Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Ramalan Baba Vanga Masih Terus Bergulir, Jadi Kenyataankah?

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 24 Desember 2019
Ramalan Baba Vanga Masih Terus Bergulir, Jadi Kenyataankah?

Tsunami akan melanda Asia lagi? (Foto: Unsplash/Christer Gundersen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERAMAL asal Bulgaria, Baba Vanga sudah meninggal pada tahun 1996. Namun ramalannya dianggap orang mendekati kenyataan. Setiap perkataannya semakin memperlihatkan kenyataan pada dua dekade ini.

Konon ia pernah meramal tentang peristiwa 9/11 dan Brexit yang meskipun disangkal oleh para tetangganya kalau Baba pernah mengatakan hal itu. Nostradamus asal Balkan itu dianggap juga meramalkan peristiwa hingga tahun 5079 yang ia sebut sebagai akhir dari alam semesta.


Baca Juga:

3 Zodiak yang Diramalkan Menikah di Tahun 2020

ramalan
Donald Trump diramalkan akan jatuh sakit. (Foto: Unsplash/History in HD)


Konon kabaranya sebelum kematiannya, Baba serius memprediksikan kejadian yang akan terjadi di tahun 2020. Khususnya ramalan pada dua pemimpin negara adi daya, Donald Trump dan Vladimir Putin.

Baba menyebutkan jika Trump akan turun dari jabatannya karena penyakit misterius. Ia akan mengalami tuli dan tumor otak. Seperti yang kita ketahui Trump dalam minggu lalu terancam pemakzulan dari dewan perwakilan rakyat.

Sementara Putin nasibnya akan lebih tragis lagi. Ia akan mengalami percobaan pembunuhan yang dilakukan dari dalam pemerintahannya sendiri. Nasib dua pemimpin ini pernah juga masuk dalam ramalannya pada tahun lalu. Entah mengapa ramalannya bisa meleset. Mungkinkah terjadi di 2020?

Baca Juga:

Prediksi Film yang akan Meledak di 2020

bendera
Menurut Baba, Eropa akan mengalami perubahan. (Foto: Unsplash/Christian Wiediger)


Bencana juga atermasuk yang diramalkan oleh Baba. Ia menyebutkan kalau Asia akan mengalami kerusakan parah.Ia mengatakan kalau ada gelombang besar yang melibas pantai dan orang-orang hilang dalam air. Bisa jadi ramalan ini sudah berlalu dengan peristiwa tsunami besar di tahun 2004 yang melanda Aceh, Thailand dan Asia Selatan. Atau mungkin akan terjadi lagi peristiwa tsunami besar lainnya yang melanda benua Asia? Baba juga menyebutkan ada meteorit yang akan menghantam Russia.

Ada yang mengerikan dari ramalan Baba adalah maraknya kegiatan terorisme di tanah Eropa. Penggunaan senjata berat dan kimia akan membuat Eropa tunduk dan memasuki era baru. Pendukung ramalan Baba menyebutkan kalau ramalannya tingkat kenyataannya mencapai 85%. Namun menurut wawancara dengan tetangganya di surat kabr 24 Chasa, Baba Vanga tak pernah meramalkan peristiwa 9/11, tenggelamnya kapal selam Russia Kursk dan perang besar lainnya. (psr)

Baca Juga:

Jadwal Libur Panjang di Tahun 2020

#Tahun Baru #Kesamber Desember
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Ingin Wraga Bepergian Saat Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Rp 1,54 Triliun Buat Diskon Tiket
Insentif PPN DTP 100 persen juga kembali diterapkan untuk tiket pesawat domestik kelas ekonomi dengan anggaran Rp722 miliar dan target 3,7 juta penumpang selama periode Nataru.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Juni 2026
Ingin Wraga Bepergian Saat Libur Nataru, Pemerintah Siapkan Rp 1,54 Triliun Buat Diskon Tiket
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Indonesia
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama
Pengembangan kawasan inklusif di sekitar stasiun terbukti menjadi daya tarik kuat bagi warga
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 03 Januari 2026
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama
Indonesia
Sisa Sampah Tahun Baru di Pulau Seribu Capai 2,9 Ton
Jenis sampah yang paling banyak ditemukan yakni sampah plastik, styrofoam, serta sisa-sisa makanan, dan sampah rumah tangga lainnya.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Sisa Sampah Tahun Baru di Pulau Seribu Capai 2,9 Ton
Indonesia
Ribuan Lilin Terangi Car Free Night Solo Sambut Tahun Baru 2026
Seribu lilin dinyalakan sebagai simbol refleksi sekaligus empati bagi warga di Sumatra dan Kalimantan yang tengah dilanda bencana, Rabu (31/12/2025).
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Ribuan Lilin Terangi Car Free Night Solo Sambut Tahun Baru 2026
Indonesia
Jakarta Hasilkan 132 Ton Sampah Malam Tahun Baru, Kawasan Tamansari Jadi Penyumbang Terbanyak
Konsentrasi sampah terlihat paling padat di area alun-alun Museum Fatahillah dan sekitar pintu masuk Stasiun Kota, yang merupakan titik kumpul utama ribuan pengunjung saat merayakan malam tahun baru.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Jakarta Hasilkan 132 Ton Sampah Malam Tahun Baru, Kawasan Tamansari Jadi Penyumbang Terbanyak
Indonesia
Jakarta Global City Penuh Cinta! Malam Tahun Baru 2026 Hasilkan Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra
Dalam upaya memastikan transparansi dan ketepatan sasaran, Pemprov DKI menggandeng Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) sebagai mitra penyalur bantuan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Jakarta Global City Penuh Cinta! Malam Tahun Baru 2026 Hasilkan Donasi Rp3,1 Miliar untuk Korban Bencana Sumatra
Indonesia
Tahun Baru 2026, Doa Bersama Gantikan Kemeriahan Kembang Api
Kapolri mengatakan masyarakat umumnya mengikuti aturan tersebut karena merupakan bagian dari empati kepada korban bencana di Pulau Sumatra.
Dwi Astarini - Rabu, 31 Desember 2025
Tahun Baru 2026, Doa Bersama Gantikan Kemeriahan Kembang Api
Bagikan