MerahPutih Nasional- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik Polri di Mabes Polri terkait kasus dugaan sumpah palsu. Tak terima dengan penangkapan Bambang Widjojanto ini kemudian sejumlah pihak mendatangi gedung KPK untuk memberikan dukungan moral demi menyelamatkan KPK dari adanya kriminalisasi.
Dukungan dari masyarakat sipil kepada KPK ini membuat Polri mengambil langkah untuk mengirimkan ratusan personelnya ke gedung lembaga ad hoc yang dipimpin Abraham Samad tersebut. Penjagaan ketat ratusan Polri ini untuk menjaga jalannya aksi demonstrasi yang mendukung penyelamatan KPK dari adanya dugaan kriminalisasi.
"Ratusan personel (polri di gedung KPK)," kata Kapolsek Setiabudi, AKBP Audie di depan gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (23/1).
Ia mengaku ratusan personelnya menjaga gedung KPK hampir setiap hari dilakukan. Porsonel polri itu, kata Audie untuk mengikuti perkembangan situasi yang ada di gedung KPK, terutama adanya tentang situasi aksi demonstrasi. Dia menegaskan jika massa aksi demontrasi cukup banyak, maka Polri akan menambah personelnya.
"Jumlah personel mengikuti situasi. Kalau massa banyak, kita butuh kekuatan," pungkasnya.
Ia menambahkan, bahwa penjagaan dari Polri tidak hanya dilakukan di gedung KPK. Tidak juga hari ini yang berbarengan dengan situasi penangkapan BW oleh Kabareskrim Polri. Sebab, penjagaan polri terhadap situasi untuk menjaga kepentingan umum.
"Kita juga menjaga kepentingan umum juga, bukan hanya KPK saja," sebut dia sembari mengatakan bahwa aksi dukungan terhadap KPK ini akan berjalan kondusif. (HUR)