Film

Buat Apa Tunda Ketawa Jika Ada Rekomendasi Tayangan Komedi Buat Self-healing

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Jumat, 21 Januari 2022
Buat Apa Tunda Ketawa Jika Ada Rekomendasi Tayangan Komedi Buat Self-healing

Para konten kreator punya caranya sendiri untuk menghibur penonton. (Foto: Unsplash/AQVIEWS)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ISTILAH self-healing sedang ramai digunakan. Secara harafiah, healing memiliki arti penyembuhan, dan kini istilah tersebut dimaknai sebagai kegiatan untuk menyembuhkan diri dari kelelahan atau hal-hal lain yang berkaitan dengan kesehatan mental.

Setiap orang punya cara healing yang berbeda-beda, tergantung pada kebutuhan dan kemampuan. Salah satu kegiatan healing yang mudah dilakukan dan tidak memakan biaya adalah menikmati video komedi yang menghibur. Manfaatnya pun sudah teruji. Menurut penelitian, menyebutkan bahwa komedi bisa menjadi terapi yang menyenangkan untuk mengurangi penat pikiran. Selain itu, semakin sering menonton tayangan komedi, seseorang bisa menjadi lebih rileks dan melihat sesuatu dengan lebih positif.

Untuk menikmati konten komedi, SnackVideo bisa menjadi salah satu platform video pendek yang bisa dilihat. Banyak konten kreator berbakat yang membagikan berbagai macam konten komedi kreatif dan menghibur di SnackVideo, salah satunya Ninis Marsela. Konten kreator yang satu ini mampu membuat konten komedi yang mengocok perut dengan kemasan yang sederhana.

Ia membuat konten-konten yang kebanyakan menunjukkan realita kehidupan di lingkungan rumah tinggalnya. Ia sering berperan menjadi seorang anak SD dan mengikutsertakan anak-anak kecil di lingkungan tempat tinggalnya. Dalam videonya, ia mengangkat tema konflik ringan ala kehidupan anak Sekolah Dasar yang penuh dengan tawa canda. Karena itulah, Ninis populer dan bisa mendapatkan 1,3 juta pengikut di SnackVideo.

Baca juga:

Self Healing di Likupang, Jangan Lupa Mampir ke 5 Wisata Alam Ini

Tayangan Komedi untuk Self Healing
Akun Yully Zhang di SnackVideo. (Foto: Istimewa)

"Awalnya karena saya senang membawakan komedi, terlebih kalau bikin konten sama anak- anak di daerah dekat rumah. Mereka semangat banget, bahkan selalu minta untuk bikin konten bareng. Dari situ respons untuk konten saya pun baik, banyak yang menyukai kontennya dan mengenali saya, bahkan anak-anak muda sekalipun,” kata Ninis berdasarkan keterangan yang diterima, Selasa (18/1).

Selain Ninis, ada juga M Hidayatullah. Pemuda yang satu ini mengemas komedinya dalam bentuk drama ringan, seperti kehidupan di rumah antara ayah dan anak yang sering diakhiri dengan plot twist yang mampu mengundang tawa. Uniknya, kehadiran sang ayah yang turut berakting di dalam kontennya dan begitu menjiwai.

Yang ketiga adalah Yully Zhang. Perempuan yang juga merupakan gamer ini membuat kontennya berdasarkan peristiwa dari kehidupan sehari-hari, seperti kehidupan dalam berpasangan, dubbing dialog yang lucu, hingga konten-konten dengan plot twist.

Baca juga:

3 Tahun Lagi Pariwisata Jadi Penyumbang Devisa Terbesar

Tayangan Komedi untuk Self Healing
Akun Ninis Marsela di SnackVideo. (Foto: Istimewa)

Salah satu konten yang dibuatnya, mengenai kehidupan pasangan suami istri saat melihat tagihan listrik. Dalam video tersebut Yully dan pasangannya menggunakan sound dan melakukan dubbing yang mampu menggugah tawa audiensnya.

“Followers saya banyak yang setia menonton dan menantikan konten-konten yang saya buat. Tentunya saya senang banget, karena memang saya senang hal lucu dan senang menghibur orang lain. Biasanya kalau untuk ide muncul pas lagi nonton sesuatu dan saya ubah jadi hal yang konyol dan lucu,” jelasnya.

Selain Ninis Marsela, M Hidayatullah, dan Yully Zhang, masih banyak lagi konten kreator komedi lainnya di SnackVideo yang menghibur dengan video yang dikemas secara ringan. (and)

Baca juga:

27 September 2015: Hari Pariwisata Sedunia

#Wisata #Januari +62 Bicara Yang Tertunda #SnackVideo #Media Sosial
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

ShowBiz
Voting TikTok Awards 2026 Dibuka, Begini Cara Dukung Kreator Favorit Indonesia
TikTok Awards 2026 resmi diumumkan. Simak cara voting kreator favorit, batas waktu 26 Oktober, dan jadwal TikTok Awards Southeast Asia di Bali.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
Voting TikTok Awards 2026 Dibuka, Begini Cara Dukung Kreator Favorit Indonesia
ShowBiz
TikTok Awards Indonesia 2026: Daftar Nominasi 11 Kategori, Siapa Favoritmu?
TikTok Awards Indonesia 2026 mengumumkan nominasi dalam berbagai kategori kreator. Simak daftar lengkap nominasi dan tema “The Ones Who Spark It”.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Oktober 2026
TikTok Awards Indonesia 2026: Daftar Nominasi 11 Kategori, Siapa Favoritmu?
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Indonesia
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Kawasan wisata Danau Kelimutu sudah kembali beroperasi pascagempa
Angga Yudha Pratama - Senin, 31 Agustus 2026
Pariwisata Flores Tetap Hidup Walau Status Tanggap Darurat Bencana Diperpanjang Pemerintah
Dunia
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Efektivitas larangan penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun di Australia menjadi pertanyaan.
Yusuf Abdillah - Rabu, 26 Agustus 2026
Jumlah Anak Pengguna Media Sosial di Australia Justru Kembali Meningkat Setelah Adanya Larangan
Dunia
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
Selandia Baru telah mengkaji rencana pelarangan media sosial selama lebih dari setahun.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
Selandia Baru Siapkan UU Larangan Medsos untuk Anak di Bawah 16 Tahun, Tutup Akses ke Instagram dan TikTok
ShowBiz
Indonesia Podcast Festival 2026 Resmi Gelar Roadshow di 5 Kota
Pertumbuhan pendengar podcast di Indonesia menunjukkan potensi yang besar.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Indonesia Podcast Festival 2026 Resmi Gelar Roadshow di 5 Kota
Dunia
Meta Disidang di 29 Negara Bagian AS, Bisa Ubah Masa Depan Instagram dan Facebook
Persidangan ini akan menguji tuduhan empat negara bagian tersebut bahwa Meta merancang Facebook dan Instagram agar bersifat adiktif bagi anak-anak dan remaja.
Dwi Astarini - Kamis, 20 Agustus 2026
 Meta Disidang di 29 Negara Bagian AS, Bisa Ubah Masa Depan Instagram dan Facebook
Bagikan