Public Proclamation Charles Sebagai Raja Inggris, Tahapan Sebelum Penobatan

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Sabtu, 10 September 2022
Public Proclamation Charles Sebagai Raja Inggris, Tahapan Sebelum Penobatan

Ada beberapa tahapan sebelum Charles resmi dinobatkan (Coronation) sebagai Raja.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BEBUNYIAN terompet dan tembakan meriam menandai Public Proclamation Charles sebagai raja, menggantikan Ratu Elizabeth II, ibunya, Sabtu (10/09). Upacara ini berlangsung di Istana St James's, London di depan Accession Council (Dewan Aksesi).

Melansir Guardian, seremoni ini dihadiri oleh para anggota Dewan Aksesi--lembaga seremonial yang terdiri dari para bangsawan, tokoh politik dan keagamaan, yang mencakup Permaisuri Camilla, Pangeran William, Perdana Menteri (PM) Inggris Liz Truss, juga anggota kabinet dan anggota kabinet bayangan, serta Uskup Agung Canterbury.

Seremoni Aksesi merupakan seremoni bersejarah yang telah dilakukan selama berabad-abad. Untuk kali pertama, seremoni ini disiarkan televisi. Ketua House of Commons dan Presiden House of Lords pada parlemen Inggris, Penny Mordaunt, memimpin seremoni ini dan mengawalinya secara simbolis dengan mengumumkan wafatnya Ratu Elizabeth II.

Dewan Aksesi berjumlah 700 orang. Namun yang hadir pada seremoni tersebut hanya 200 orang. "Ini lantaran singkatnya waktu, jumlah yang hadir mungkin jauh lebih sedikit. Dalam penobatan sebelumnya pada 1952, sekira 200 orang hadir," tulis BBC.

Baca juga:

Silsilah Keluarga Ratu Elizabeth II dan Penerus Takhta Kerajaan Inggris

public proclamation charles
Usai terompet dan meriam berbunyi, bendera akan dinaikkan selama 24 jam sejak pukul 13 waktu setempat. (Foto: Youtube/CNN-News18)

Secara teknis Charles langsung menjadi Raja setelah Ratu meninggal. Namun, ada beberapa tahapan sebelum dia resmi dinobatkan (Coronation) sebagai Raja.

Usai terompet dan meriam berbunyi, bendera akan dinaikkan selama 24 jam sejak pukul 13 waktu setempat. Setelah itu, bendera diturunkan kembali setengah tiang.

Richard Tilbrook, Panitera Dewan Penasihat pada Dewan Aksesi, menyampaikan penetapan Charles sebagai Raja Inggris yang baru dengan sebutan Raja Charles III.

"Charles III, dengan rahmat Tuhan, Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Utara, dan kerajaan dan wilayah lainnya, Raja, kepala persemakmuran, pembela kesetiaan, kepada siapa kami memberikan kesetiaan dan kepatuhan dengan rendah hati," kata Tilbrook.

"God Save the King," tutup Tilbrook yang dibalas oleh para anggota Dewan Aksesi. Setelahnya, inilah untuk kali pertama sejak 1952, lagu kebangsaan Inggris akan dinyanyikan dengan kata-kata "God Save the King."

Baca juga:

Mengenal Sejumlah Peristiwa Penting dalam Kehidupan Ratu Elizabeth II

suksesi kerajaan inggris
Puncak suksesi adalah Penobatan (Coronation). (Foto: Youtube/CNN-News18)

Puncak suksesi adalah Penobatan (Coronation). Perlu persiapan untuk menuju puncak. Karena itulah Coronation tak akan segera dilakukan. Ratu Elizabeth naik takhta pada Februari 1952. Penobatan baru berlangsung setahun kemudian pada 2 Juni 1953.

Selama 900 tahun terakhir, Penobatan digelar di Westminster Abbey, di London. Upacara dilakukan dalam kebaktian Anglikan dan dipimpin oleh Uskup Canterbury.

Charles kemudian akan disematkan Mahkota St Edward, mahkota emas yang telah ada sejak 1661 dan menjadi bagian Mahkota Permata di Tower of London yang hanya dipakai ketika upacara Penobatan. Beratnya sekira 2,23 kilogram.

