Ratusan Peziarah Semana Santa Tertahan di Pelabuhan Bolok

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 12 April 2017
Ratusan Peziarah Semana Santa Tertahan di Pelabuhan Bolok

Sejumlah penumpang memasuki kapal ferry yang sedang berlabuh di Pelabuhan Penyeberangan Bolok Kupang, NTT, Selasa (11/4). (ANTARA FOTO/Kornelis Kaha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Sekitar 500 peziarah yang akan mengikuti prosesi Semana Santa di Larantuka tertahan di Pelabuhan Bolok, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

"Ada 500 lebih peziarah yang tidak bisa diangkut. Kami sudah melakukan komunikasi dengan kapten kapal dan petugas Syahbandar tetapi tidak bisa diangkut karena berkaitan dengan keselamatan pelayaran," kata Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda NTT Barthol Badar di Kupang.

Para peziarah yang ditolak itu bukan saja masyarakat umum, tetapi juga utusan dari peroki-peroki, utusan wanita Katolik dan mahasiswa yang memang sudah disiapkan untuk berangkat menggunakan kapal yang disiapkan Pemerintah NTT.

Menurut Barthol, lebih dari 400 peziarah tidak terdaftar dalam rombongan tetapi berkeinginan untuk mengikuti proses Samana Santa di Larantuka, karena mendengar adanya kapal gratis yang disiapkan pemerintah.

Namun Pemerintah NTT tidak bisa mengakomodir semua peziarah karena kapasitas kapal yang disiapkan terbatas.

"Kita siapkan kapal untuk 2.000 peziarah, tetapi yang mau berangkat ke Larantuka lebih dari 2.000 peziarah. Kapal hanya bisa angkut 2.130 orang. Itu pun sudah melebihi," katanya menjelaskan.

Mengenai kemungkinan pelayaran ekstra, ia mengatakan Pemerintah NTT hanya mengalokasikan anggaran untuk dua kapal dan sudah digunakan semuanya.

Kalaupun ada pelayaran ekstra, hanya bisa dilakukan operator Angkutan Sungai, Danau dan Penyeberangan (ASDP), karena tidak digunakan pemerintah untuk mengakut peziarah.

Hanya saja, untuk melakukan pelayaran ekstra merupakan kewenangan operator, tentu dengan mempertimbangkan armada kapal yang tersedia.

Sumber: ANTARA

# Semana Santa #Flores #NTT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter
Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) lima kali erupsi sejak Jumat, 12 Juni pagi sampai siang WITA.
Frengky Aruan - Jumat, 12 Juni 2026
Gunung Lewotobi Laki-laki 5 Kali Erupsi Jumat, 12 Juni Pagi hingga Siang, Tinggi Letusan Sampai 1.000 Meter
Indonesia
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Hasil pengembangan dari kasus pencurian Komodo yang terjadi pada 2025
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sindikat Internasional Penyelundupan Komodo dari NTT ke Thailand Terbongkar
Kuliner
Asal Usul Roti Kompiang, Kuliner Ikonis Flores yang Terinspirasi dari Sosok Pahlawan Tionghoa
Roti kompiang menyimpan cerita panjang tentang perjalanan budaya hingga akhirnya tiba di Nusa Tenggara Timur.
Dwi Astarini - Rabu, 11 Maret 2026
Asal Usul Roti Kompiang, Kuliner Ikonis Flores yang Terinspirasi dari Sosok Pahlawan Tionghoa
Indonesia
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Kasus YBR sebagai bukti rapuhnya perlindungan negara terhadap anak-anak di pelosok kawasan 3 T yang perlunya penanganan khusus dan darurat.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Tragedi Siswa SD di NTT,  Pendidikan Kawasan 3T Harus Jadi Prioritas Nasional
Indonesia
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Psikolog Mira Pane menilai surat YBR bukan hanya pesan pribadi, melainkan simbol penderitaan anak-anak Indonesia yang kehilangan harapan akibat kemiskinan.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Nyawa Melayang Tak Mampu Beli Buku, Surat Perpisahan YBR Simbol Nestapa Anak Miskin
Lainnya
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Mensesneg mengaku telah berkoordinasi dengan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Sosial Saifullah Yusuf, dan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti untuk merumuskan langkah preventif.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 Februari 2026
Bocah SD NTT Bunuh Diri, Mensesneg Prasetyo Hadi 'Warning' Aparat Desa
Indonesia
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Ketidakmampuan orang tua memenuhi kebutuhan dasar pendidikan anak merupakan teguran bagi negara.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Siswa SD Tak Mampu Beli Buku Bunuh Diri, Ketua DPR: Biaya Pendidikan Bukan Cuma Sekolah Gratis
Indonesia
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Polda NTT menangani kasus bunuh diri siswa kelas IV SD di Kabupaten Ngada. Kapolda NTT mengirim tim konselor untuk mendampingi keluarga korban.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Polda NTT Kirim Konselor Dampingi Keluarga Siswa SD yang Bunuh Diri di Ngada
Indonesia
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Berdasarkan Data BPS, angka kemiskinan ekstrem di NTT masih tinggi, mencapai lebih dari 14 persen pada 2025, jauh di atas rata-rata nasional sekitar 9,4 persen.
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tak Bisa Beli Buku Bunuh Diri di NTT Potret Hitam Dunia Pendidikan
Indonesia
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Kasus bunuh diri siswa SD berinisial YBS (10) di Kabupaten Ngada, NTT, yang diduga dipicu karena tidak mampu membeli buku dan alat tulis menjadi sorotan
Wisnu Cipto - Rabu, 04 Februari 2026
Bocah SD Tidak Bisa Beli Buku Bunuh Diri Alarm Hilangnya Tanggung Jawab Sosial
Bagikan