MerahPutih.com - Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta akan melaksanakan rekayasa lalu lintas di kawasan Jalan Raya Bekasi hingga Jalan Raya Cakung-Cilincing, Jakarta Timur pada Kamis (23/7) mulai pukul 15.00 WIB.
Penutupan U-turn akan kembali dilakukan di kawasan Cakung, Babek, dan Jakarta Garden City (JGC) oleh personel Suku Dinas Perhubungan Jakarta Timur dan Jakarta Utara.
Baca juga:
Perbaikan JPO Tendean yang Capai Rp 6 Miliar, Salah Satunya Pakai Dana KLB
Dishub DKI Berlakukan Rekayasa Lalin di Cakung dan Cilincing
Rekayasa lalin diberlakukan juga hari ini untuk mengatasi kemacetan di kawasan Cakung dan Cilincing.
Alhamdulillah semua bisa teratasi. Sebelah kiri maupun kanan kondisinya sudah sangat lancar setelah dilakukan rekayasa lalu lintas dengan penutupan U-turn di Cakung, Babek, dan JGC.
kata Budi, Rabu (22/7)
Dishub DKI mengerahkan sekitar 75 personel yang terdiri dari 30 personel Sudin Perhubungan Jakarta Timur, 30 personel Sudin Perhubungan Jakarta Utara, serta sekitar 15 personel dari tingkat provinsi yang disebar di sejumlah titik.
Selain melakukan pengaturan lalu lintas, petugas juga mengarahkan pengemudi truk menuju Terminal Tanah Merdeka untuk menunggu apabila terjadi antrean menuju depo peti kemas.
Baca juga:
Penyebab Kemacetan di Jalan Raya Cakung-Cilincing
Menurut Budi, kemacetan dipicu oleh penumpukan peti kemas di pelabuhan akibat tingginya volume impor yang tidak diimbangi aktivitas ekspor.
Kondisi tersebut menyebabkan peti kemas menumpuk di pelabuhan maupun depo sehingga memicu antrean panjang truk.
"Kami berharap kapasitas depo Pelindo dapat ditingkatkan dari 65 persen menjadi 75 hingga 80 persen agar tidak terjadi lagi penumpukan peti kemas di depo," tutupnya. (Asp)

