Puluhan Warga Ditemukan Tewas Usai Serang 22 Hari di Khan Younis Berakhir
Arsip - Sejumlah warga Palestina memeriksa bangunan yang hancur pascaserangan udara Israel di Kota Rafah di Jalur Gaza selatan, Jumat (5/1/2024). ANTARA/Xinhua/Khaled Omar/am.
MerahPutih.com - Israel terus melanjutkan serangan brutalnya di Jalur Gaza setelah serangan Hamas pada 7 Oktober lalu, meskipun ada resolusi Dewan Keamanan PBB yang menyerukan gencatan senjata segera.
Teranyar, sebanyak 10 jasad warga Palestina ditemukan pada Jumat (30/9) setelah tentara Israel menarik diri dari daerah-daerah di Jalur Gaza selatan.
Sumber medis di Rumah Sakit Nasser mengatakan, jasad warga Palestina tersebut dibawa dari Khan Younis bagian tengah dan timur setelah tentara Israel mundur dari wilayah tersebut.
Penarikan pasukan itu menandai berakhirnya serangan militer selama 22 hari di Khan Younis di Jalur Gaza selatan.
Baca juga:
Perang Gaza Tambah Beban Ekonomi Israel
Dilansir Anadolu, operasi tersebut meninggalkan kehancuran yang signifikan dengan bangunan tempat tinggal, jalan, dan infrastruktur yang rusak parah, menurut para saksi mata.
Serangan gencar tersebut mengakibatkan lebih dari 40.600 warga Palestina tewas yang sebagian besar adalah perempuan dan anak-anak, serta lebih dari 93.800 orang terluka.
Otoritas kesehatan setempat menegaskan, blokade yang sedang berlangsung di Gaza telah menyebabkan kekurangan pangan, air bersih dan obat-obatan, sehingga menyebabkan sebagian besar wilayah tersebut hancur. (*)
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Indonesia Gabung Badan Internasional Trump, Prabowo Dinilai Sedang Cari Celah untuk Bela Palestina
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
[HOAKS atau FAKTA] : Prabowo Nyatakan Indonesia siap Berperang Melawan Israel
Israel 813 Kali Langgar Gencatan Senjata Gaza, Banjir Kecaman Negara Eropa
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Presiden Trump Larang Warga 8 Negara Masuk AS, Termasuk Laos dan Palestina
ICC Tolak Banding Israel, Status PM Benjamin Netanyahu Tetap Buron Kejahatan Perang
Trump Bakal Jabat Ketua Dewan Perdamaian, Kelola Administrasi Gaza
Israel Serbu Kantor PBB untuk Pengungsi Palestina, Staf Internasional Dipaksa Pergi
8 Negara Muslim Termasuk Indonesia Desak Israel Buka Gerbang Rafah 2 Arah