Rawat Gigi dengan Water Flossing

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Desember 2022
Rawat Gigi dengan Water Flossing

Yuk, jaga kesehatan gigi dan mulut. (Foto: Unsplash/Amir Seilsepour)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ADA beragam cara untuk gigi tampak lebih bersih dan bebas dari masalah, salah satunya dengan water flossing. Metode ini dapat menjangkau area gigi yang sulit dibersihkan sikat gigi, sehingga dinilai lebih efektif dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut.

Mengutip laman Alodokter, water flossing atau bisa juga disebut waterpik merupakan salah satu metode membersihkan gigi dan mulut yang dilakukan dengan cara menyemprotkan air bertekanan. Metode ini menggunakan alat khusus yang disebut water flosser. Tujuan utama dari water flossing adalah membersihkan gigi, terutama di sekitar garis gusi dan sela-sela gigi, dari sisa-sisa makanan yang tidak terangkat ketika menyikat gigi.

Rutin melakukan water flossing juga dapat membantu mencegah bau mulut dan menurunkan risiko penyakit gusi, seperti gingivitis. Kalau kamu tidak nyaman atau merasa ribet flossing dengan benang gigi, penggunaan water flossing bisa jadi solusinya. Metode ini tergolong mudah dilakukan dan dapat membuat mulut terasa segar seperti setelah berkumur.

Baca juga:

Rutin Periksa Gigi Demi Masa Tua

Rawat Gigi dengan Water Flossing
Rutin melakukan water flossing juga dapat membantu mencegah bau mulut dan menurunkan risiko penyakit gusi. (Foto: Unsplash/Lesly Juarez)

Selain itu, water flossing juga cocok digunakan oleh kamu yang memakai behel. Flossing dengan benang gigi dapat membuat benang tersangkut di kawat atau malah menjadi putus. Nah, dengan water flossing, kamu akan lebih mudah membersihkan kotoran di sela-sela behel.

Ada beberapa cara yang dapat kamu ikuti. Pertama, isi water flosser dengan air hangat, lalu hadapkan penyemprot air di depan mulut. Pastikan jugua wajah menghada ke arah wastafel atau lantai kamar mandi agar cipratan air jatuh pada tempatnya. Terakhir, nyalakan water floss dan bersihkan seluruh gigi satu per satu. Fokuskan menyemprot gusi, sela-sela gigi, serta garis antar gusi dan gigi.

Baca juga:

Mencegah Gigi Berlubang pada Anak

Rawat Gigi dengan Water Flossing
Kamu tetap dianjurkan untuk sikat gigi dua kali sehari. (Foto: Unsplash/Diana Polekhina)

Lakukan water flossing setidaknya selama dua menit agar hasilnya lebih maksimal. Kalau sudah selesai, kosongkan air yang tersisa dan bersihkan water flosser untuk mencegah pertumbuhan bakteri.

Water flossing memang bisa menjadi cara yang efektif untuk menjaga kesehatan gigi dan mulut. Hanya saja, untuk mendapatkan kelebihan dari metode ini, kamu perlu mengeluarkan biaya ekstra untuk membelinya. Cara ini juga tidak bisa menghilangkan plak gigi yang sudha membandel.

Selain itu, water flossing tidak bisa menggantikan peran sikat gigi, ya. Kamu tetap dianjurkan menyikat gigi setidaknya dua kali sehari, membersihkan lidah, dan berkumur dengan mouthwash. Jangan lupa juga lakukan pemeriksaan gigi ke dokter setiap enam bulan sekali. (and)

Baca juga:

Jangan Lupa Sikat Gigi ya agar Aman dari Berbagai Penyakit

#Gigi #Perawatan Gigi #Kesehatan #Kesehatan Mulut
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan