MerahPutih.com - Kasus COVID-19 di Jakarta secara total tembus 1 juta lebih. Peningkatan COVID-19 terjadi didorong merebaknya varian baru Omicron.
Hari ini, Selasa (8/2), total keseluruhan warga yang positif COVID-19 mencapai 1.004.469 kasus, sejak awal virus corona masuk di DKI.
Hari ini, terdapat penambahan 10.817 kasus baru. Kasus aktif pada hari ini naik 5.627 kasus. Sehingga, jumlah kasus aktif kini sebanyak 80.162 orang yang masih dirawat atau isolasi.
Baca Juga:
Kasus COVID-19 Menanjak, Yogyakarta Aktifkan Kembali Tim Pemakaman dan Isoter
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan DKI Dwi Oktavia mengatakan, dari jumlah total kasus positif, pasien dinyatakan telah sembuh sebanyak 910.435 dengan tingkat kesembuhan 90,6 persen.
Total ada 13.872 orang meninggal dunia akibat COVID-19 dengan tingkat kematian 1,4 persen.
Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu.
"Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 367.215 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 824.388 per sejuta penduduk," kata Dwi di Jakarta, Selasa (8/2).
Baca Juga:
Ketua Komisi E Minta Anies Segera Kirim Sembako bagi Pasien COVID-19 Isoman
Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 23,1 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 11,4 persen.
WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen.
Dwi meminta masyarakat untuk tetap mendisiplinkan penerapan protokol kesehatan. Mengingat saat ini, varian Omicron telah menyebar luas.
"Upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," ungkap Dwi. (Asp)
Baca Juga:
27 Orang Relawan Erupsi Gunung Semeru dari Kampus Akbara Solo Terpapar COVID-19