Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Penampilan Nirvana Reunion Jadi Suguhan Emosional untuk Penggemar

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 06 Januari 2020
Penampilan Nirvana Reunion Jadi Suguhan Emosional untuk Penggemar

Nirvana Reunion tampil untuk menggalang dana (Foto: Rolling Stone)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BUKAN Nirvana asli, namun setidaknya mendekati. Krist Novocelic dan Pat Smear berdiri di panggung masing-masing dengan bass dan gitar, sementara Dave Grohl duduk pada drum. Selain mereka (sisa anggota Nirvana) terdapat St Vincent dan Beck, semuanya berusaha sebaik mungkin untuk membangkitkan kembali semangat dari pentolan Nirvana, Kurt Cobain.

Baca juga:

Video ‘Smell Like Teens Spirit’ Nirvana Tembus 1 Miliar 'Views' di YouTube

Mereka membuka penampilan dengan lagu Lithium, dengan St Vincent diutus sebagai penyanyi untuk lagu tersebut. Kemudian posisi terdepan diberikan pada Beck untuk memaikan lagu In Bloom. "Saya pernah berada di mosh pit paling hebat di ruangan ini. Saya ingat dibopong keluar ruangan dan misteriusnya saat itu tanganku berdarah. Band yang tampil kala itu adalah Nirvana," Ucap Beck.

Penampilan Nirvana Reunion Jadi Suguhan Emosional untuk Penggemar
Beck bersama Krist Novoselic dari Nivana (Foto: jambase)

Meski kejadian tersebut sudah berlalu 30 tahun silam, ketika Nirvana tampil di venue yang sama setahun setelah perilisan album Bleach, lagu In Bloom dan Been A Son yang dibawakan Beck bersama sisa anggota Nirvana tetap terdengar segar dan 'berbahaya'.

Penampilan Nirvana Reunion Jadi Suguhan Emosional untuk Penggemar
Violet Grohl, tampil bersama sisa anggota Nirvana (Foto: Variety)

Sesuatu yang hilang malam itu adalah sentuhan semangat dari para generasi muda, yang lalu kemudian dihadirkan oleh anak perempuan Dave Grohl, Violet.

Heart-Shaped Box

Family ties: Dave Grohl’s 13-year-old daughter Violet joins surviving members of #Nirvana to sing at @TheArtofElysium gala in Los Angeles (also in the backing band: Nirvana fans Beck and St Vincent... NBD) pic.twitter.com/TICogKODG7 — Tim Chan (@mrtimchan) January 5, 2020

Ia menyanyikan versi ganas dari lagu Heart-Shaped Box dengan sang ayah dan sisa anggota Nirvana ditambah St Vincent juga Beck. Penampilan putri Grohl yang baru berusia 13 tahun tersebut menjadi momen paling berkesan sepanjang malam.

Baca juga:

Ed Sheeran Rehat dari Musik Setelah Pecahkan Rekor Baru

Penampilan dilanjutkan dengan versi akustik dari lagu The Man Who Sold The World yang dibawakan oleh Beck bersama band. Dibawakan dengan sangat tenang, namun membawa kembali nuasa khas Nirvana. Konser menyuguhkan kembali nostalgia untuk para penggemar band yang sangat besar di era 90an tersebut, tak sedikit penonton yang terbawa emosi dalam penampilan dari Nirvana reunion.

Man Who Sold the World.

WATCH: Dave Grohl, @KristNovoselic, and Pat Smear reunite at @TheArtofElysium gala, joined on stage by @beck and @st_vincent to perform #Nirvana’s cover of pic.twitter.com/t0ntCHUDPo — Tim Chan (@mrtimchan) January 5, 2020

Bukan hanya mereka yang tampil dalam gelaran The Art of Elysium and We are Here Present Heaven is Rock and Roll, sebelumnya band L7 dan Marilyn Manson telah menghibur penonton yang hadir dengan penampilan menarik. Setelah rombongan Nirvana turun panggung, giliran band legendaris Cheap Trick yang tampil sekaligus menutup acara yang berlangsung pada 4 Januari 2020 di The Palladium Los Angeles tersebut.

