Ragam Hajatan Tradisi Orang Bali Menyambut Bayi

Iftinavia PradinantiaIftinavia Pradinantia - Selasa, 24 Mei 2022
Ragam Hajatan Tradisi Orang Bali Menyambut Bayi

Upacara yang biasa digelar untuk anak Bali (FOTO: Instagram/@westnydj)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DETIK ketika seseorang tahu dirinya akan menjadi orang tua, mereka mulai bersiap memikirkan dana ekstra. Mulai dari dana semasa kehamilan (meliputi periksa kandungan, suplemen tambahan, dan olahraga hamil), dana jelang kelahiran, hingga dana pendidikan. Semua terkesan rumit tapi tidak lebih kompleks dari para orang tua di Bali.

Sejak dalam kandungan hingga lahir, masyarakat Bali lumrah bertabur hajatan. Sudah jadi rahasia umum masyarakat Bali punya tabungan ekstra untuk berbagai hajatan tersebut.

Baca juga:Kemenparekraf Dukung Desainer Indonesia di London Design Biennale

Hajatan pertama dimulai saat bayi masih dalam kandungan atau disebut magedong-gedongan atau Garbha Wedhana.

Upacara tersebut digelar saat ibu memasuki usia kehamilan lima bulan (kalender Bali) atau tujuh bulan (kalender Masehi). Dipercaya saat memasuki usia tujuh bulan, janin dalam keadaan sempurna. Tujuan dari upacara ini untuk memelihara keselamatan bayi dalam kandungan.

bali
Berbagai upacara yang dilalui oleh bayi Bali (FOTO: Instagram/@westnydj)

Selanjutnya, ketika bayi lahir, orang tua akan membuat upacara sebagai wujud rasa syukur. Disambung, ada pula prosesi penanaman ari-ari jabang bayi.

Lantas, beberapa hari setelah lahir, tali pusar bayi lepas, orang tua mengadakan upacara kepus puser. Sekitar ranjang bayi dibuat pelangkiran untuk menaruh sesajen.

Baca juga:Kemenparekraf Lakukan Persiapan Pemulihan Pariwisata Indonesia

Ketika bayi berusia 12 hari, orang tua akan mengadakan upacara ngelepas hawon. Di momen ini dilakukan pemberian nama untuk bayi. Catur sanak atau empat saudara menemani si bayi juga turut berganti nama.

Memasuki usia 42 hari, diadakan upacacara Tutug Kambuhan. Tujuannya untuk menyucikan bayi dan kedua orang tuanya. Nama diberikan untuk sang jabang bayi pun telah diresmikan.

anak bali
Upacara otonan saat bayi emasuki usia 210 hari (FOTO: Instagram/@westnydj)

Memasuki usia tiga bulan, kembali diadakan hajatan untuk bayi yang dikenal dengan sebutan Upacara Nelu Bulanin. Pada momen ini, bayi menginjakkan kakinya ke tanah untuk pertama kali. Sebelumnya, sejak lahir hingga usia tiga bulan bayi tidak boleh ngenteg tanah (injak tanah).

Kala bayi sudah berusia enam bulan, orang tua mengadakan Upacara Satu Oton atau Ngotonin. Tujuan dari diadakannya upacara ini untuk menembus kesalahan terdahulu (masyarakat Hindu percaya akan konsep reinkarnasi). Pada upacara ini, bayi dipotong rambutnya untuk pertama kali.

Saat gigi bayi tumbuh, orang tua mengadakan upacara kecil-kecilan dengan maksud supaya gigi anak tumbuh dengan baik. Ada upacara tumbuh gigi ada pula upacara tanggal gigi. Menurut kepercayaan, jika ada tanggal gigi atas maka harus dikubur d tanah. Sebaliknya, jika tanggal gigi bawah maka gigi harus dilempar ke atas genting.

kikir gigi
Upacara Mepandes (FOTO: Daily Mail)

Upacara untuk anak tidak berhenti hingga si bayi memasuki masa kanak-kanak saja. Orang Bali juga mengadakan sejumlah upacara saat si anak mulai masuk masa pubertas dan dewasa.

Saat beranjak dewasa, dilaksanakan Upacara Raja Sewala. Untuk anak laki-laki sang anak natab banten sesayut raja singa sementara untuk anak perempuan sesayut tabuh rah bagi.

