Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Rage Against The Machine Bangkitkan Kembali 'Semangat Perlawanan' Lewat Musik

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Januari 2020
Rage Against The Machine Bangkitkan Kembali 'Semangat Perlawanan' Lewat Musik

Rage Against The Machine akan kembali memeriahkan dunia musik (Foto: LA Times/Robert Gauthier)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETELAH vakum selama delapan tahun, salah satu ikon band rock, Rage Against The Machine (RATM) akan kembali membangkitkan 'semangat perlawanan' dalam dunia musik. Band bergenre funk metal/rap metal asal Los Angeles ini sangat populer sejak awal tahun 1990-an. Melalui musik dan lirik lagu, RATM sering meluapkan amarahnya terhadap sistem politik di Amerika Serikat.

Baca juga:

Rage Against The Machine Gelar Reuni di Coachella Tahun 2020

Selama kariernya di dunia musik, RATM konsisten dalam menyuarakan masalah yang sering dihadapi oleh masyarakat Amerika Serikat. Mulai dari rasisme, kapitalisme, kesenjangan sosial, hingga kekerasan terhadap kaum minoritas.

Rage Against The Machine Bangkitkan Kembali 'Semangat Perlawanan' via Musik
Jadwal konser Rage Against The Machine (Foto: twitter_@RATM)

Mendengar kabar RATM akan kembali mengadakan konser tentunya membuat pecinta musik rock sangat antusias. Kabar ini pertama kali disampaikan melalui Instagram resmi Rage Against The Machine yang menyatakan bahwa mereka akan tampil pada 26 Maret 2020 di El Paso kemudian berlanjut di Las Cruces, New Mexico dan Phoenix, Arizona pada 28 Maret hingga 30 Maret 2020.

Baca juga:

Penampilan Nirvana Reunion Jadi Suguhan Emosional untuk Penggemar

Rage Against The Machine Bangkitkan Kembali 'Semangat Perlawanan' via Musik
Rage Against The Machine akan tampil di Coachella (Foto: instagram/@rageagainthemachine)

Selain itu, RATM juga akan tampil di Coachella pada 10 dan 17 April 2920. Dilansir dari Rolling Stone, band yang tidak bisa dilepaskan dari sikap politik ini telah menambahkan jadwal konsernya di Festival Boston Calling dan Firefly. RATM akan tampil di Boston Calling pada 22 sampai 24 Mei 2020, dan akan tampil di Firefly pada 18 hingga 21 Juni 2020.

Rage Against The Machine Bangkitkan Kembali 'Semangat Perlawanan' via Musik
Rage against the machine juga akan tampil di festival boston calling (Foto: instagram/@rageagainstthemachine)

RATM yang telah mengumumkan akan melakukan konser reuni sejak November tahun lalu ini akan tampil bersama band rock lainnnya di Festival Baston Calling, yaitu Foo Fighters dan Red Hot Chili Peppers. Tidak hanya band rock legendaris tersebut yang akan tampil, beberapa band dan penyanyi papan atas lainnya pun juga akan tampil seperti, 1975, Jason Isbell and The 400 unit, Britany Howard, Noname, dan lain-lain.

Rage Against The Machine Bangkitkan Kembali 'Semangat Perlawanan' via Musik
Rage against the machine juga akan memeriahkan festibal Firefly (Foto: Instagram/@rageagainstthemachine)

Sementara itu, di Festival Firefly 2020 juga akan tampil beberapa penyanyi papan atas seperti, Billie Eilish, Khalid, Halsey, Blink-182, Cage The Elephant, Tove Lo, Diplo, dan lain-lain. Untuk pembelian tiket bisa dibeli melalui website resmi festival masing-masing. (Bel)

Baca juga:

Video ‘Smell Like Teens Spirit’ Nirvana Tembus 1 Miliar 'Views' di YouTube

#Musik #Band Rock #Festival Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan