Ratusan Personel Polri Jaga Ketat Gedung KPK

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Jumat, 23 Januari 2015
Ratusan Personel Polri Jaga Ketat Gedung KPK

Foto: Hurri Rauf

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional- Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Bambang Widjojanto masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik Polri di Mabes Polri terkait kasus dugaan sumpah palsu. Tak terima dengan penangkapan Bambang Widjojanto ini kemudian sejumlah pihak mendatangi gedung KPK untuk memberikan dukungan moral demi menyelamatkan KPK dari adanya kriminalisasi.

Dukungan dari masyarakat sipil kepada KPK ini membuat Polri mengambil langkah untuk mengirimkan ratusan personelnya ke gedung lembaga ad hoc yang dipimpin Abraham Samad tersebut. Penjagaan ketat ratusan Polri ini untuk menjaga jalannya aksi demonstrasi yang mendukung penyelamatan KPK dari adanya dugaan kriminalisasi.

"Ratusan personel (polri di gedung KPK)," kata Kapolsek Setiabudi, AKBP  Audie di depan gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (23/1).

Ia mengaku ratusan personelnya menjaga gedung KPK hampir setiap hari dilakukan. Porsonel polri itu, kata Audie untuk mengikuti perkembangan situasi yang ada di gedung KPK, terutama adanya tentang situasi aksi demonstrasi. Dia menegaskan jika massa aksi demontrasi cukup banyak, maka Polri akan menambah personelnya.

"Jumlah personel mengikuti situasi. Kalau massa banyak, kita butuh kekuatan," pungkasnya.

Ia menambahkan, bahwa penjagaan dari Polri tidak hanya dilakukan di gedung KPK. Tidak juga hari ini yang berbarengan dengan situasi penangkapan BW oleh Kabareskrim Polri. Sebab, penjagaan polri terhadap situasi untuk menjaga kepentingan umum.

"Kita juga menjaga kepentingan umum juga, bukan hanya KPK saja," sebut dia sembari mengatakan bahwa aksi dukungan terhadap KPK ini akan berjalan kondusif. (HUR)

#Polri #Penangkapan Bambang Widjojanto #Bambang Widjajanto Ditangkap #Bambang Widjajanto
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Mensesneg Prasetyo Hadi meminta masyarakat tidak khawatir terkait kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo yang menyeret tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Kasus Penyadapan Prabowo Seret 3 Eks Petinggi Polri, Mensesneg Ungkap Langkah Pemerintah
Indonesia
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Polri Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Perkara yang sedang diproses Bareskrim Polri bersama Divisi Propam Polri tidak akan mengganggu pelaksanaan tugas kepolisian dalam melayani masyarakat.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Kasus Penyadapan Presiden Prabowo, Polri Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
Indonesia
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum
Perkara dugaan penyadapan ilegal dan penghapusan data elektronik serta illegal access yang tengah diselidiki tidak berkaitan dengan kebijakan resmi Polri.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Polri Tegaskan Kasus Penyadapan Presiden Prabowo Murni Ulah Oknum
Indonesia
Tetapkan Oknum Jenderal Polisi jadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Polri: ini Upaya Bersih ke Dalam
Polri menegaskan penegakan hukum kasus itu sejalan dengan arahan Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto yang ingin institusi Polri bersih.
Dwi Astarini - Rabu, 04 November 2026
Tetapkan Oknum Jenderal Polisi jadi Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo, Polri: ini Upaya Bersih ke Dalam
Indonesia
Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Menko Yusril Minta Kasus Diusut Tuntas
Yusril Ihza Mahendra meminta masyarakat mempercayakan Polri menangani kasus dugaan penyadapan Presiden Prabowo yang telah menetapkan tiga tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 November 2026
Polri Tetapkan 3 Tersangka Kasus Penyadapan Ilegal, Menko Yusril Minta Kasus Diusut Tuntas
Indonesia
58 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Gaji Rp 54 Juta dan Bonus 635 Juta
Bareskrim Polri membongkar sindikat TPPO yang merekrut 58 WNI, termasuk mantan TNI dan Polri, menjadi tentara bayaran Rusia dengan iming-iming gaji Rp54 juta.
Frengky Aruan - Selasa, 03 November 2026
58 WNI Direkrut Jadi Tentara Bayaran Rusia, Dijanjikan Gaji Rp 54 Juta dan Bonus 635 Juta
Indonesia
Kapolres Sukoharjo Dicopot, Polda Jateng Tegaskan Evaluasi Penanganan di Ponpes
Evaluasi terhadap empat personel tersebut merupakan kebijakan pemimpin Polri sebagai respons atas peristiwa yang terjadi di Sukoharjo.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Kapolres Sukoharjo Dicopot, Polda Jateng Tegaskan Evaluasi Penanganan di Ponpes
Indonesia
DPR Apresiasi Polri Larang Personel Gunakan Vape, Polisi Harus Jadi Teladan
Kebijakan tersebut dinilai sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi penyalahgunaan dan peredaran narkotika melalui perangkat vape.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
DPR Apresiasi Polri Larang Personel Gunakan Vape, Polisi Harus Jadi Teladan
Indonesia
Polri Waspadai Vape Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Etomidate Disorot
Perangkat vape berpotensi dimanfaatkan sebagai media penyalahgunaan dan peredaran narkotika, termasuk melalui cairan yang dicampurkan ke dalam cartridge.
Dwi Astarini - Senin, 02 November 2026
Polri Waspadai Vape Jadi Media Peredaran Narkotika Cair, Etomidate Disorot
Indonesia
Polri Terbitkan Larangan Vape untuk Seluruh Anggota, Berlaku hingga Luar Kantor
Polri kini menerbitkan aturan larangan penggunaan vape terhadap seluruh anggotanya. Aturan ini juga berlaku di luar kantor.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Polri Terbitkan Larangan Vape untuk Seluruh Anggota, Berlaku hingga Luar Kantor
Bagikan