Punya SDM dan SDA Melimpah, Indonesia Masih Tertinggal dari Singapura dan Korsel

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Maret 2021
Punya SDM dan SDA Melimpah, Indonesia Masih Tertinggal dari Singapura dan Korsel

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. (Foto: Antara).

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Lembaga pendidikan, termasuk perguruan tinggi, diminta membantu Pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga Indonesia dapat mengejar ketertinggalan dari negara maju.

"Salah satu faktor utama yang menjadi tantangan kita adalah kualitas sumber daya manusia perguruan tinggi yang belum mencapai angka ideal," kata Wakil Presiden Ma’ruf Amin dalam sambutannya pada Wisuda Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Nusa Tenggara Barat (NTB). Rabu (3/3).

Baca Juga:

SDM Indonesia Didominasi Lulusan SMP, Ini Langkah HIPMI

Sebagai negara dengan sumber daya alam (SDA) melimpah, tegas Wapres, Indonesia harus dapat memanfaatkan kekayaan tersebut menjadi produk yang berdaya jual tinggi. Hal itu dapat dilakukan jika masyarakat memiliki keahlian dalam mengolah SDA tersebut.

Wapres mencontohkan, dua negara di Asia, Korea Selatan dan Singapura, yang dapat menguasai pasar global dengan produk-produk elektronik dan bisnis internasional meskipun memiliki keterbatasan SDM dan SDA.

"Korea Selatan telah membanjiri dunia dengan berbagai produk-produk elektronik dan kendaraan yang berkualitas. Sementara Singapura, yang tidak memiliki sumber daya alam yang cukup, dapat menguasai bisnis internasional dengan sangat baik," jelasnya.

Sementara itu, lanjut Wapres, Indonesia yang memiliki potensi SDM dan SDA tinggi justru masih berupaya keras untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara maju di Asia.

"Indonesia, yang memiliki sumber daya alam yang sangat melimpah, masih harus mengejar ketertinggalan dari negara-negara seperti Korea Selatan dan Singapura," tukasnya.

Tambang Freeport. (Foto: Antara)
Tambang Freeport. (Foto: Freeport Indonesia)

Kualitas pendidikan dan banyaknya masyarakat menempuh pendidikan tinggi, menurut Wapres, berpengaruh besar terhadap kemajuan di Korsel dan Singapura.

"Bangsa-bangsa yang mengalami kemajuan pesat di dunia umumnya memiliki SDM yang telah dibina melalui pendidikan tinggi, misalnya Korea Selatan memiliki angka partisipasi kasar perguruan tinggi (APK-PT) sebesar 91 persen dan Singapura 62,2 persen," katanya.

Wapres berharap, seluruh perguruan tinggi di Indonesia, meningkatkan peran dan fungsinya dalam mencetak SDM yang menguasai teknologi dan menciptakan inovasi sesuai kebutuhan pasar global.

"UNU NTB harus mengambil peran mempersiapkan sumber daya manusia yang berkualitas dan profesional, yang mampu mengelola potensi daerah dan menjadi bagian penting dalam program pembangunan," katanya dikutip Antar. (*)

Baca Juga:

Wapres Tegaskan Pembangunan Papua Melalui Pendekatan Wilayah Adat

#ESDM #Pendidikan #Ma'ruf Amin
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Anak-anak yang tewas atau terluka di sekolah Al-Khair tersebut berusia 6 hingga 12 tahun.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
  34 Anak Tewas, 50 Lainnya Luka-Luka dalam Insiden Atap Sekolah Roboh di Paskitan
Indonesia
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Pemerintah turut mematangkan afirmasi khusus bagi pemenuhan hak belajar anak-anak di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Pemerintah Rampungkan Skema Kebijakan Pendidikan Gratis dari SD Sampai Kuliah
Indonesia
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Ketidakpastian geopolitik dan meningkatnya risiko gangguan pasokan (supply disruption risk).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Ada Ketidakpastian Suplai, Harga Minyak Indonesia Melonjak ke USD 112,81 dari USD 89,43
Indonesia
Panduan Lengkap Kesetaraan Paket C yang Wajib Kamu Tahu: Syarat, Kurikulum, dan Cara Lulus Terbaru
Masih bingung apa itu pendidikan kesetaraan dan Kejar Paket C? Temukan info lengkap soal syarat masuk, metode belajar, hingga cara resmi mendapat ijazah di sini!
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Panduan Lengkap Kesetaraan Paket C yang Wajib Kamu Tahu: Syarat, Kurikulum, dan Cara Lulus Terbaru
Indonesia
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
FSGI mencatat 100 kasus kekerasan di satuan pendidikan sepanjang Januari-September 2026. Sebanyak 60 persen merupakan kekerasan seksual.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
FSGI Catat 100 Kasus Kekerasan di Satuan Pendidikan, 60 Persen Kekerasan Seksual
Indonesia
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Keputusan tersebut diambil di tengah dinamika harga minyak dunia yang terus dipantau pemerintah atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
BBM Bersubsidi Dipastikan Tidak Akan Naik Sampai Akhir Tahun 2026
Dunia
Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Para siswa mengatakan jam sekolah terlalu panjang, fasilitas tidak memadai, termasuk ruang kelas yang terlalu panas, dan terlalu banyak ketidakhadiran pengajar.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Oktober 2026
 Demo Pelajar di Prancis Rusuh, Pemerintah Tutup Ratusan SMA
Dunia
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Sejumlah siswa sekolah menengah di Prancis menggelar aksi protes selama sepekan untuk menentang jadwal yang terlalu padat, kekurangan guru, dan beberapa isu pendidikan lainnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Unjuk Rasa Pelajar di Prancis Berujung Ricuh, Hampir 80 Orang Terluka
Indonesia
Kepala Bakom RI Qodari Sebut Pendidikan Gratis Upaya Pemerintah Hadirkan Inklusivitas
Rencana kebijakan pendidikan gratis akan melengkapi berbagai program pemerintah di bidang pendidikan yang telah berjalan.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Kepala Bakom RI Qodari Sebut Pendidikan Gratis Upaya Pemerintah Hadirkan Inklusivitas
Indonesia
Banggar DPR Sebut Butuh Anggaran Rp 302 Triliun Buat Pendidikan Gratis
Pemerintah berencana terlebih dulu menjalankan program percontohan (pilot project) dengan anggaran sekitar Rp 5 triliun
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
Banggar DPR Sebut Butuh Anggaran Rp 302 Triliun Buat Pendidikan Gratis
Bagikan