"Rangkaian acara digelar untuk tujuan yang mulia," ujar Linda Perry, vokalis dari band For Non Blondes yang juga hadir dalam acara. "Mereka telah melakukannya selama 13 tahun. Hal yang mereka lakukan adalah membawa seni (musik) ke rumah sakit anak, atau untuk orang-orang yang tengah berjuang melawan penyakit, untuk memberikan kualitas hidup yang lebih baik. Mereka juga membawa musik untuk gelandangan dan lansia. Mereka membangun komunitas di seluruh dunia," tutup Perry. (ADP)

Baca juga:

Resmi Diumumkan, Justin Bieber Kembali Bermusik di 2020

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
'Ting Ting' menghadirkan lirik yang ringan, mudah diingat, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Dwi Astarini - 2 jam, 40 menit lalu
Makna Lagu 'Ting Ting', Cerita tentang Move On dari Pengkhianatan Cinta
ShowBiz
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
'Good Times' memperlihatkan kedekatan Lukas Graham dengan akar musik yang membesarkan dirinya.
Dwi Astarini - 2 jam, 44 menit lalu
Lukas Graham Kembali ke Akar Musik lewat Single Baru 'Good Times'
ShowBiz
Det-Plag Lust Hadirkan 'Glass Season', Single Baru yang Meramu Kritik Sosial dan Eksperimen Industrial Rave
Det-Plag Lust kembali dengan single 'Glass Season' yang memadukan kritik sosial, eksistensialisme, kultur rampak lokal, dan karakter industrial rave.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 58 menit lalu
Det-Plag Lust Hadirkan 'Glass Season', Single Baru yang Meramu Kritik Sosial dan Eksperimen Industrial Rave
ShowBiz
Makna Lagu 'Bunga Abadi' Rio Clappy, Kisah Cinta Tulus yang Tak Lekang oleh Waktu
'Bunga Abadi' karya Rio Clappy menjadi lagu populer dengan lirik puitis dan nuansa pop soul yang hangat.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Makna Lagu 'Bunga Abadi' Rio Clappy, Kisah Cinta Tulus yang Tak Lekang oleh Waktu
ShowBiz
Kangen Band Rilis Single Baru 'Rodecia', Kisahkan Cinta yang Dipendam dalam Diam
Kangen Band kembali merilis single terbaru berjudul 'Rodecia'. Mengangkat kisah seseorang yang diam-diam memendam cinta.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 Juli 2026
Kangen Band Rilis Single Baru 'Rodecia', Kisahkan Cinta yang Dipendam dalam Diam
ShowBiz
Lirik 'Dynamite', Lagu BTS yang Mengguncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
'Dynamite' menjadi simbol semangat positif yang ingin disampaikan BTS kepada penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lirik 'Dynamite', Lagu BTS yang Mengguncang Halftime Show Final Piala Dunia 2026
ShowBiz
Lirik Penuh Emosi, ini Makna Lagu 'Psycho' dari Red Velvet
Secara lirik, Psycho menceritakan hubungan cinta yang rumit, di mana dua orang terus bertengkar dan saling menyakiti, tetapi tetap tidak mampu melepaskan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lirik Penuh Emosi, ini Makna Lagu 'Psycho' dari Red Velvet
ShowBiz
Kisah di Balik Lagu 'Cuek' Rizky Febian yang Sukses Mencuri Perhatian
Lagu pop romantis ini mengisahkan perasaan seseorang yang jatuh cinta kepada sosok yang terkesan dingin dan tidak peka terhadap perhatian yang diberikan.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Kisah di Balik Lagu 'Cuek' Rizky Febian yang Sukses Mencuri Perhatian
ShowBiz
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
KRTM menghadirkan 'Pada Akhirnya' sebagai karya yang mengajak pendengar merenungkan makna di balik ambisi dan pencapaian.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
'Pada Akhirnya', Langkah Perdana KRTM dengan Pesan tentang Ambisi dan Makna Hidup
ShowBiz
Lewat 'Neneng', Budi Padukan Energi Punk dengan Kritik Sosial yang Reflektif
Terinspirasi oleh sosok Neneng Rosdiyana, figur yang dianggap merepresentasikan cara hidup yang sederhana dan berada di luar arus utama kapitalisme.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
Lewat 'Neneng', Budi Padukan Energi Punk dengan Kritik Sosial yang Reflektif
Bagikan