Kesehatan

Rahasia Hidup Sehat dengan Mengenal Diet Tepat Lewat DNA

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 23 Juli 2019
Rahasia Hidup Sehat dengan Mengenal Diet Tepat Lewat DNA

Hidup sehat dengan mengetahui diet yang tepat lewat DNA (Foto: pixabay/silviarita)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI tubuh yang sehat dan ideal tentu merupakan dambaan setiap orang. Namun hal itu nyatanya tak bisa didapat dengan mudah, meski kamu telah menjalani berbagai diet dan olahraga.

Karena pada dasarnya setiap orang memiliki kondisi yang berbeda-beda, seperti halnya masalah berat badan yang tak kunjung turun, bisa jadi disebabkan oleh berbagai macam faktor.

Baca Juga:

Tips Ampuh Diet Penurun Kolesterol, Begini Caranya

Faktor tersebut antara lain yaitu masalah stres yang berkepanjangan, kurang tidur, salah melakukan olahraga, ataupun dari faktor genetik. Beberapa hal itu mungkin yang kerap menyebabkan diet kamu selalu gagal.

Berbagai faktor dapat mempengaruhi berat badan kamu yang tak kunjung turun (Foto: pixabay/publicdomainpictures)

Seperti halnya faktor genetik yang sangat berpengaruh pada metabolisme tubuh seseorang. Contohnya ketika ada orang yang mengonsumsi daging, namun tubuhnya tetap kurus, sementara beberapa orang yang rutin mengonsumsi sayuran dan berolahraga tapi tubuhnya gemuk.

Nah, untuk kamu yang mendapati masalah berat badan yang tak kunjung turun. Ada solusi baru yang tengah viral, yakni NutriDNA. NutriDNA sendiri merupakan sebuah rahasia sehat yang sesungguhnya. Karena bertujuan mendeteksi gen pasien untuk menyesuaikan hal apa yang cocok diterapkan.

Dengan melakukan NutriDNA, hidup kamu pun akan lebih sehat, karena makanan yang kamu konsumsi sesuai dengan gen kamu. Dalam hal ini, apa yang kamu konsumsi sangat cocok untuk metabolisme tubuh kamu. Efeknya yaitu setelah mengetahui makanan yang cocok untuk kamu, berat badan bisa turun secara alami.

NutriDNA tak menimbulkan rasa sakit sama sekali (Foto: pixabay/qimono)

NutriDNA sendiri tak akan menimbulkan rasa sakit sama sekali, tapi ada satu syarat, yaitu harus bisa meludah, karena air liur kamu nantinya akan dideteksi.

Singkatnya, lewat air liur itu dokter akan memeriksa DNA pasien . Dengan begitu dokter pun dapat menentukan program diet yang tepat untuk si pasien.

Jika cara dietnya tepat dan sesuai dengan gen pasien, hasil yang didapat pun sudah pasti akan maksimal serta sesuai dengan keinginan tanpa harus menyiksa tubuh. Perlu diketahui pula jika NutriDNA semakin baik dilakukan di usia semuda mungkin.

NutriDNA dilakukan dengan mengecek air liur pasien (Foto: pixabay/jarmoluk)

Menariknya, NutriDNA tak menimbulkan efek samping yang berbahaya, jadi tak ada alasan untuk ragu dan cemas ketika ingin mencoba NutriDNA. Adapun beberapa tahapan ketika melakukan NutriDNA, hal itu guna mendapatkan hasil yang memuaskan.

"Tahap awal yang dilakukan adalah dokter akan melakukan pemeriksaan genetik menggunakan air liur pasien, dari air liur tersebut dokter akan memeriksa 45 gen yang dibagi menjadi enam panel kesehatan" ucap dokter dari The Clinic Beautylosophy dr Danu Mahandaru, SpBP-RE, dalam keterangan pers yang diterima merahputih.com.

Lebih lanjut dr Danu pun menambahkan "Enam panel tersebut di antaranya adalah Nutrient Metabolism, Cardio Metabolic Health, Weight Management and Body Composition, Food Intolerance, Eating Habits, dan Fitness and Physical Activity".

Baca Juga:

Diet Mudah Akhir Pekan Enggak Pake Repot? Begini Caranya

Mungkin kamu bertanya-tanya apa alasan mengapa harus DNA yang diperiksa? Jawabannya ialah karena DNA merupakan salah satu hal yang tak akan pernah berubah sejak lahir hingga akhir hayat.

Dengan mengetahui diet yang tepat lewat NutriDNA, memiliki tubuh ideal pun tak menjadi impian lagi (Foto: pixabay/nastya_gepp)

Di Indonesia sendiri kamu sudah bisa mendapatkan Rahasia menurunkan berat badan NutriDNA, yakni di The Clinic Beautylosophy. Nantinya sebelum melakukan NutriDNA, kamu pun bisa berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter yang ahli dan berpengalaman dalam bidang tersebut. (Ryn)

#Tips Kesehatan #Kesehatan #Dna #Diet
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Indonesia
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Polda Jateng mengambil sampel DNA dan data antemortem keluarga korban pesawat ATR 42-500.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Polda Jateng Ambil Sampel DNA dan Data Antemortem Keluarga Korban Pesawat ATR 42-500
Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Tak kalah penting, kandungan zinc yang ditemukan dalam daging merah, susu, dan olahan kedelai berperan besar dalam meningkatkan fungsi sel imun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Januari 2026
Menu Makanan Penangkis Flu Musim Hujan Rekomendasi Dietisien RSCM
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Bagikan