Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Publik Menanti Perubahan di Golkar

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 03 Desember 2017
Publik Menanti Perubahan di Golkar

Ketua DPD I Golkar Jawa Barat Dedi Mulyadi. Foto: ANTARA

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ketua DPD Partai Golkar Jawa Barat, Dedi Mulyadi menegaskan bahwa Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) Partai Golkar sudah menjadi harapan publik terhadap partai berlambang pohon beringin tersebut.

"Saya melihat, momentum ini harus dimanfaatkan oleh warga partai untuk memperbaiki kondisi citra partai yang kian terpuruk," ujar Dedi Mulyadi dalam siaran persnya, seperti dilansir Antara, Minggu (3/12).

Ia menghadiri Pelantikan Dewan Pertimbangan DPD Partai Golkar Daerah Istimewa Yogyakarta sekaligus dialog kader dalam rangka penyelamatan Partai Golkar di Gandung Pardiman Center, Kabupaten Bantul, Yogyakarta.

"Hari ini ada nuansa berbeda, ketika dulu zaman Bang Akbar Tandjung, Golkar melakukan perubahan dari dalam tetapi tidak dipercaya dari luar, tekanan politiknya sangat luar biasa pada Tahun 1999 dan Tahun 2004," kata dia.

"Dan hari ini terbalik, Golkar mendapatkan dukungan publik yang luar biasa untuk melakukan perubahan. Artinya, ini tergantung para pemimpin Golkar itu sendiri, publik sangat menunggu perubahan," lanjut Dedi.

Oleh karenanya, Dedi mengingatkan agar momentum ini tidak terlewatkan. Sebab kata dia, dalam politik, jika momentum tidak digunakan dengan baik, maka tidak akan ada artinya untuk perubahan partai.

Hal ini juga berkaitan dengan kontestasi politik yang membutuhkan konsolidasi internal jelang Pilkada serentak 2018, Pileg dan Pilpres 2019 mendatang.

"Kalau momentum ini lewat ya tidak ada artinya," kata dia.

Langkah konsolidasi internal melalui mekanisme Munaslub ini lanjut Dedi, tidak perlu lagi menunggu proses hukum Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto.

Ia mengatakan harus dipisahkan antara proses hukum dan proses politik karena kedua proses tersebut memiliki logika penyelesaian yang berbeda.

"Jelas berbeda, Munaslub itu menjadi kebutuhan organisasi karena hari ini Partai Golkar terus mengalami penurunan elektabilitas yang tajam, maka harus ada perubahan. Jadi, proses praperadilan maupun peradilan Pak Setya Novanto tidak terkait dengan Munaslub yang diusulkan oleh DPD I," katanya.

Sementara itu Wakil Ketua Dewan Kehormatan DPP Partai Golkar Akbar Tandjung mengatakan seluruh piranti Partai Golkar mulai dari Dewan Pembina, Dewan Pakar dan Dewan Kehormatan mendukung adanya perubahan partai menuju arah yang lebih baik.

Ketiga piranti ini, kata dia, tidak bisa dilepaskan dari partai baik secara kultur maupun kesejarahan.

"Ketiga Dewan ini penting sekali. Apalagi kalau melihat AD/ART Partai, inilah yang menjaga roh dan nilai perjuangan Partai Golkar," kata Akbar

#Dedi Mulyadi #Partai Golkar
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KDM akan Serahkan Uang Rp 250 Juta untuk Korban Penganiayaan Taufik Hidayat saat Hari Bhayangkara
Kapolda Jabar Irjen Rudi Setiawan memutuskan untuk menyerahkan uang sayembara Rp 250 juta kepada korban.
Dwi Astarini - Jumat, 26 Juni 2026
KDM akan Serahkan Uang Rp 250 Juta untuk Korban Penganiayaan Taufik Hidayat saat Hari Bhayangkara
Indonesia
Respon Pemprov DKI Dikirm Karangan Bunga Monokrom oleh Dedi Mulyadi
Karangan dengan bunga berwarna hitam putih berisi ucapan selamat itu bertuliskan dari Kang Dedi Mulyadi, Gubernur Jawa Barat atas .Hari Ulang Tahun (HUT) ke-499 Kota Jakarta.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 24 Juni 2026
Respon Pemprov DKI Dikirm Karangan Bunga Monokrom oleh Dedi Mulyadi
Indonesia
Dedi Mulyadi Murka! Pelaku Penganiayaan Perempuan di Bandung Diburu, Siapkan Hadiah Rp 250 Juta
Dedi Mulyadi menyiapkan hadiah Rp 250 juta bagi siapa pun yang menemukan pelaku penganiayaan perempuan di Bandung.
Soffi Amira - Selasa, 23 Juni 2026
Dedi Mulyadi Murka! Pelaku Penganiayaan Perempuan di Bandung Diburu, Siapkan Hadiah Rp 250 Juta
Indonesia
Dedi Mulyadi Ambil Alih Pembiayaan Pengobatan Perempuan Korban 3 Tahun Disekap dan Dianiaya Pacar
Selain biaya penanganan medis di rumah sakit, Pemprov Jabar juga menyalurkan santunan logistik bagi keluarga yang mendampingi korban selama masa perawatan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 23 Juni 2026
Dedi Mulyadi Ambil Alih Pembiayaan Pengobatan Perempuan Korban 3 Tahun Disekap dan Dianiaya Pacar
Indonesia
HUT ke-499 Jakarta, Kang Dedi Mulyadi Kirim Karangan Bunga Hitam
Umumnya karangan bungan memiliki warna cerah yang menggambarkan suasana suka cita.
Dwi Astarini - Senin, 22 Juni 2026
HUT ke-499 Jakarta, Kang Dedi Mulyadi Kirim Karangan Bunga Hitam
Olahraga
Bonus Rp 1 Miliar KDM untuk Persib dari Hasil Jual Sejumlah Sapi, Akan Dibagikan ke Pemain
KDM menjanjikan bonus yang lebih besar apabila Persib kembali meraih gelar juara musim depan, seperti disampaikan manajer Persib, Umuh Muchtar.
Frengky Aruan - Kamis, 04 Juni 2026
Bonus Rp 1 Miliar KDM untuk Persib dari Hasil Jual Sejumlah Sapi, Akan Dibagikan ke Pemain
Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Indonesia
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Status kasus pembunuhan Ketua DPD Golkar Maluku Utara, Nus Kei, naik ke penyidikan. Kedua pelaku terancam hukuman mati.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Kasus Pembunuhan Nus Kei Naik ke Penyidikan, 2 Pelaku Terancam Hukuman Mati
Indonesia
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru
Partai Golkar mendorong ambang batas parlemen naik jadi 5 persen. Angka itu dinilai masih memberikan ruang kompetisi yang sehat bagi partai politik.
Soffi Amira - Kamis, 23 April 2026
Partai Golkar Usul Parliamentary Threshold Naik Jadi 5 Persen, DPR Bahas Skema Baru
Indonesia
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Keluarga korban segera membawa Nus Kei ke RS Karel Sadsuitubun pada pukul 12.00 WIT untuk mendapatkan pertolongan medis
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Ketua DPD Golkar Nus Kei Tewas Ditusuk Saat Pijakan Tanah Kelahiran, Dua Pelaku Langsung Diringkus Polisi
Bagikan