Puncak Festival Bahari 2019, Gubernur Anies Ajak Lestarikan Potensi Bahari Jakarta

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 22 September 2019
  Puncak Festival Bahari 2019, Gubernur Anies Ajak Lestarikan Potensi Bahari Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Anies R. Baswedan menjadi pemimpin upacara HUT ke-74 Republik Indonesia di Pantai Maju, Pulau D, Jakarta, Sabtu, (17/8/2019). Merahputih.com / Rizki Fitrianto

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar Festival Bahari Jakarta (FBJ) selama dua hari, pada 21–22 September 2019 di Pulau Tidung, Pulau Pramuka, dan Pulau Pari, Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu. Rangkaian kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, berkesempatan hadir pada puncak acara FBJ 2019, sekaligus menutup rangkaian festival ini, di Pulau Tidung Besar, pada Minggu (22/9).

Baca Juga:

Minggu Pagi Kualitas Udara Jakarta Terburuk Nomor Delapan di Dunia

Dalam sambutannya, Gubernur Anies menyampaikan, kegiatan FBJ 2019 ini menjadi ajang promosi wisata bahari yang mengedepankan edukasi dan konservasi. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat mewujudkan kepedulian semua pihak dalam upaya pelestarian, termasuk perlindungan dan pemanfaatan secara lestari sumber daya kelautan dan perikanan, serta pemanfaatan potensi bahari di Jakarta.

Anies Baswedan hadiri Festival Bahari Jakarta di Kepulauan Seribu
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (MP/Asropih)

“Alhamdulillah, puncak acara Festival Bahari di Jakarta berlangsung dengan lancar. Penting sekali bagi kita yang berada di sebuah negara kepulauan untuk lebih sering lagi mempromosikan kegiatan bahari, serta lebih mendorong masyarakat untuk berkegiatan di pesisir pantai dan terkait kebaharian. Lalu, khusus di sini, kita perlu mempromosikan pariwisata di Kepulauan Seribu ini,” ujar Anies.

Jakarta adalah kota yang mulainya dari pesisir. Oleh karena itu, Gubernur Anies menambahkan, Pemprov DKI Jakarta akan mendorong lebih banyak kegiatan yang menyadarkan arti pentingnya posisi pesisir. Hal tersebut merupakan salah satu tantangan bagi Pemprov DKI Jakarta, di mana peningkatan wisatawan harus sejalan dengan wisata ramah lingkungan. Melalui kegiatan FBJ 2019, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen melakukan konservasi dan rehabilitasi ekosistem laut.

“InsyaAllah nanti, setelah tuntas rancangannya, pesisir Jakarta bagian Utara akan bisa kembali menjadi kawasan yang dirasakan oleh masyarakat umum sehari-hari. Jakarta bagian Utara dan Kepulauan Seribu menjadi komponen yang penting sekali. Karenanya, kegiatan hari ini menjadi kegiatan penting untuk kita semua memulai babak baru. Terima kasih, Jakarta Tourism Forum, semoga nanti ide-idenya langsung bisa kita manfaatkan. Untuk DKPKP (Provinsi DKI Jakarta), kita harus lebih banyak lagi berinteraksi dengan masyarakat, terutama dengan mereka yang punya minat kegiatan kebaharian,” jelas Anies.

Perlu diketahui, FBJ 2019 merupakan wujud satu langkah untuk sejuta langkah ke depan yang akan digerakkan sebagai bentuk komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam melakukan konservasi dan rehabilitasi ekosistem laut, antara lain melalui penanaman 1.000.000 bibit mangrove, 1.500.000 bibit karang, dan 2.400.000 benih ikan yang akan didistribusikan dan dilepaskan ke laut sebagai bentuk restocking ikan. Aktivitas exposure hasil konservasi alam laut dikemas dengan berbagai kegiatan, yaitu kompetisi foto underwater, kompetisi foto budaya pesisir, menikmati open water swimming dengan berkompetisi renang sepanjang 700 meter, dan kompetisi perahu hias.

