi KA Anggrek, Berlaku Mulai 9 Mei 2026
Bagikan