Puisi ‘Banteng yang Terluka' Jadi Pengingat agar Kader PDIP Tidak Jadi Pengecut Apalagi Pengkhianat

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 23 Mei 2024
Puisi ‘Banteng yang Terluka' Jadi Pengingat agar Kader PDIP Tidak Jadi Pengecut Apalagi Pengkhianat

Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun menyambut kehadiran Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto. (Dok. PDIP)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPP PDI Perjuangan (PDIP) Bidang Kehormatan, Komarudin Watubun melantunkan puisi berjudul 'Banteng Yang Terluka' untuk menyambut kehadiran Sekjen PDIP, Hasto Kristiyanto yang tiba di lokasi Rakernas V, Ancol, Jakarta Utara, Kamis (23/5).

Hasto sebelumnya berlari membawa obor api abadi Mrapen bersama Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP) Hendrar Prihadi atau Hendi dan sejumlah politikus PDIP. Sejumlah pemuda dan kader dari PDIP juga ikut berlari mendampingi Hasto yang membawa obor api abadi Mrapen.

Hasto berlari dari Jalan HBR Motik, Kemayoran, menuju Beach City International Stadium dengan jarak 6 kilometer.

Mengenakan setelan serba hitam, Komarudin menyambut Hasto dan rombongan pelari yang tiba di lokasi Rakernas V PDIP. Komarudin kemudian membacakan puisi berjudul 'Banteng Yang Terluka' yang berisi lecutan semangat bagi kader PDIP.

Baca juga:

PDIP Hormati Keputusan Bobby Nasution Bergabung ke Gerindra

Puisi Komarudin juga mengingatkan kader PDIP untuk tidak menjadi pengecut dan tetap dalam satu barisan bersama sang ketum Megawati Soekarnoputri.

Sementara itu, Hasto dalam sambutannya mengatakan, rasa letih berlari sejauh 6 kilometer menjadi sirna ketika mendengarkan puisi dari Komarudin.

"Kelelahan itu sepertinya sirna ketika kami mendengarkan puisi yang dibacakan oleh putra Indonesia Timur Bapak Komarudin Watubun saudara-saudara sekalian," ucap Hasto.

PDIP bakal menggelar Rakernas V pada 24-26 Mei 2024 di Beach City International Stadium Ancol, Jakarta.

Rakernas kali ini mengambil tema "Satyameva Jayate: Kebenaran Pasti Menang" dan subtema "Kekuatan Persatuan Rakyat dalam Kebenaran". (Pon)

Baca juga:

Hasto Tegaskan Anies Belum Lakukan Komunikasi Politik dengan PDIP

Berikut puisi yang dibacakan Komarudin:

Meskipun anak panah menembus sekujur tubuhku,

tetapi jeritan kesakitan ini, menyatukan jiwa dan ragaku untuk tetap berjuang.

Bagaikan Obor Api Perjuangan Nan Tak Kunjung Padam ini,

Hai banteng-banteng yang gagah perkasa,

Dari Merauke sampai ke Sabang, Dari Pulau Rote sampai ke Miangas,

Jangan jadi pengecut apalagi pengkhianat

Satukan barisan di bawah komando Megawati Soekarnoputri

Satyam Eva Jayate

Kebenaran Pasti Akan Menang

Kalibata, 23 Mei 2024

#PDIP #Rakernas PDIP
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Pertemuan tersebut merupakan lanjutan setelah kedua tokoh bertemu pada Senin (28/9) malam.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Megawati Rencanakan Kunjungan Balsan ke Presiden Prabowo, Dijadwalkan Oktober
Indonesia
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia di usia 73 tahun, Sabtu (26/9). Ia meninggalkan karya dan lagu legendaris.
Soffi Amira - Sabtu, 26 September 2026
Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia di Usia 73 Tahun, ini Profil dan Jejak Kariernya
Indonesia
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Angka tersebut belum menjadi keputusan resmi karena masih dibicarakan secara informal oleh partai politik.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Puan Ungkap PDIP sudah Diajak Bicara soal PT 5 Persen dan Syarat Capres Diusung 2 Parpol
Indonesia
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Penaikan PT diperlukan untuk mendorong efektivitas kerja parlemen.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
PDIP Buka Opsi Parliamentary Threshold 5-7 Persen untuk Efektivitas Kerja Parlemen
Indonesia
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Pelemahan benteng demokrasi tidak dilakukan melalui pengerahan militer atau perebutan kekuasaan secara paksa, tapi dilegalkan melalui instrumen hukum formal atau autocratic legalism.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Sebut Demokrasi RI Rusak secara Legal, Andi Widjajanto: Everything Was Legalized
Indonesia
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Pengerahan Kapal RS Laksamana Malahayati ini merupakan tindak lanjut dan arahan langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri.
Dwi Astarini - Jumat, 21 Agustus 2026
Megawati Instruksikan PDIP Kirim Kapal RS Apung Laksamana Malahayati ke Lokasi Gempa NTT
Indonesia
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Tidak ada satu pun pasal di dalam Undang-Undang Dasar 1945 yang mengenal istilah partai koalisi, partai oposisi, shadow cabinet maupun partai penyeimbang.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 13 Agustus 2026
PAN Setuju Dengan Megawati Tidak Ada Oposisi Dalam Politik Indonesia
Olahraga
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Soekarno Cup 2026 resmi bergulir di Surabaya sebagai bagian peringatan HUT ke-81 RI, yang digagas Prananda Prabowo
Wisnu Cipto - Senin, 10 Agustus 2026
Semarak HUT ke-81 RI, Soekarno Cup 2026 Resmi Bergulir di Surabaya
Indonesia
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Memasuki agenda utama, sesi bedah buku autobiografi jilid 2 dan 3 ini dipandu langsung oleh jurnalis senior Bambang Harymurti yang bertindak sebagai moderator
Angga Yudha Pratama - Minggu, 09 Agustus 2026
Bambang Harymurti Pimpin Bedah Buku Erros Djarot, Megawati Duduk Bersanding Bersama Elit Politik Nasional
Indonesia
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Kelompok yang dinilai perlu menjadi prioritas, lanjutnya, meliputi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita yang berisiko mengalami gangguan gizi.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 31 Juli 2026
Dampak Putusan MK, PDIP Usulkan Anggaran MBG Rp 60 Triliun Tiap Tahun Dengan Target Terarah
Bagikan