Karena Penobatan acara negara, pembiayaannya ditanggung oleh negara. Pemerintah memutuskan siapa saja tamu undangannya. (dru)

Baca juga:

Kisah Dua Utusan Indonesia Hadiri Penobatan Ratu Elizabeth II

#Ratu Elizabeth #Kerajaan Inggris
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Prince George Mulai Sekolah di Eton College, Ikuti Jejak Pangeran William dan Harry
Prince George resmi memulai pendidikan di Eton College pada usia 13 tahun. Ia mengikuti jejak Pangeran William dan Pangeran Harry di sekolah bergengsi Inggris tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 10 September 2026
Prince George Mulai Sekolah di Eton College, Ikuti Jejak Pangeran William dan Harry
Dunia
Kembali Tinggal di Inggris, Pangeran Harry Tunggu Keluarga Kerajaan Minta Maaf Duluan
Kepulangan Duke of Sussex Pangeran Harry dan keluarganya ke Inggris tidak serta-merta mencairkan hubungan dengan keluarga kerajaan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Kembali Tinggal di Inggris, Pangeran Harry Tunggu Keluarga Kerajaan Minta Maaf Duluan
Dunia
6 Tahun Pengasingan Diri Pangeran Harry-Megan Markle Berakhir, Kini Menetap Lagi di Inggris
Pangeran Harry dan Meghan Markle kembali tinggal di Inggris bersama Archie dan Lilibeth setelah enam tahun di AS.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
6 Tahun Pengasingan Diri Pangeran Harry-Megan Markle Berakhir, Kini Menetap Lagi di Inggris
Dunia
Adik Raja Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor Ditangkap Polisi Inggris
Adik Raja Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor, ditangkap polisi Inggris atas dugaan pelanggaran jabatan publik terkait kasus Epstein.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 19 Februari 2026
Adik Raja Charles III, Andrew Mountbatten-Windsor Ditangkap Polisi Inggris
Dunia
Raja Charles Cabut Gelar Kebangsawanan Adiknya Pangeran Andrew Imbas Skandal Seks
Istana Buckingham mengumumkan Pangeran Andrew, adik Raja Charles III, secara resmi kehilangan seluruh gelar kehormatan kerajaan dan akan meninggalkan kediaman resminya di Royal Lodge, Windsor.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Oktober 2025
Raja Charles Cabut Gelar Kebangsawanan Adiknya Pangeran Andrew Imbas Skandal Seks
ShowBiz
Kate Middleton Kunjungi Taman Kesehatan, Curhat ke Pasien Kanker tentang Beratnya Masa Pemulihan
Pada September, ia mengumumkan telah menyelesaikan kemoterapi dan melakukan apa yang ia bisa untuk tetap bebas dari kanker.
Dwi Astarini - Jumat, 04 Juli 2025
Kate Middleton Kunjungi Taman Kesehatan, Curhat ke Pasien Kanker tentang Beratnya Masa Pemulihan
ShowBiz
Lebih dari 100 Barang Putri Diana Dilelang untuk Amal, 'Gaun Kepedulian’ Terjual dengan Harga Tertinggi Mencapai Rp 8,5 M
Gaun tersebut dikenakan Diana di beberapa kesempatan publik antara 1988 dan 1992.
Dwi Astarini - Rabu, 02 Juli 2025
Lebih dari 100 Barang Putri Diana Dilelang untuk Amal, 'Gaun Kepedulian’ Terjual dengan Harga Tertinggi Mencapai Rp 8,5 M
Lifestyle
Kena Heatstroke, Puluhan Orang Jatuh Sakit di Royal Ascot
Satu orang dibawa ke rumah sakit, sedangkan 42 orang lainnya dirawat di tempat karena gejala terkait dengan panas.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Juni 2025
 Kena Heatstroke, Puluhan Orang Jatuh Sakit di Royal Ascot
ShowBiz
Hadapi Masalah Kesehatan setelah Diagnosis Kanker, Kate Middleton Batal Hadir di Royal Ascot
Sejak Maret lalu, ia berada dalam tahap awal pengobatan.
Dwi Astarini - Kamis, 19 Juni 2025
Hadapi Masalah Kesehatan setelah Diagnosis Kanker, Kate Middleton Batal Hadir di Royal Ascot
Dunia
Raja Charles dan Ratu Camilla dari Inggris Rencanakan Kunjungan ke Paus Fransiskus Bulan Depan
Ini akan menjadi kunjungan bersejarah dan langkah maju yang signifikan dalam hubungan antara gereja Katolik dan gereja Inggris.
Dwi Astarini - Selasa, 18 Maret 2025
Raja Charles dan Ratu Camilla dari Inggris Rencanakan Kunjungan ke Paus Fransiskus Bulan Depan
Bagikan