Ratusan Baliho Bacalon Pilkada Solo Diturunkan Paksa

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 04 Agustus 2024
Ratusan Baliho Bacalon Pilkada Solo Diturunkan Paksa

Petugas Satpol PP menertibkan alat peraga sosialisasi (APS) bacalon Pilkada 2024. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan alat peraga sosialisasi (APS) bergambar partai politik hingga kandidat bakal calon kepala daerah di Pilkada 2024 Solo dicopot paksa Satpol PP Solo.

Penertiban banner dan spanduk liar para bacalon Pilkada Solo itu dilakukan karena dipasang di lokasi larangan dan melanggar aturan, meliputi kawasan jalan protokol. Sedikitnya ada 371 APS yang berhasil diturunkan dari berbagai lokasi yang tersebar di 56 titik berbeda dari lima kecamatan di kota bengawan.

“Kami lakukan penertiban serentak di lima kecamatan terkait APS. Total yang berhasil ditertibkan ada 371 APS,” kata Kepala Satpol PP Solo, Didik Anggono, kepada awak media di Solo, Jawa Tengah, Minggu (4/8).

Menurut Didik, mayoritas APS itu dipasang dari tepi jalan protokol, taman kota, dan simpang jalan. Kemudian sekitar fasilitas umum seperti pasar, sekolah, dan sekitar rumah ibadah.

Baca juga:

Sekar Putri Akbar Tandjung Berpeluang Dampingi Gusti Bhre Maju di Pilkada Solo 2024

“Mayoritas berupa MMT sebanyak 295 lembar. Selanjutnya ada 67 bendera partai politik, 8 spanduk, dan satu reklame,” tuturnya.

Didik menambahkan penertiban ini sebelumnya telah diinformasikan pada pihak-pihak terkait melalui Kesbangpol Pemkot Surakarta. APS yang sudah ditertibkan ini sudah didata dan bisa diambil di Kantor Satpol PP Solo.

Penertiban ini, kata Didik, difokuskan di jalan protokol mengacu Perwali 26/2023 tentang Pemasangan Atribut Parpol dan Ormas. “Penertiban juga mengacu regulasi lingkungan hidup dan aturan tentang reklame,” tandasnya. (Ismail/Jawa Tengah)

#Pilkada Solo #Pilkada 2024 #Solo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Menegaskan kasus tersebut berjalan sebelum Ahmad Ali masuk PSI.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
Waketum PSI Ogah Komentari Penyitaan Uang Rp3,5 M dari Ahmad Ali oleh KPK, tak Mau Urusi Elite
Indonesia
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Kebijakan tersebut berlaku bagi rumah ibadah yang mengalami peralihan hak untuk kepentingan keagamaan dan sosial.
Dwi Astarini - Jumat, 11 September 2026
Tak Ingin Bebani Tempat Ibadah dengan Pajak, Walkot Solo Gratiskan PBB
Indonesia
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Budi mengaku tujuannya datang ke Solo untuk mengundang ke acara podcast The Johan Budi Untold Stories.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Johan Budi Temui Jokowi secara Tertutup Selama 1,5 Jam, Ngaku sudah Keluar PDIP
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Salat istisqa tersebut dilakukan di tengah musim kemarau panjang dan kebakaran TPA Putri Cempo yang belum padam
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, ASN Solo Salat Istisqa Memohon Hujan
Indonesia
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
PB XIV Hangabehi resmi dikukuhkan sebagai penerus PB XIII lewat upacara jumenengan. Sebelumnya Purbaya sudah mendeklarasikan diri sebagai PB XIV. Konflik daualisme kepemimpinan makin rumit.
Wisnu Cipto - Sabtu, 05 September 2026
PB XIV Hangabehi Kukuhkan Penerus PB XIII, Konflik Keraton Solo Makin Rumit
Indonesia
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Pelaksanaan water bombing difokuskan pada sisi timur TPA Putri Cempo yang masih mengeluarkan asap.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Polda Jateng Lakukan Water Bombing Padamkan Api di TPA Putri Cempo, Guyurkan 13 Ribu Liter Air
Indonesia
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Pemadaman dibantu menggunakan water bombing yang akan dilakukan mulai Jumat (4/9).
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Respati Tetapkan Status Tanggap Darurat, Pemadaman TPA Putri Cempo Dibantu Water Bombing
Indonesia
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Gas metana merupakan salah satu penyebab kebakaran dan ada bahan yang mudah terbakar.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
KLH Sebut Kebakaran TPA Putri Cempo karena Gas Metana, belum Tetapkan Status KLB
Indonesia
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Sejumlah titik api yang sebelumnya berkobar mulai padam. Kepulan asap membumbung tinggi ditiup angin masih terlihat di lokasi kebakaran.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Api di TPA Putri Cempo masih Menyala, Titiknya Berkurang
Indonesia
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Ada dua RW yang berpotensi terdampak apabila kebakaran terus meluas dan sulit dipadamkan.
Dwi Astarini - Kamis, 03 September 2026
Kebakaran TPA Putri Cempo belum Padam, Pemkot Bersiap Bantu Warga Terdampak
Bagikan