Puasa Ramadan, Tubuh Membakar Lemak
Selama puasa Ramadan, tubuh membakar lemak.(foto: pexels-anna-tarazevich)
MERAHPUTIH.COM - TIDAK makan dalam jangka waktu tertentu mengubah metabolisme tubuh. Perubahan yang terjadi di dalam tubuh saat berpuasa berbeda-beda. Hal itu tergantung pada durasi berpuasa.
Secara teknis, seperti dilansir Hellosehat, tubuh baru memasuki ‘fase puasa’ setelah 8 jam sejak makan terakhir, yakni saat usus selesai menyerap zat gizi dari makanan.
Baca juga:
Pada kondisi normal, glukosa (gula) dari makanan tersimpan dalam hati dan otot sebagai sumber energi utama. Sebelum memasuki fase puasa, tubuh akan membakar sumber energi tersebut sehingga kamu dapat melakukan kegiatan seperti biasa.
Ketika glukosa habis, lemak menjadi sumber energi selanjutnya. Tubuh kamu yang tadinya membakar glukosa kini beralih melakukan metabolisme lemak. Singkatnya nih, puasa bisa bikin tubuh kamu membakar lemak.
Ketika lemak sudah habis, tubuh terpaksa memakai protein sebagai sumber energi. Penggunaan protein sebagai sumber energi tidaklah sehat karena protein yang dipecah berasal dari otot. Pembakaran protein dalam jangka waktu tertentu bisa membuat otot menjadi kecil dan lemah.
Pada puasa Ramadan, kamu hanya berpuasa selama 13-14 jam. Dalam rentang waktu itu, tubuh mulai kehabisan glukosa dan menggunakan lemak sebagai sumber energi kedua. Dengan begitu, puasa Ramadan tidak menyebabkan pemecahan protein.
Proses metabolisme lemak saat puasa justru bermanfaat bagi tubuh karena membantu penurunan berat badan dan kolesterol darah. Penurunan berat badan yang sehat dapat membantu mengontrol diabetes dan menurunkan tekanan darah.(*)
Baca juga:
Bagikan
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Niat Puasa Ayyamul Bidh Bulan Rajab 1447 H: Bacaan, Jadwal, dan Keutamaannya
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo