Ratusan Siswa Diduga Keracunan MBG di Batam
Tampak luar salah satu dapur SPPG di Kota Batam. ANTARA/Amandine Nadja
MerahPutih.com - Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis masih terus terjadi, Kali ini, 235 siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Batam alami gejala diare usai mengonsumsi makanan dari dapur MBG.
Koordinator Wilayah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Batam, Kepulauan Riau melakukan observasi dengan Pemerintah Kota Batam terkait kasus tersebut.
Korwil SPPG Batam Defri Frenaldi mengatakan, laporan awal menyebutkan sejumlah siswa yang mengeluhkan diare pada Selasa (11/11).
“Belum dapat dipastikan keracunan. Memang kami menerima laporan ada sejumlah anak dengan keluhan diare dari sekolah. Namun tidak ada yang sampai dirawat dan siswa masuk sekolah dan beraktivitas seperti biasa,” ujarnya saat dihubungi di Batam, Jumat.
“Saat ini sedang dilakukan observasi bersama Dinas Kesehatan Batam dan instansi terkait,” tambahnya.
Ia menegaskan laporan tersebut merupakan kejadian pertama di SPPG Bengkong Laut 2.
Sementara itu, Kepala MAN 2 Batam Ernawati menjelaskan kronologi kejadian bermula setelah siswa selesai melaksanakan shalat dan menyantap menu MBG sekitar pukul 12.00 WIB.
“Dari total 648 siswa, sebanyak 235 siswa mengalami diare pada malam hari. Anak-anak aman setelah makan, lanjut belajar lalu pulang. Baru sekitar jam 7-8 malam ada laporan. Yang terdampak sepertiga dari total siswa,” kata dia.
Ia menyebut, dugaan sementara yakni terhadap lauk dendeng balado yang disajikan pada hari itu. Selain dendeng, menu hari itu juga berisi tahu, sayur, dan buah.
Ernawati mengatakan, pihak sekolah sebelumnya pernah meminta agar tidak diberikan lauk berbahan daging karena pernah terjadi masalah serupa.
“Kami sudah request agar tidak ada lauk daging. Mungkin karena terjadi pergantian pimpinan, permintaan itu tidak tersampaikan,” ujarnya.
Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura mengatakan bahwa sampel dari makanan tersebut sedang diuji oleh dinas terkait untuk melihat kelayakan konsumsi.
“Rencananya saya akan ke dapur pada hari Senin pekan depan,” katanya.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
SPPG Jadi Motor Ekonomi Lokal, Cak Imin: Jangan Ada Bahan Impor
DPR Minta SPPG untuk Makan Bergizi Gratis Difungsikan untuk Suplai Makanan Korban Bencana di Sumatra
Surat BGN Terbit, Keracunan Massal Siswa SMPN 1 Blora Ditetapkan Jadi KLB
955 Porsi MBG Ditarik Imbas Keracunan Ratusan Siswa SMPN 1 Blora. Menunya Begini!
Penyuluh Keluarga Bakal Dapat Motor, Tugas Sukseskan MBG Bagi Ibu Hamil dan Menyusui
BGN Gandeng Kelompok Masyarakat dan UMKM untuk Pasok Bahan Baku MBG
Tersiram Minyak Panas, Karyawan SPPG Solo Alami Luka Bakar Serius
Makan Bergizi Gratis Diklaim Tidak Berpengaruh ke Lonjakan Harga Pangan, Kenaikan Akibat Hujan
Dapur MBG Wajib Miliki Ahli Gizi, Hindari Risiko
Ketua BGN Bantah Wakil Ketua DPR Sebut Ahli Gizi tak Diperlukan di SPPG MBG