“Kemarin kita melakukan aksi bersih sampah dan juga menanam mangrove, penanaman terumbu karang dan juga melepas ikan, serta kegiatan hiburan dan berbagai lomba. Semoga ini merupakan awal bagi kita untuk lebih memerhatikan lingkungan, karena ini juga sebagian dari tugas pokok kami di pusat budi daya dan konservasi laut di Kepulauan Seribu,” ucap Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta, Darjamuni.

Baca Juga:

Mulai Oktober Polda Metro Jaya Terapkan E-TLE di Jalan Tol

FBJ 2019 juga bercita-cita meninggalkan warisan berupa kelestarian lingkungan yang berkelanjutan, budaya masyarakat yang ramah lingkungan, dan budaya masyarakat yang sadar wisata. Konsep 'Love Our Ocean' mengkampanyekan gerakan dengan jargon ASIK (Anti Sampah Plastik), yakni Generasi ASIK Goes to Pulau Seribu. Konsep ini merupakan sebuah ajakan untuk mencintai laut melalui kegiatan pelestarian laut. Pada acara ini juga diadakan kegiatan aksi bersih pantai dan aksi bersih dalam laut dengan slogan ASIK tersebut.

Acara yang bersinergi dengan Jakarta Tourism Forum bersama pemangku kepentingan lainnya ini juga dimeriahkan oleh kegiatan Oceanic Folk Festival (OFF) yang mempertemukan kebudayaan bahari masyarakat internasional dari Afrika, Amerika Latin, dan Asia-Pasifik dengan kebudayaan di Jakarta. Selain itu, ditampilkan juga kesenian Betawi, seperti Wayang Kulit Betawi dan Tanjidor Brass Band, serta digelar Bazar UKM di Pulau Tidung, Pulau Pramuka, dan Pulau Pari/Lancang.(Pon)

Baca Juga:

Jakarta Resmi Gelar Formula E Tahun Depan, Lokasinya di Monas

#Kepulauan Seribu #Wisata Bahari #Gubernur DKI Jakarta #Anies Baswedan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ponco Sulaksono

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
NasDem Jakarta Dorong Pembentukan Dapil Khusus Kepulauan Seribu
Pembentukan dapil di Jakarta saat ini belum sepenuhnya memenuhi prinsip pembentukan dapil sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pemilu.
Dwi Astarini - Jumat, 24 April 2026
NasDem Jakarta Dorong Pembentukan Dapil Khusus Kepulauan Seribu
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Indonesia
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
ASN DKI Jakarta kedapatan menggunakan mobil dinas di Puncak Bogor. Pramono Anung menegaskan tidak ada toleransi, BPAD beri teguran dan lakukan evaluasi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 07 April 2026
ASN Jakarta Pakai Mobil Dinas ke Puncak, Pramono Anung: Sudah Ditegur
Indonesia
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Data kunjungan wisatawan selama libur Paskah 2026 menunjukkan bahwa Kepulauan Seribu masih menjadi salah satu tujuan liburan favorit warga urban.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 April 2026
Ribuan Orang Menyebrang ke Kepulauan Seribu Nikmati Libur Paskah
Indonesia
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Menurut Pramono, keberadaan warga yang tinggal di fasilitas umum, termasuk di pinggir rel maupun tempat pemakaman umum (TPU), menjadi persoalan lama di Jakarta.
Frengky Aruan - Sabtu, 28 Maret 2026
Gubernur Pramono Dukung Rencana Presiden Prabowo Bangun Hunian Layak bagi Warga Bantaran Rel di Senen
Indonesia
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Pramono hanya mengingatkan pendatang harus punya kesiapan diri yang bagus dan kemampuan untuk bekerja.
Frengky Aruan - Jumat, 27 Maret 2026
Pendatang di Jakarta Pascalebaran Bisa Sampai 12 Ribu Orang, Gubernur Pramono: Tidak Ada Operasi Yustisia
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
“Jadi bagi siapapun warga negara Indonesia yang mau datang ke Jakarta, Jakarta terbuka, tetapi Jakarta tentunya juga mensyaratkan orang untuk bekerja itu harus dengan kapasitas, kapabilitas, atau yang menjadi kebutuhan,” kata Pramono.
Frengky Aruan - Rabu, 25 Maret 2026
Gubernur Pramono Tegaskan Jakarta Terbuka bagi Siapa Pun Pendatang dengan Catatan
Bagikan