Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Redam Pelemahan Rupiah, Pengamat Tawarkan Empat Langkah Strategis ini

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 11 September 2018
Redam Pelemahan Rupiah, Pengamat Tawarkan Empat Langkah Strategis ini

Ilustrasi (ANTARA FOTO)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pelemahan rupiah berdampak pada kecemasan para investor dan publik tanah air. Ketakutan akan terulangnya kembali krisis ekonomi tahun 1998 menghantui sebagian pengambil kebijakan di Tanah Air.

Bagaimana pemerintah dan para pelaku ekonomi menyikapi pelemahan rupiah terhadap dolar AS sekaligus melakukan langkah strategis untuk meredamnya? Pengamat ekonomi Dr James Adam menawarkan empat langkahyang harus dilakukan untuk mengamankan gelojak nilai tukar rupiah dari dolar AS.

Langkah pertama adalah menggunakan lebih banyak rupiah dalam berbelanja supaya posisi rupiah menjadi lebih kuat, kata anggota International Fund for Agricultural Development (IFAD) untuk program pemberdayaan ekonomi, James Adam di Kupang, Nusa Tenggara Timur.

Pengamat Ekonomi Dr James Adam
Pengamat Ekonomi Dr James Adam (Dok/Antaranews)

Dia mengemukakan hal itu, terkait upaya yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengatasi pelemahan rupiah terhadap dolar Amerika Serikat akhir-akhir ini dan terus menjadi sorotan.

Menurut James Adam, langkah kedua yaitu mengambil langkah strategis dan konkret sudah dilakukan oleh pemerintah dalam hal ini Bank Indonesia.

"Ketiga kita harus cinta rupiah dengan cara menghentikan atau mengurangi belanja barang dengan dolar (kuranai impor)," katanya.

Keempat tidak melakukan investasi di luar negeri yang harus menggunakan mata uang dolar.

Dolar AS dan Rupiah
Rupiah anjlok dan nilai tukar terhadap dolar AS Rp14.825 (ANTARA FOTO)

"Dengan cara itu, transaksi luar negeri kita menurun supaya rupiah menjadi lebih kuat," kata James Adam menjelaskan.

Dosen Universitas Kristen Artha Wacana Kupang ini menambahkan, Indonesia bukan satu-satunya negara yang mengalami pergolakan dolar US saat ini, tetapi berbagai negara juga mengalami hal yang sama.

"Jadi bukan hanya Indonesia. Lihat saja Turki, nilai mata uangnya Lira anjlok sampai 80 persen, begitupun dengan Argentina jatuh hingga 56 persen, lalu Venezuela juga melemah 17 persen, kemudian di Eropa, Inggris yang sempat anjlok hingga 5 persen," katanya.

Menurut James Adam sebagaimana dilansir Antara pemerintah dalam hal ini tidak salah sebab BI yang punya otoritas telah melaksanakan fungsi, hanya saja siklus ekonomi dunia tidak bisa ditekan ataupun di luar kontrol pemerintah.

Meski pemerintah melalui Menteri Keuangan Sri Mulyani dalam keterangannya kepada DPR Senin (10/9) kemarin menyatakan ada dampak positif dibalik pelemahan rupiah, namun perlu diwaspadai agar krisis rupiah tidak berdampak pada kegiatan ekonomi masyarakat sehari-hari.(*)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Suap PLTU Riau-1, KPK Periksa Direktur Perencanaan Korporat PLN

#Pelemahan Rupiah #Dolar AS #Rupiah Anjlok #Kurs Rupiah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Perbandingan menunjukkan posisi sebelumnya berada di level Rp17.936 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Indonesia
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Penguatan IHSG berjalan selaras dengan pergerakan kelompok saham unggulan pada papan utama perdagangan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Juli 2026
Sinyal Hijau Sektor Keuangan, IHSG Melesat Bersama Penguatan Nilai Tukar Rupiah Terhadap Dolar AS
Indonesia
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Ibrahim Assuaibi menambahkan, ancaman gangguan pada perairan penting Teluk berdampak langsung terhadap rantai pasok minyak dunia
Angga Yudha Pratama - Rabu, 22 Juli 2026
Rupiah Loyo Dihantam Konflik AS-Iran, Merosot Tembus Rp17.888 Per Dolar AS
Indonesia
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Penguatan tajam pergerakan indeks melengkapi gairah pasar uang setelah mata uang Garuda turut bergerak menguat
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 Juli 2026
IHSG Hari Ini Menguat 41 Poin, Rupiah Naik Ke Rp17.937 Per Dolar
Indonesia
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS,Sentimen Perang Global Hantam Pasar Keuangan Domestik
Konflik militer terbuka antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran jadi penyebab lonjakan harga minyak mentah dan memperkuat indeks dolar AS
Angga Yudha Pratama - Senin, 20 Juli 2026
Rupiah Amblas Dekati Rp18.000 Per Dolar AS,Sentimen Perang Global Hantam Pasar Keuangan Domestik
Indonesia
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
Langkah intervensi melalui program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) turut menjaga ekspektasi inflasi tetap berada dalam koridor target Bank Indonesia
Angga Yudha Pratama - Kamis, 16 Juli 2026
Dolar AS Akhirnya Tumbang, Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Langsung Melesat Tajam Jelang Rapat Dewan Gubernur BI
Indonesia
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Pembatalan pembukaan Selat Hormuz memicu kekhawatiran datangnya guncangan inflasi jilid baru akibat kenaikan biaya logistik dunia
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Hancur Lebur Tembus Rp18.109 Per Dolar AS Sore Ini akibat Perang Rudal Amerika-Iran
Indonesia
Rupiah Kembali Tunjukan Pelemahan, Berbagai Sentimen Terus Menekan Nilai Tukar
Tukar rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp 18.000 - Rp 18.128 per dolar AS dalam sepekan ke depan.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Rupiah Kembali Tunjukan Pelemahan, Berbagai Sentimen Terus Menekan Nilai Tukar
Indonesia
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Kenaikan harga saham sektor perbankan dan komoditas menjadi motor penggerak utama indeks harga saham gabungan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 10 Juli 2026
IHSG Hari Ini Tembus 5.936, Indeks LQ45 Meroket Ikuti Tren
Indonesia
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Kelompok saham berkapitalisasi besar ikut mendorong laju indeks sektoral berada pada zona hijau
Angga Yudha Pratama - Kamis, 02 Juli 2026
Dolar Amerika Perkasa Tabrak Rupiah, Pergerakan IHSG Kamis Pagi Tawarkan Sedikit Harapan
Bagikan