Qatar Bersiap Serang Iran Buntut Rudal Balistik 'Nyasar'

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Minggu, 01 Maret 2026
Qatar Bersiap Serang Iran Buntut Rudal Balistik 'Nyasar'

Ilustrasi peluru kendali (rudal) Iran meluncur menuju sasaran target (Antara/Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pemerintah Qatar mengecam keras serangan rudal balistik Iran yang menghantam wilayahnya pada Sabtu (28/2) sebagai pelanggaran fatal terhadap kedaulatan dan integritas wilayah negara.

Insiden mencekam ini terjadi di tengah memanasnya konflik terbuka antara Iran, Israel, dan Amerika Serikat yang menyeret stabilitas keamanan di kawasan Timur Tengah ke titik terendah.

Baca juga:

Kondisi Terkini Ratusan WNI di Teheran Pasca Serangan Udara AS-Israel ke Iran

Ancaman Balasan dan Pelanggaran Kedaulatan

Kementerian Luar Negeri Qatar menilai agresi ini sebagai eskalasi yang tidak dapat diterima dan mencederai hukum internasional.

Melalui pernyataan resminya, otoritas Doha menegaskan posisi tegas untuk mengambil langkah balasan jika diperlukan demi menjaga kepentingan nasional.

"Kementerian Luar Negeri menegaskan bahwa Negara Qatar berhak sepenuhnya menanggapi serangan ini sesuai ketentuan hukum internasional dan dengan cara yang proporsional dengan sifat agresi tersebut," bunyi pernyataan resmi Kemlu Qatar, Sabtu (28/2).

Pihak Qatar juga menyatakan bahwa serangan tersebut telah merusak prinsip-prinsip bertetangga baik.

Padahal, selama ini Doha dikenal sebagai mediator yang paling vokal menyerukan dialog damai dengan Republik Islam Iran untuk menyelesaikan berbagai perselisihan di kawasan.

Dampak Perang Iran-Israel-AS

Ketegangan bermula saat Kementerian Pertahanan Israel meluncurkan serangan udara ke Iran pada Sabtu pagi, yang langsung diikuti oleh operasi militer Amerika Serikat dari udara dan laut.

Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) kemudian membalas dengan meluncurkan gelombang rudal dan drone ke arah Israel serta sejumlah pangkalan militer AS di kawasan, termasuk yang berada di Qatar, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi.

Baca juga:

Mawar Putih Lyon: Iran Sikat Amerika Serikat Pakai Sepakan Bola, Bukan Hulu Ledak

Pemerintah Qatar menekankan bahwa dalih apa pun tidak dapat membenarkan penargetan wilayah mereka. Serangan ini dianggap telah menghancurkan itikad baik dan fondasi hubungan bilateral yang selama ini dibangun.

Kini, Qatar bersiap menggunakan segala hak legalnya untuk membela diri dan melindungi keamanan warganya dari ancaman eksternal yang terus meningkat.

#Serangan Rudal #Perang #Serangan Israel #Perang Iran-Israel #Israel Serang Iran #Konflik Israel-Iran
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata. Namun, perundingan lanjutan yang berlangsung di Islamabad berakhir tanpa menghasilkan terobosan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Biaya Serangan AS ke Iran Telah Habiskan Rp 1,7 Kuadriliun, Biaya Operasional Per Hari Rp 17,68 Triliun
Dunia
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
IDF atau pasukan pertahanan Israel untuk memperluas operasi militer di Lebanon. Pasukan kami telah menyeberangi Sungai Litani.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
Dunia
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Militer Amerika Serikat dilaporkan telah menghancurkan dua kapal Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) dan sebuah sistem rudal permukaan-ke-udara di kota pelabuhan Bandar Abbas, Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 26 Mei 2026
AS Lakukan Serangan ke Iran, Kapal IRGC dan Sistem Rudal Permukaan di Bandar Abbas Jadi Target
Dunia
Trump Tetap Pertahankan Blokade Menuju Selat Hormuz Sampai Perjanjian Damai Disepakati
Trump menyebut kesepakatan damai dengan Iran sebagian besar telah dirundingkan dan tinggal menunggu finalisasi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Trump Tetap Pertahankan Blokade Menuju Selat Hormuz Sampai Perjanjian Damai Disepakati
Dunia
Beri Banyak Waktu Diplomasi, Trump Tunda Serangan ke Iran
Sejumlah pejabat dan personel militer AS dilaporkan mulai membatalkan rencana libur panjang mereka menjelang peringatan Memorial Day.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
Beri Banyak Waktu Diplomasi, Trump Tunda Serangan ke Iran
Dunia
AS Tolak Sistem Pungutan di Selat Hormuz, Perundingan Diklaim Sedikit Kemajuan
Rubio menuding Iran berupaya membentuk "sistem pungutan" di Selat Hormuz dan mencoba mengajak Oman untuk bergabung dalam inisiatif tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 23 Mei 2026
AS Tolak Sistem Pungutan di Selat Hormuz, Perundingan Diklaim Sedikit Kemajuan
Indonesia
Trump Ingin Kendali Penuh Selat Hormuz dan Ambil Uranium Iran
Trump mengatakan AS sedang memantau negosiasi yang dilaporkan antara Iran dan Oman mengenai kemungkinan pungutan tol di Selat Hormuz
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 22 Mei 2026
Trump Ingin Kendali Penuh Selat Hormuz dan Ambil Uranium Iran
Indonesia
Iran Gandeng Organisasi Internasional Ciptakan Mekanisme Jalur Aman di Selat Hormuz
Teheran siap menyusun protokol pelayaran aman bersama negara-negara pesisir yang berbatasan dengan Selat Hormuz.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 21 Mei 2026
Iran Gandeng Organisasi Internasional Ciptakan Mekanisme Jalur Aman di Selat Hormuz
Dunia
Israel Dikabarkan Bangun 2 Lokasi Fasilitas Militer di Irak, Buat Agresi Militer ke Iran
Sumber laporan itu mengatakan fasilitas tersebut digunakan Israel untuk dukungan udara, pengisian bahan bakar, dan layanan medis, serta digunakan selama perang 12 hari melawan Iran pada Juni 2025 lalu.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 18 Mei 2026
Israel Dikabarkan Bangun 2 Lokasi Fasilitas Militer di Irak, Buat Agresi Militer ke Iran
Indonesia
Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz
Pemerintah Inggris mengumumkan alokasi anggaran sebesar 115 juta pound sterling atau sekitar Rp 2,7 triliun untuk pengadaan peralatan pesawat nirawak.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 13 Mei 2026
Inggris Kirim Kapal Perang, Penyapu Ranjau Tanpa Awak dan Jet Tempur ke Selat Hormuz
Bagikan