Berikutnya ada upacara mepandes atau kikir gigi yang diadakan saant anak memasuki masa pubertas. Saat upacara ini, bagian gigi taring anak akan dikikir atau diasah sehingga rata dengan gigi lainnya. Filosofi di balik ritual tersebut untuk mengikis sifat keraksasaan atau enam musuh dalam diri manusia. (Avia)

Baca juga:Kemenparekraf Ajak Musisi Berkarya dengan Inspirasi Budaya Indonesia

#Mei +62 Bicara Hajatan #Anak #Anak-anak #Anak Kecil
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
70 anak di 19 provinsi kini terpapar konten kekerasan. Pemerintah pun akan menyiapkan aturan perlindungan di sekolah.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
70 Anak Terpapar Konten Kekerasan, Pemerintah Siapkan Aturan Perlindungan di Sekolah
Indonesia
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Pemprov DKI Jakarta menyediakan hotline 24 jam, call center 112, Pos SAPA, dan layanan PUSPA untuk memperkuat perlindungan kekerasan terhadap perempuan dan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 November 2025
Pemprov DKI Luncurkan Kanal Aduan Lengkap untuk Cegah Kekerasan Perempuan dan Anak
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Indonesia
Hidup Ditengah ‘Kepungan’ Gunung Sampah, Anak-Anak di Seputar TPA Bantar Gebang Didorong untuk Bermimpi dan Menjadikan Hidup Lebih Baik di Masa Depan
Yayasan Sekolah Alam Tunas Mulia dan Ranch Market memotivasi anak-anak TPA Bantar Gebang untuk bermimpi dan beraksi menuju masa depan yang lebih baik.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 15 November 2025
Hidup Ditengah ‘Kepungan’ Gunung Sampah, Anak-Anak di Seputar TPA Bantar Gebang Didorong untuk Bermimpi dan Menjadikan Hidup Lebih Baik di Masa Depan
Lifestyle
Masalah Anak Picky Eater Ternyata Bisa Diatasi Lewat Permainan Sensorik
Masalah anak picky eater ternyata bisa diatasi. Play-Doh memberikan tips bagaimana mengatasi picky eater yang dialami anak-anak.
Soffi Amira - Jumat, 17 Oktober 2025
Masalah Anak Picky Eater Ternyata Bisa Diatasi Lewat Permainan Sensorik
Berita Foto
Mengintip Keseruan Anak-anak Bermain Air Aliran Sungai Ciliwung Jakarta
Anak-anak berenang di aliran sungai Ciliwung kawasan Manggarai, Jakarta Selatan, Jum'at (17/10/2025).
Didik Setiawan - Jumat, 17 Oktober 2025
Mengintip Keseruan Anak-anak Bermain Air Aliran Sungai Ciliwung Jakarta
Berita Foto
Suka Cita Ratusan Anak Ikuti Sunatan Massal di Gedung DPR Jakarta
Seorang anak akan menjalani sunatan massal yang digelar Persaudaraan Istri Anggota (PIA) DPR RI di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (9/10/2025).
Didik Setiawan - Kamis, 09 Oktober 2025
Suka Cita Ratusan Anak Ikuti Sunatan Massal di Gedung DPR Jakarta
ShowBiz
Atiya Purnomo Rilis Lagu ‘Ayo Garuda’, Persembahan Semangat untuk Timnas Indonesia
Atiya Purnomo mempersembahkan lagu Ayo Garuda untuk para pemain Timnas Indonesia yang tengah berusaha mengembalikan kejayaan sepak bola di level internasional.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Oktober 2025
Atiya Purnomo Rilis Lagu ‘Ayo Garuda’, Persembahan Semangat untuk Timnas Indonesia
Indonesia
Datangi Polda Metro, KPAI Kawal Ratusan Anak yang Ditangkap Saat Demo 25 Agustus
KPAI sudah tiba di Polda Metro Jaya sejak pagi tadi untuk mengawasi proses pemeriksaan terhadap ratusan anak yang diamankan karena terlibat unjuk rasa depan Gedung.
Wisnu Cipto - Selasa, 26 Agustus 2025
Datangi Polda Metro, KPAI Kawal Ratusan Anak yang Ditangkap Saat Demo 25 Agustus
Berita Foto
Aksi Anak-anak Ikuti Karnaval Meriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Jakarta
Anak-anak dengan penuh keceriaan mengikuti pawai karnaval HUT ke-80 Republik Indonesia di Kawasan Juraganan, Grogol Utara, Jakarta, Sabtu (23/8/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 23 Agustus 2025
Aksi Anak-anak Ikuti Karnaval Meriahkan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Jakarta
Bagikan