Puluhan Daerah Masuk Kategori Rawan Pangan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Jumat, 21 Juli 2023
Puluhan Daerah Masuk Kategori Rawan Pangan

Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi. (Foto: Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Pangan Nasional (Bapanas) membuat laman sistem peringatan dini kerawanan pangan dan gizi (SKPG) dengan akses kepada pemerintah provinsi serta 514 pemerintah kabupaten dan kota, untuk memasukkan tiga aspek data ketahanan pangan sebagai langkah antisipasi masalah pertanian dan peternakan.

Kepala Badan Pangan Nasional Arief Prasetyo Adi menyampaikan, dampak El Nino yang dapat membuat kekeringan panjang bisa mengakibatkan pertanian dan peternakan terganggu, sehingga kecukupan pangan perlu diantisipasi.

Baca Juga:

BMKG Sebut Puncak El Nino Berdampak pada Kekeringan dan Ketahanan Pangan

"Data yang ada di dalamnya adalah data dari daerah yang diinput oleh bapak, ibu bagian urusan pangan di daerah," ujar Arief.

Pemerintah daerah dan masyarakat umum dapat melihat perkembangan SKPG ini berbasis website yang dapat diakses melalui skpg.badanpangan.go.id, dan secara periodik menghasilkan data status rawan pangan dan gizi baik secara nasional, provinsi maupun kabupaten kota.

Arief menyebut, di dalam SKPG terdapat tiga aspek yang ada di dalamnya itu ketersediaan pangan menyangkut luasan lahan, puso atau gagal panen, lalu keterjangkauan pangan yakni daya beli masyarakat dan pemanfaatan pangan mengenai kandungan gizi yang dinilai dari berat badan (BB) balita Indonesia.

Selain penyediaan website, untuk dapat memberi peringatan dini kerawanan pangan, perlu orang-orang yang memang mengerti tentang pangan di daerah masing-masing.

Dinas-dinas urusan pangan dapat memasukkan data pangan daerah yang bisa dilihat secara nasional, sehingga ketika ada daerah berlebih ketersediaannya akan dapat memasok yang kekurangan.

Ia berharap, sosialisasi yang melibatkan semua perwakilan pemerintah provinsi, kabupaten dan kota mengemas dan menjalan program makan enak, makan sehat, makan B2SA yaitu beragam, bergizi seimbang, dan aman, serta yang terakhir habiskan.

Program tersebut untuk menjaga aspek pertama, yaitu ketersediaan pangan di daerah produsen maupun konsumen. Masyarakat diharapkan dapat menerima keberagaman konsumsi dan tidak membuang-buangan ketersediaan pangan.

Saat ini, kata ia, terdapat 74 daerah yang masuk dalam kategori rawan pangan, sebagian besar berada di Indonesia bagian timur. Kerawanan pangan pun telah terpetakan di Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan atau Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA).

Pada sisi lain, hasil produksi pangan Indonesia rata-rata terbuang 30 persen karena berbagai faktor. Oleh karena itu, kata Arief, sistem peringatan dini kerawanan pangan ini dapat digunakan sebagai pencegahan.

"Kami ajak pemerintah daerah melalui dinas-dinas urusan pangan dapat menjaga kerawanan pangan dengan data dan pengetahuan yang cukup di SDM," katanya. (*)

Baca Juga:

BUMN Pangan Bakal Dapat Suntikan Kredit Rp 3 Triliun

#Harga Pangan #Krisis Pangan #Pemulihan Ekonomi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Harga Cabai di Jawa Tengah Tembus Rp 90 Ribu per Kg, Pedagang Makanan Kelimpungan
Harga cabai di Jawa Tengah kini menembus Rp 90 ribu per kilogram. Pedagang makanan pun mulai kelimpungan.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Harga Cabai di Jawa Tengah Tembus Rp 90 Ribu per Kg, Pedagang Makanan Kelimpungan
Indonesia
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Kemendag mendorong dinas perdagangan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota untuk turut melakukan pengawasan distribusi Minyakita di wilayah masing-masing
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
15 Distributor Minyakita Dapat Teguran Tertulis, Jual Harga Melebihi HET Sampai Tidak Batasi Pembelian
Indonesia
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Komoditas yang turut memberikan tekanan di wilayah tersebut antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mayoritas Daerah Alami Kenaikan Harga Pangan
Indonesia
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
"Ternyata ada dugaan (kecurangan beras) beralih dari premium ke fortifikasi. Katanya fortifikasi, setelah kita cek di lab, ada empat lab kredibel, kita cek ternyata tidak sesuai dengan labelnya," ujar Amran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Mentan Amran Temukan Dugaan Perubahan Produk Beras Premium Jadi Beras Fortifikasi
Indonesia
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Cari tahu update harga pangan hari ini sebelum ke pasar! Harga cabai rawit merah meroket sampai Rp84.400 dan telur ayam ikut naik. Intip daftar harga sembako terkini selengkapnya di sini
Angga Yudha Pratama - Kamis, 17 September 2026
Cek Update Harga Pangan Hari Ini, Harga Cabai Rawit Merah Tembus Rp84 Ribu Bikin Dompet Menjerit
Indonesia
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Harga rata-rata tercatat Rp 41.935 per kilogram, sementara HAP berada di level Rp 40.000 per kilogram.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 14 September 2026
Harga Daging dan Telor Ayam Terus Bergejolak, Lebihi Harga Acuan Penjualan
Indonesia
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Harga cabai rawit merah di Jakarta naik hingga 30,56 persen. Pemprov DKI siapkan tiga strategi pangan murah.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kutu Kebul Biang Keladi Harga Cabai Rawit Merah Meroket di Jakarta
Indonesia
Pemerintah Bakal Luncurkan Beras Kita Ganti Beras SPHP, Warna Kemasan Berubah Jadi Biru
Peluncuran Beras Kita Medium bersama Beras Kita Premium dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2026 bertepatan dengan memasuki tahun ketiga pemerintahan Presiden Prabowo Subianto
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 08 September 2026
Pemerintah Bakal Luncurkan Beras Kita Ganti Beras SPHP, Warna Kemasan Berubah Jadi Biru
Indonesia
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Inflasi pangan menjadi kekhawatiran utama pada kuartal III dan IV 2026, terutama seiring risiko gangguan pasokan akibat El Nino.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Harga Beras Melonjak, Pemerintah Bisa Berikan Subsidi Biaya Logistik Buat Turunkan Harga
Indonesia
Update Harga Terbaru Pangan Nasional 19 Agustus 2026: Telur Ayam Ras dan Daging Sapi Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp67 Ribu
Sektor komoditas cabai memperlihatkan pergerakan harga tinggi pada seluruh varian produk
Angga Yudha Pratama - Rabu, 19 Agustus 2026
Update Harga Terbaru Pangan Nasional 19 Agustus 2026: Telur Ayam Ras dan Daging Sapi Melonjak, Cabai Rawit Merah Tembus Rp67 Ribu
Bagikan