Puluhan Anggota NII Ucap Ikar Sumpah Setia Kembali ke NKRI

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 25 April 2022
Puluhan Anggota NII Ucap Ikar Sumpah Setia Kembali ke NKRI

Puluhan anggota Negara Islam Indonesia (NII) menyatakan ikrar sumpah setia kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Foto: Polri

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Puluhan anggota Negara Islam Indonesia (NII) menyatakan ikrar sumpah setia kembali ke Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Pelepasan baiat ini digelar di Denpasar, Bali.

"Kegiatan pelepasan baiat dan ikrar sumpah setia Kepada NKRI oleh 25 orang anggota NII di Aula Polresta Denpasar, pada 23 April 2022," ujar Kabag Banops Densus 88 Antiteror Polri Kombes Aswin Siregar kepada wartawan, Senin (25/4).

Baca Juga

Terduga Teroris NII Punya Tujuan Menggulingkan Pemerintah

Menurut Aswin, puluhan eks anggota NII ini telah menyadari jika organisasi NII tersebut terlarang. Untuk kegiatan ini disebutnya berjalan dengan aman dan lancar.

Mereka menyadari bahwa NII adalah organisasi yang menyimpang dan terlarang. Pelepasan baiat tidak ada unsur paksaan dari pihak manapun.

"Pelepasan baiat atas kesadaran sendiri dan ingin hidup beragama dan bermasyarakat yang baik dan patut kepada NKRI," sambungnya.

Ikrar sumpah setia anggota NII ke NKRI juga turut disaksikan oleh Kasatgaswil Densus 88 Bali Kombes I Ketut Widhiarto, Kapolresta Denpasar AKBP Bambang Yugo Pamungkas, hingga Ketua GP Ansor Bali H Yusuf Naim.

"Melaksanakan kegiatan acara ikrar sumpah kesetiaan NKRI, oleh 25 target teror kelompok Negara Islam Indonesia (NII) yang dilaksanakan secara perorangan dan bergantian," tutup Aswin.

Baca Juga

Densus 88 Lakukan Pembinaan ke 59 Warga Garut yang Diduga Dibaiat NII

Dari informasi yang dihimpun, para pelaku termotivasi pemikiran sang pendiri, Kartosuwiryo terkait perjuangannya masa lalu diteruskan secara turun temurun.

Terdapat beberapa tersangka NII yang berada dalam satu garis keluarga Kartosuwiryo.

Kartosuwiryo merupakan tokoh Islam yang aktif di Masyumi pada era Orde Lama. Ia kerap mempopulerkan pemikiran ideologi Islam dalam pergerakannya lewat Partai Sarekat Islam Indonesia (PSII) sejak tahun 1930-an.

Namun, pergerakannya semakin ekstrem hingga akhirnya membentuk NII. Gerakan itu semula eksis dan berkembang di wilayah Tasikmalaya, Jawa Barat sejak 1949.

Namun, pecahan hingga cabang dari kelompok ini mulai berkembang dan terbentang ke wilayah-wilayah lain seiring perkembangan. (Knu)

Baca Juga

Kemenag Dalami Perekrutan NII di Garut

#Densus 88
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Ledakan diduga bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 menyebut pelaku merupakan siswa berinisial R (17).
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan di MAN 3 Padang, Polisi Amankan Siswa Berinisial R dan Sejumlah Barang Bukti
Indonesia
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Penyidik kini menelusuri nomor telepon yang digunakan untuk mengirim pesan WhatsApp serta memeriksa rekaman CCTV di sekitar sekolah.
Dwi Astarini - Senin, 13 Juli 2026
Teror Bom di SDN Srengseng Sawah Hoaks, Pelaku Terancam Pidana Terorisme
Indonesia
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Warga agar tidak turut menyebarkan informasi yang belum dapat diverifikasi kebenarannya guna mencegah timbulnya keresahan di ruang publik.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
SDN Srengseng Sawah 15 Pagi Dapat Teror Bom, Polda Metro Jaya Minta Warga Tidak Termakan Hoaks
Indonesia
Densus 88 Lacak Nomor Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Srengseng Sawah 15, Jakarta Selatan terpaksa harus dihentikan, karena adanya ancaman bom.
Frengky Aruan - Senin, 13 Juli 2026
Densus 88 Lacak Nomor Pengirim Ancaman Bom di SDN Srengseng Sawah 15 Jaksel
Indonesia
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Pendekatan terhadap anak yang terpapar persoalan di ruang digital mengedepankan perlindungan, rehabilitasi, dan pendampingan.
Dwi Astarini - Kamis, 21 Mei 2026
Paham Radikal Menyebar Cepat, Kadensus 88 Minta Orangtua Lindungi Anak di Ruang Digital
Indonesia
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Kadensus 88 AT Polri mengungkap pola baru terorisme digital yang menyasar generasi muda melalui algoritma, komunitas virtual, dan kerentanan psikologis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 21 Mei 2026
Densus 88 Ungkap Pola Baru Terorisme Digital, Anak Muda Jadi Target Rentan
Indonesia
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Densus 88 mengungkapkan, sebanyak 70 anak di 19 provinsi terpapar konten kekerasan ekstrem.
Soffi Amira - Kamis, 08 Januari 2026
Ancaman Serius Generasi Muda, Densus 88 Ungkap 70 Anak di 19 Provinsi Terpapar Konten Kekerasan Ekstrem
Indonesia
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Ada komunitas digital yang berkembang secara masif di media sosial dan berpotensi mendorong kekerasan ekstrem, khususnya pada anak-anak.
Dwi Astarini - Rabu, 07 Januari 2026
Temuan Densus 88, Anak-Anak yang Marah saat Dilarang Main Ponsel Terindikasi Terpapar Paham Terorisme
Indonesia
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Jumlah penangkapan tersangka terorisme tahun ini lebih rendah jika dibandingkan dengan 2023, yakni sebanyak 147 orang dan pada 2024 sebesar 55 orang.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
Pertahankan Zero Attack, Densus 88 AT Polri Tangkap 51 Teroris Sepanjang 2025
Bagikan